Presiden Mahasiswa Impian

Presiden Mahasiswa Impian
102. Villa


__ADS_3

Lihatlah dia merasa sedang diperebutkan oleh laki-laki tapi ingat kau masih ada hutang kepadaku jadi jangan harap kamu bisa mendekati mereka batin bintang.


Saat itu bintang sedang memperhatikan rindu saat berbicara dengan alif dan teman-temannya yang ikut memperhatikan rindu dari villa.


Sore Hari


" Nek rindu pamit ya nek inikan udah sore bunga-bunganya udah rindu tanam yang baru, yang lama juga udah diperbaikin nek sama tamannya juga udah rindu bersihin ya nek " jelasku pada nek mala.


" Iya rindu nenek ngucapin makasih banyak sama rindu ohh ya masalah bayarannya gimana rin ? " ujar nenek mala.


" Seperti biasanya aja nek seikhlas nenek kalo boleh bayarannya rindu ambil pas rindu balik ke kota aja gimana nek buat biaya pas nanti udah balik kuliah lagi nek " ucapku.


" Yasudah gakpapa nenek terserah kamu aja " uajr nenek mala.


" Kalo gitu rindu pamit dulu ya nek assalamualaikum " ucapku.


" Waalaikumussalam " ujar nenek mala.


Saat akan pulang rindu kembali bertemu dengan bintang tapi sepertinya bintang memang sengaja ingin bertemu dengan rindu lebih dulu dari temannya yang lain.


" Kak bintang " ucapku.


" Heemmmm saya hanya ingin kamu menepati janji kamu saat disawah kemarin itu saja " ujar bintang.


" Janji saya pada kak bintang tapi sepertinya rindu tidakkkkkk ohhh iya rindu ingat kak masalah menemani kak bintang bukan " ucapku padanya.


" Iya masalah itu jadi sekaranglah waktu yang tepat untuk itu selagi kamu ada disini dan waktu masih sore dan kamu mengatakan bisa saat itu dengan pengecualian untuk malam hari bukan " ujar bintang.


" Yasudah rindu akan menepati janji rindu pada kak bintang tapi kak bintang mau kemana keliling kampung atau mau ke suatu tempat ? " ucapku.


" Ya terserah kamu saja " ujar bintang.

__ADS_1


" Aku sempat tersenyum mendengar kak bintang saat mengatakan kata terserah bukankah biasanya perempuan yang lebih suka dan identik dengan kata terserah itu " batinku.


" Heii kenapa malah tersenyum atau kamu merasa berkuasa begitu karna sudah saya berikan kesempatan untuk memilih tempatnya " ujar bintang dengan ketus.


" Tidak kak bukan begitu kak bintang selalu berburuk sangka saja padaku kapan aku bisa menerima lagi kebaikan dari kak bintang " ucapku pelan namun masih dapat didengar olehnya.


" Hahahha lucu sekali dirimu lagian kapan aku berbuat baik padamu kapan ? " ujar bintang.


" Saat kak bintang menolong rindu dari preman itu tapi sepertinya kita pergi sekarang saja kak ayo ikuti rindu.


Aku sempat melihat kak alif aku takut dia akan bertengkar lagi dengan kak bintang atau malah dia juga ingin mengajakku untuk keliling kampung tapi kenapa aku jadi kegeeran sendiri ya aduh rindu rindu ( membatin ) " ucapku.


" Heii tunggu dulu kenapa dia pergi begitu saja ahh ikuti saja dia " ujar bintang sedikit kesal.


Akhirnya bintang mengikuti rindu dari belakang dan merekapun sore itu berkeliling kampung lebih tepatnya melihat pemandangan sawah dan perkampungan yang asri dan damai sejauh mereka mampu melangkah.


" Lebih baik pergi dengan motor kalo begini jalan kaki kamu lupa saya ini siapa dan bagaimana biasanya saya hidup ahhh saya tidak biasa berjalan kaki kamu taukan " keluh bintang saat berjalan.


Akhirnya bintangpun duduk dipinggir jalan menghadap hamparan sawah dengan ujung pegunungan yang indah menambah kedamaian dan indah dipandang oleh mata.


