
Clarisa menuju ruangan ansel
"Dari mana saja kau" ansel sinis
"apa peduli mu" clarisa membuang muka
"karna kau sekarang adalah sekertaris ku jadi kau harus ikut ke kota A untuk membantu ku" ansel
"me mengapa aku bukan kah ada tuan riko" clarisa kaget
"bukan kah dia sudah memberi tahu mu,dan malam ini ada pesta ulang tahun tuan daniel dari semesta grup kau harus menemani ku sebagai pasangan"anselembenarkan kan kancing lengan baju nya
"Tu tunggu dulu kau tidak bisa seenaknya,orang tua ku tidak akan mengijinkan ku" clarisa berbangga hati
"benarkan,,? sepertinya kali ini kau harus kecewa karna mereka sendiri yg mengemas pakaian mu untuk di bawa" ansel melirik ke arah sifa di ruangannya
"koper ku apa apaan ini" clarisa syok
"sepertinya kau tidak memperhatikam ponsel mu"ansel
clarisa langsung mencari ponselnya terdapat 10 pesan dan 5 panggilan tak terjawab dari orang tuanya
isi pesan
"sayang kami sangat bangga pada mu"
__ADS_1
"kamu baik* di kota A ya kami pastis merindukan mu,tapi kami merasa tenang jika tuan muda SU sendiri yg menjaga mu"
"oh ia jangan pikirkan kamu toko bunga ini cukup untuk menghidupi kami berdua"
"jangan lupa makan dan memberi kabar pada kami ya,belum apa* nya kami sudah merinduka mu huhuu"
"tak di sangka putri ku akan jauh dari ku,semoga kamu selalu dalam lindungannya yg sayang ingat jujur dan bekerja keras,karna kamu sibuk kami tidak akan mengganggu mu,aku mencintaimu"
"apa yg mereka lakukan apa mereka mengusir ku,ntah apa yg manusia ini lakukan pada orang tua ku" clarisa terkejut melihat nya
setelah beberpa kejutan yg di dapat clarisa ia pum hanya bisa pasrah ikut ansel
mereka berlalu bersama dan berhenti di sebuah toko dan masuk ke dalam toko itu
"carikan baju untuk gadis ini" ansel duduk di sofa mewah yg ada di toko tersebut
"apa kau pikir,aku akan emmbawa mu dengan pakaian kampungan sperti itu,cih betapa memalukan nya SU international" ansel sombong
"Cih manusia ini" clarisa meradang
ansel membeeikan isyarat pada pramuniaga toko untuk mengurus clarisa dan 3 pramuniaga menyeret clarisa untuk ganti baju yg dis sediakan
"taun muda kau tidak bisa melakukan ini pafa ku ini pemaksaan" teriak clarisa
ansel hanya tersenyum lalu clarisa mencoba beebagai baju dan di nilai ansel
__ADS_1
"baju ini sangat indah" clarisa berputa* lembut
"tidak cocok ganti" ansel dengan coolnya
"padahal ini indah" clarisa kecewa ansel hanya mengisyaratkan tangannya untuk clarisa salin lagi
baju kedua
"Terlalu cerah" ansel
baju ke tiga
"terlalu terang" ansel
baju keempat
"terlalu seksi" ansel
"apa kau buta baju ini sangat lah bagus mengapa kau menyikaa ku" clarisa marah
lalu ia di tarik oleh pramuniaga toko untuk mencoba baju terakhir setelah keluar anael tertegup wajahnya memerah
"uhuk,,ini lumayan" ansel melonggarkan dasinya
"dasar manusia yg amat sangat menyebalkan,tapi tunggu" clarisa melihat harga gaun itu "apa ini 3 bulan gaji ku di Perusahaan SU" apa dia ingin membuat ku kerja sampai mati tanpa upah" clarisa benar* kaget dengan harga yg ada dan perlahan mendekati ansel
__ADS_1
"hey,bukan kah harga ini sangat tidak wajar lebih baik kita pergi ke toko biasa saja di sana lebih murah dan tidak kalah bagus" bisik clarisa