
"maaf nona,barang di toko kami di buat oleh disainer ternama dunia dan bahan dengan kualitas no satu di dunia" ujar pramuniaga yg mendengar bisikan clarisa
"(apa*an ini memang luar biasa tapi terlihat sama saja seperti toko yg biasa aku beli,dengan harha segini mungkin saja aku bisa membeli semua yg ada di toko itu di sini aku hanya mendapatkan satu gaun)" dumal claris
"Hey tuan su,maaf aku terlambat" datang seorang pria yg agak kemayu dengan dua asistem yg membawa box besar
"tidak kau sangat tepat waktu" ansel dengan wibawanya
"jadi siapa yg harus aku sihir" ujar pria itu dia adalan oxon penata artis yg terkenal
"gadis itu" ansel menunjuk clarisa
"apa lagi yg di lakukan manusia ini"clarisa manyu
"tunggu biar ku lihat"oxon menekan* wajah clarisa memegang rambutnya dan kulitnya
"walaupun wajahnya sangan kampungan tapi iaemiliki kulit dan rambut yg luar biasa" ujar oxon
"karna aku selalerawat kulit dan rambutku" marah clarisa
"baik ayok bawa dia" oxon masuk ke dalam ruangan khusus yg ada di toko itu di susul calrisa yg di seret pengawal oxon
setelas satu jam akhirnya mereka keluar
__ADS_1
"tuan su selesai" ujar oxon
perlahan clarisa keluar dengan gaun indah selutut berwarna pink lembut dengan rambut hitam terurai yg sudah di blow make up lembut bernuansa pink dan hils pink senada dengan baju
"Deg..deg..deg" detak jantung ansel
"tuan ansel sepertinya sangat puasa" ledek oxon
"ehem..ini lumayan" ansel melonggarkandasinya umtuk kedua kalinya
"masih bilang lumayan setelah wajahnya yg memerah seperti kepiting rebus" oxon mengibas* kipas yg di pegangnya
setelah yg terjadi di toko ansel dan clarisa pergi menuju ke pesta daniel
"wah lihat bukan kah itu tuan muda SU" bisik* orang sekitar
"iya,dan siapa gadis di sampingnya?,bukan kah dia tunangan nona nindy" bisik*
"Tuan daniel selamat ulang tahun" ansel menghampiri daniel
"(oh jadi ini tuan daniel,aku kira dia sudah tua,tapi ternyata ia masih sangat muda usianya tidak beda jauh dengan tuan muda SU)" clarisa dalam hati
"nona ini,,?" daniel mengulurkan tangannya pada clarisa
__ADS_1
"Aku clarisa ,sekertaris tuan SU" clarisa menyambut tangan daniel
"oh aku kira kekasihnya" ujar daniel
"tidak tuan terlalu banyak berfikir" clarisa nampak malu* tapi ekpresi ansel sepertinya kesal
setelah beberpa saat clarisa sendiri di perasmana menikmati kue yg enak*
"Cih gadis kampung yg bermimpi di siang bolong ini ada di sini" ujar nindy tiba* datang
"nona nindy (mengapa harus bertemu dengannya)" clarisa tersenyum
"(sial ini kan baju edisi terbatu yg hanya ada 3 warna di dunia karya dari disainer xiao,kenapa ia bisa memakainya) apa kau lapar pasti kau baru pertama kali makan makanan enak" sindir nindy dengan sombongnya
"oh nona nindy sangat benar" clarisa menahan amarahnya dengan senyuman
"cih benar* memalukan ntah apa yg wanita tidak tau malu ini lakukan pada ansel sehingga ia menjadi gelap tak bisa melihat bukan kah ia terlihat sangat buta" nindy trus menindas clarisa
"sepertinya nona niny sedang mengakui kekalahannya,ntah sadar atau tidak akulah penangnya" clarisa berbangga hati
"wanita tidak tau malu,kita lihat siapa yg akan mendapatkan perhatian ansel kita lihat saja sekarang"nindy mengancam
"Lakukan saja" clarisaa membuang muka
__ADS_1
Tiba* nindy menarik tangan clarisa