Presdir Bersalju

Presdir Bersalju
BAB 9


__ADS_3

Setelah menelpon orang tuanya clarisa masuk ke villa di ruang tengah ada ansel yg sedang duduk membaca buku


"Berhenti, (seketika clarisa berhenti dan menghadapnya) buatkan aku kopi" perintan aslan


"Baik tuan" clarisa membuat kopi dengan ceria lalu memberikannya pada ansel lalu berbalik akan pergi


"gadis bodoh kau berani melawan ku" ansel kesal clarisa mendengar itu refleks mematung


"berbalik kembali" clarisa menurut "kau pikir kau siapa berani nya pergi tanpa perintah dari ku" ansel kesal


" maaf tuan aku kira perintahmu sudah selesai" clarisa menunduk


"kau ambilkan aku makanan yg bisa ku makan" ansel menunjuk salah satu pembantu rumah tangganya,setelah beberapa saa ia kembali lagi membawa makanan untuk ansel ansel pun memakannya


" cuhhh....(ansel melepeh makann nya) kau mau membunuh ku kue tak enak ini kau berikan pada ku" ansel nampak sangat marat ketika ansel marah ia tidak meledak ledak tapi lebih ke bicara yg menyakitkan


"Titidak tuan ini roti yg baru di buat oleh koki barusan" ujar pembantu permepuan itu sambil gemetar


"panggil koki itu" ucap menekan ansel

__ADS_1


tidak lama kemudian koki itu datang


"Hei apa kau sudah rindu negara mu dan ingin pulang" ansel menatap tajam


"Tidak tuan" koki itu nampak takut


" lalu mengapa kau memberi ku makanan busuk ini,apa setrifikat kokimu kau dapat dari tempat sampah bodoh" ansle makin menekan


"Tidak tuan sungguh itu baru saja aku buat dengan resep seperti biasa" koki itu gemetar


"tuan feng,bisa kau coba itu" memandang tajam ke koki itu feng pun mencobanya


"Tidak tuan aku sungguh tidak ada niat jahat pada tuan muda" koki itu makin gemetar dan berkeringat


"Lalu mengapa kau memasukan kismis kedalam roti itu,bukan kah seharusnya kau tau tuan alergi kismis dan tak bisa memakan itu" feng nampak marah


"dan kau nona (pembantu aslan) bukan kah kau tau tuan muda alergi kismis lalu mengapa kau berani menyajikannya" feng makin marah


"mohon maaf tuan saya lupa akan hal itu" pembantu itu melutut dan memohon

__ADS_1


"ya tuan saya benar* lupa sungguh saya berjanji tidak akan mengulangi kesalahan itu lagi" koki itu ikut memohon


"kalian masih tau kan di mana jalan keluar nya atau kalian perlu di antar" ansel sepertnya sangat marah yg tertaham


"mohon ampuni saya tuan saya tidak sengaja" koki dan pelayan itu trus bilang itu


"Pergi..."Teriak ansel dan ansel pergi menaiki tangga menuju kamarnya dan ada empat orang pria berjas hitam mengeluarkan paksa koki dan pembantu itu


" tunggu ,"aslan berhenti dan yg menyeret pembantu dan koki itu pun berhenti


" untuk kalian karna coba membunuhku aku pastikan kalian akan jadi tikus jalanan di luar sana" ujar ansel tanpa menole


"Ampun tuan ampuni kami" mereka pun pergi ansel lagsung menuju kamarnya dan mencari obat di laci kamarnya dan meminum nya


" sebenarnya ada apa ini tuan feng" ucap clarisa yg bingung sekaligus takut melihat ansel marah


"nona,tuan muda alergi akan kismis saat ia memakannya walau sedikit tubuhnya lagsung bereaksi hebat walau minum obat proses penyembuhannya memakan waktu cukup lama bisa sampai 10-20 hari" feng coba menjelaskan


"mengapa di rumah ini mengadakan persediaan kismis jika memang begitu" clarisa khawatir

__ADS_1


" saya tidak mengerti tapi mungkin saja ada yg keliru atau malah di sengaja" tuan feng nampak khawatir


__ADS_2