
clarisa sudah mandi dan sedang bercermin di kamar nya
"dasar manusia itu,kenapa dia diam saja jika ia ada di sana malah bersantai meminum teh" dumal risa "tapi itu sungguh sanggat memalukan apa yg ku lakukan apa yg sebenarnya aku fikirkan" clarisa menahan malu
clarisa memakai baju dan bersiap untuk ke pabrik produksi
tiba tiba seorang gadis datang gadis yg cantik berambut hitam panjang berbadan sangat indah mengenakan dres ungu dengan hills tinggi
"Ansel.apa kau baik* saja" ujar gadis itu sangat khawatir,lalu menghpiri ansel dan memegang tangan ansel
"no nona nindy" feng nampak sangat syok
ansel menepis Sedang apa kau di sini" ujar ansel tanpa menoleh ke arah nya
Nindy adalah anak dari perusahaan Boya yg ada di bidang properti ia adalah putri ke dua dari pasangan Ken putra boya dengan sarah boya dan kaka laki* nya bernama Leon putra boya
"aku tau dari tuan feng,aku bertanaya pada ayahmu tapi ayahmu bilang jika mau tau tentang mu aku harus bertanya pada riko dan riko malah suruh aku menghubungi tuan feng dan saat aku mengubungi tuan feng ia bilang kamu sakit jadi aku bergegas ke sini" gadis itu terlihat sangat khawatir
__ADS_1
Ansel menatap tajam feng dengan penuh amarah feng hanya bisa menunduk sambil bergumam "ya aku salah"
"sudah baik* saja sekarang kau bisa pergi" ansel melipatkan tangannya di dadanya tanpa menoleh sedikitpun ke arah gadis itu
"suara ribut apa itu",ujar clarisa di depan cermin claris yg sudah bersiap* lalu melongok keluar untuk mengecek
tapi feng datang dan mendorong clarisa
"Nona ke sebelah sini tuan muda sedang ada tamu jadi mohon anda lewat pintu ini saja"
"Tunggu apa*an ini" clarisa bingung hanya bisa menurut dan pergi lewat tempat yg di tunjukan feng
Sesampainya di pabrik produksi
"Hai akhirnya kau datang juga,ku pikir kau tidak akan masuk melihat kondisimu kmarin" Tio menunggu di gerbang depan dengan senyuman manis
"Ah tio kamu sedang apa di sini?" clarisa kaget
__ADS_1
"Aku menunggumu" tio trus tersenyum
"ah tidak perlu,ya kemarin memang kondisiku kurang baik tapi sekarang aku baik* saja" clarisa pun tersenyum
Dan mereka masuk ke dalam
clarisa langsung mulai dengan pengecekan menyeluruh keuangan pabrik pemasukan dan pengeluaran hingga data setiap proses transaksinya clarisa nampak sangat serius di ruangannya
"Mau kopi" tawar tio,ia membawa dua gelas kopi
"Ka tio" clarisa menoleh ke arah tio
"kami sungguh hebat baru di tugas kan di bagian pabrik,sudah sangat serius berkerja" tio meletakan kopi di dekat clarisa
"ya tapi aku sungguh heran anggaran yg keluar di kantor pusat kota A dan di pabrik produksi berbeda sangat jauh adanya,aku harus meyelidik siapa dalang di balik ini" clarisa dengan tatapan serius
" ya kau benar,bahan baku yg katanya bahan baru yg kualitasnya lebih bagus padahal sama saja menurutku hanya saja berbeda kemasan,tidak ku duga ini benar terjadi" Tio menyentuh dagunya dan berfikir
__ADS_1
"apa bahan baku sama tapi berbeda kemasan,apa maksudnya ka tio" clarisa kaget