Presdir Bersalju

Presdir Bersalju
BAB 21


__ADS_3

Jam 10..


clarisa pergi bersama ansel dan riko menuju kantor pusat kota A dan memasuki ruangan Kang


"Tuan muda SU" kang yg kaget bangun dari duduk nya


"Lama tidak berjumpa tuan kang" ansel duduk di sofa yg ada di ruangan itu


"Tuan muda ada apa gerangan yg membuat tuan datang secara tiba*" Kang nampak sedikit panik dan mendekati ansel


Tiba tiba polisi masuk


"Tuan kang,anda di tangkap atas tuduhan pengelapan uang perusahaan dan teror yh di alami saudari clarisa" polisi datang dengam surat penangkapan


"Tunggu dulu apa maksudnya ini tuan SU?" kang sangat kaget hingga keringat dingin


"Tuan SU setelah di selidiki anda melakukan korupsi dengan memanipulasi data perusahaan untuk keuntungan pribadi,dan memberikan teror ancaman kepada nona clarisa hingga membuat memtalnya terganggu" jelas riko


"tunggu tuan muda aku tidak melakukan itu sungguh" kang dengan keringat dingin dan polisi memborgolnya dan membawa nya


"clarisa tolong,aku tidak melakukan itu clarisa clarisa tolong jelaskan pada tuan muda" kang trus berteriak sambil trus di seret polisi

__ADS_1


clarisa hanya bisa bengong terpana tak menyangka


"semuanya sudah selesai" ansel membenarkan kancing baju di lengannya


clarisa terduduk lemas


"Jadi,ini benar* ulah tuan kang?" clarisa dengan tatapan kosong


"ya betul nona,ia merasa nona clarisa telah mengetahui rahasianya jadi ia mencoba meneror nona clarisa,karna menurut tuan muda ini sudah cukup jadi tuan muda coba untuk mengungkap semua nya" ujar riko menjelaskan


"jadi tuan muda telah tau semua ini dari awal" clarisa memandnag tajam ansel


" kurang lebihnya seperti itu" riko santai


"Tunggu nona bukan begitu maksud dari tuan" riko cemas


"lalu apa,aku hanya kariyawan kecil di perusahaan besar,dan kalian memyudutkan aku seolah aku melakukan korupsi yg menyebab kan aku berpikir kesar selama beberapa bulan ini hingga mendapatkan banyak teror untuk maslaah yg kalian sendiri sudah tau itu dari awal" clarisa benar* marah


"Bukan maksud kami begitu nona hanya saja" riko belum selesai bicara sudah di potong


"Cukup tuan riko dan tuan muda su yg terhormat,saya butuh waktu untuk memahami smeuanya permisi" clarisa sedikit menangis dan pergi

__ADS_1


"nona clarisa tunggu" riko coba mengejarnya


"Riko hentikan biarkan dia pergi" ansel duduk mematap clarisa yg pergi


"tapi tuan" riko pun berhenti


clarisa pergi menuju pabrik produksi da sesampainya di meja nya ia menangis


"hiks hiks apa salah ku,mengaapbia tega menjadikan aku kambing hitamnya" clarisa menangis


"Da kamu kenapa..?" tio menghampiri clarisa " apa ada yg meneror mu lagi?" tio khawatir


clarisa menggelengkan kepala


"Lalu ada apa sa?" tio benar* khawatir


"Aku gpp ko ka,aku cuma kangen ayah dan mama saja" clarisa menghapus air matanya dan tersenyum


"Bukan kah kamu setiap hari berasa mereka,atau terjadi sesuatu?" tio trus memperhatikan clarisa


"gpp ko ka (aku lupa ka tio dan yg lainnya tidka tau kalau selama ini aku tinggal di villa tuan SU)" clarisa

__ADS_1


"Gimana kalau sepulang kerja aku antar kamu pulang,sekalian aku mau ngong sesuatu sama kamu" ajak tio


"emmm,,baiklah ka" claris tersenyum manis dan menyetujui nya


__ADS_2