
"Tunggu itu,," ansel coba mendekatkan lengan dan wajahnya ke wajah clarisa
"(tunggu apa yg akan dia lakukan,dan kenapa aku tidak bisa mengelak)" hati
semakin dekat wajah ansel dengan wajah clarisa tiba*
"Cekitttttt.."
tiba* mobil oleng di belokna dan
*Ble**epppppp* bibir ansel mendarat di bibir clarisa
Deg..deg..deg
detak jatung mereka berdua dalam ciuma mereka saling bertatapan selama 10 detik
"Apa yg kau lakukan" ansel menarik dirinya dan memarahi supirnya seoalh tidak terjadi apa*
"Maaf tuan tadi ada kucing menyebrang secara tiba*" supir itu nampak takut
"keluar kau ku pecat" teriak ansel
sang supir langsung keluar
clarisa masih bengong dalam hati dia berkata "(ya tuhan ciuman pertama ku manusia yg menyebalkan ini yg mengambilnya)"
"uhuk uhuk..jangan terlalu berbahagia itu tidak sengaja" ansel canggung
__ADS_1
"apa yg kau bilang bahagia,ciuman pertama ku kau merebutnya" clarisa marah
"kau pikir aku mau" ansel membalas marah wajah mereka memerah
ansel pindah ke kursi depan untuk menyetir
"apa kau tak pindah..?" ucap ansel sambil menggunakan sabuk pengaman
" mengapa aku harus pindah" clarisa memalingkan wajah
"hey apa kau kira aku supir mu" ujar ansel
"anggaplah begitu kau yg mencuri ciuma pertama ku" clarisa kesal
"baiklah,hati* kau di sana" ansel dengan wajah jahat
ansel memacu mobilnya dengan sangat cepat berbelok sana sini membuat clarisa histeris hingga sampai di kantor
"ayok turuh" ansel membuka sabuk pengamannya
"Hosh hosh hos" napas clarisa
"hey ayok turun"ansel kesal
"Diam,,! kau baru saja akan membunuh ku" bentak carisa
"terserah pada mu itu pilihan mu" ansel keluar clarisa perlahan keluar dengan badan yg gemetar dan rambut acak*an
__ADS_1
"Tuan kau sangat agresif apa saja yg sudah kau lakukan sepertinya nona clarisa sangat kewalahan" ledek penasaran riko berbisik yg sedari tadi menunggu ansel
"Dia berhak mendapatkanny" ansel berjalan meninggalkan riko dengan senyum bahagia
"ini benar* luar biasa,tak kusangaka dia begitu agresif sampai terlihat sangat bahagia" riko memandang senang ekpresi ansel
Menuju toilet
"Dasar manusia yg benar* menyebalkan ia sudah merampok 10% gaji ku bulan ini hanya karna aku mengatakan sesuatu yg kurang mengenakan,dan dia mencuri ciuman pertama ku,dan aku di buatnya setangah mati dengan caranya mengemudi,apakah ini benar* kesialanku,ini baru saja hari pertama tuhan tolong aku" lirih clarisa sambil menyisir di depan cermin
"sa,bener kamu jadi sekertarisnya tuan muda SU sekarang" tiba* mira datang
"Ya seperti itu lah" clarisa tidak semangat
"wah sungguh beruntung kamu sa,pasti sangat bahagia dekat dengan tuan muda SU yg sangat tampan itu" mira sangat bahagia
"jika ini keberuntungan,ntah kesialan itu seperti apa!Hu hu hu" clarisa menangis memeluk mira
"eh apa yg terjadi" mra bingung
"Aku sungguh manusia paling sial di dunia ini,memgapa aku harus berurusan dengan mamusia yg sangat menyebalkan itu huhu" tangis clarisa
"Maksud mu tuan muda SU?" mira bingung
"ada kah manusia di dunia ini yg lebih menyebalkan di banding dia ku rasa tak mungkin Huwaaaa" tangisnya makin pecah
"apa yg kau pikirkan tuan SU,tampan tinggu berkarisma dan kaya raya menurut ku itu laki* yg sempurna" mira seolah melihat banyak bintang di matanya yg mengelilingi ansel
__ADS_1
"Mira kau Huwaaaaaa" clarisa makin menangis keras