
"Ya aku curiga ada yg berusaha memanipulasi data untung menarik keuntungan lebih untuk diri nya sendiri" Tio
"apa ?jika itu benar bersti dalamg di balik semua ini adalah orang yg cukup penting di perusahaan aku harus menyelidikinya" Clarisa nampak marah
Di villa keluarga SU terlihat ansel sudah rapi dengan setelan jas hitam dan kemeja merah nya
"Ansel kau mau pergi kemana?" nindy bangkit dari duduk nya
"Tuan feng siapkan mobil" ansel membenarkan kancing baju kemejanya
" tapi tuan kondisi anda" feng khawatir
"Sejak kapan kau berani membantah perintah ku tuan feng" ansel melirik tajam feng
"Baik tuan" feng langsung bergeggas keluar untuk mempersiapkan mobilnya
"Ansel kondisi mu belum stabil,kau tidak perlu ke kantor aku akan menjaga mu" nindy terlihat sangat khawatir
ansel tidak memperdulikannya malah meninggalkan nindy
"Ansel aku sedang berbicara,beraninya kau" nindy nampak marah
Ansel pun berangkat menuju kantor
__ADS_1
Sesampainya di kantor terlihat seseorang masuk ke ruangan ansel
"tuan muda bagaimana kondisi anda" ternyata itu adalah riko sekertarisnya
"Riko bangai mana perkembangan masalah ini" ansel menatap tajam dengan dinginnya
"Aku sudah menemukan masalah nya dan siapa saja yg terlibat,kita bisa langsung ambil tindakan" jelas riko
"Tahan,biarkan masalah ini aku ingin tau sejauh apa gadis itu bisa menyelidiki kasus ini" tegas ansel
"tapi ada masalah,saat kmarin nona clarisa datang terlambat dan menyebabkan gagalnya kerja sama dengan klien dan tertidur di kantor,lalu tuan kang memerintahkan nya pidah ke pabrik produksi" riko cemas
"siapa yg melakukan itu?" pandangan ansel seperti marah
"panggil tuan kang" ansel
Tidak berapa lama tuan kang datang
"Tuan muda,apa anda memanggil saya" kang berdiri di hadapan ansel
"Silahkan duduk" ansel santa dan kang pun duduk
"Tuan kang,saya ingin tau perkembangan perusahaan menyeluruh" ansel dengan wibwanya
__ADS_1
"Ya tuan ,perkembangan perusaan kurang baik,penambahaan bahan baku baru untuk mnambah kualitas produk ternyata akan berprogres baik walau awalnya kita mendapatkan kesulitan penyesuaian dana yg ada,tapi progres ke depannya mungkin sangat baik" jelas kang dengan percaya diri
"Di mana penanggung jawab produksi mu aku ingin bertemu" ansel milai menatap tajam
" dia dia sangat tidak becus berekerja ia terlambat saat ada rapat penting dengan klien dan ia tertidur di kantor,tapi tenang saya sudah menangani nya dia sudah saya pindahkan ke pabrik produksi dan memotong gajih selama 3 bulan" kang terlihat kesal
" oh kesalahan fatal rupanya,mengapa kau tidak memecatnya tuan kang" ansel dengan pandangan mengintimidasi
" itu,,itu karna dia masih di butuhkan di kantor tuan muda" kang gugup ansel hanya menarik ujung bibirnya (ekspresi sinis)
" oh sepertinya kau sangat peduli dengan kariyawan mu itu ya tuan kang" ansel
" ya ya tentu bukan kah kesejahtraan kariyawan itu poin penting dalam DU INTERNATIONAL ini" kang masih gugup
"ada apa tuan kang sepertinya ruangan ini menjadi panas,keringatmu bahkan sebesar jagung" ansel trus memberikan pandangan intimidasi
"Ya. sepertinya aku kurang enak badan" kang mengelap keringat nya
"oh seperti itu baiklah,silahkan kau beristirahat" ujar ansel
tanpa aba* kang langsung pergi meninggalkan ruangan ansel
"Nampaknya ini menjadi lebih seru" ansel tersenyum jahat
__ADS_1