Selama menumpuh jenjang sekolah sejak SD sampai SMA saat itu rindu selalu jalan kaki bukankah waktu rindu hanya dipenuhi dengan jalan kaki ya selama 12 tahun " ucapku yang terkesan curhat pada kak bintang.


" Menyedihkan juga hidup yang kamu jalani tapi itu mungkin memang takdir kamu yasudah kamu tetap bisa melewatinya bukan " ujar bintang.


" Tentu kak bukankah sampai detik ini rindu sudah sampai pada saat dimana rindu sudah terbiasa dengan semuanya ohh ya jika rindu boleh bertanya satu hal ini rindu harap kak bintang jangan marah ya kak " ucapku.


" Silahkan apa yang ingin kamu tanyakan jika pertanyaan itu berpotensi mengundang kemarahan saya tentu saya akan marah tergantung dengan pertanyaan kamu " ujar bintang.


" Sebelumnya rindu minta maaf sama kak bintang atas kesalahan yang sudah rindu lakukan pada kak bintang soal handphone, masalah oma dan hari masalah hari ini.


Rindu ingin bertanya soal kak bintang rindu merasa kak bintang masih marah dan benci sama rindu kak " ucapku.

__ADS_1


" Hahahha masalah itu soal marah dan benci sebenarnya itu semua salah saya hanya ingin kamu bertanggung jawab atas kesalahan kamu sendiri.


Ya mungkin kamu merasa bahwa kesalahan itu tidak sepenuhnya kamu lakukan tapi entah kenapa saya merasa itu semua memang kesalahan kamu " ujar bintang.


" Tapi perasaan kak bintang itulah yang menimbulkan amarah dan rasa benci pada rindu kak padahal rindu memilikiiiiii.


Rindu berhenti kenapa jadi mau ngomong soal perasaan kamu ke kak bintang aduh rindu jangan bodoh ( membatin ) " ucapku.


" Memiliki apa kamu memiliki apa ahhh ohhh saya tau mungkin kamu sudah memiliki uang ganti rugi atas kesalahan kamu itu " ujar bintang.


" Syukurlah kak bintang malah menyangka hal itu tapi aku yakin kak bintang tidak akan merasakan apa yang aku rasakan batinku.


Tidak kak untuk sekarang rindu belum ada uangnya maksud rindu itu rindu memiliki niat yang pasti untuk membayar semua kesalahan rindu begitu kak " ucapku.


" Tapi saya yakin maksud yang kamu katakan itu bukan mengarah pada uang ganti rugi itu tetapi pada hal lain bukan " batin bintang.


Setelah lelah berkeliling menyusuri jalanan yang dipenuhi hamparan sawah dikiri dan kanan jalanan kampung akhirnya rindu dan bintangpun kembali ke rumah mereka masing-masing.


Di Villa


" Sat lu liat si bintang gak perasaan dari tadi sore gue gak liat dia terakhir gue liat dia duduk didepan habis tu sampai sekarang gak keliatan lagi " ujar dandi pada satria.


" Gak tau dan gue dari tadi juga gak liat si bintang mungkin tu anak pergi keluar kali " ujar satria.


" Kayaknya gak deh sat soalnya motor bintang masih ada di villa " ujar dandi.


" Udah palingan si bintang masih sekitar villa dan tenang aja " ujar satria pada dandi.


" Yasudahlah tidak ada yang bisa mengekang si bintang untuk kemana yang ia mau dan tuju " ujar dandi pada satria mereka juga tau bagaimana sikap temannya itu.


Aku gak bakalan biarin kamu dekat sama kak bintang lagi rin aku gak mau terus-terusan dibully, disakitin sama dia rindu karna kau itu orang baik dan sangat berharga buat aku rin batin eja memikirkan rindu.

__ADS_1


Aku bakalan berusaha buat dapetin kamu rin apapun caranya dan aku bener-bener minta maaf sama kamu karna dulu aku sering ngebully kamu pas kita sekolah.


Tapi satu hal yang harus kamu tau aku bener-bener nyesel rin maafin aku rin tapi mulai saat ini aku janji bakalan berubah buat dapetin kamu batin bimo.


__ADS_2