
Di Kota
" Kenapa tiba-tiba aku malah memikirkan gadis jelek itu kenapa dia bisa datang ke pikiranku kenapa aku sampai memikirkan dia tidak dia tidak pantas aku pikirkan tapi kenapa dia datang di pikiranku " bintang.
Saat itu bintang melihat ke samping tempat tidurnya dan membayangkan saat rindu tertidur di samping tempat tidurnya waktu itu.
" Tidak bintang sadar kau harus sadar jangan sampai kau terjebak dengan permainanmu sendiri kau tidak boleh tidak boleh memikirkan dia, bahkan memiliki rasa bahkan kau sampai suka padanya itu tidak boleh jika kau sampai jatuh cinta padanya maka kau akan menjadi orang bodoh ingat itu " batin dan pikiran bintang berperang.
Di Desa
Rindu terbangun dari tidurnya tiba-tiba perasaannya ketakutan seperti akan ada hal buruk yang terjadi Ya Allah semoga saja tidak ada hal buruk kembali menimpaku bahkan menimpa keluargaku.
Setelah berdoa rindu kembali tertidur dan di pagi harinya rindu sudah mandi dan membantu ibu memasak hari ini Ibu dan Ayahnya tidak bekerja ke sawah karena mereka ingin menghabiskan waktu bersama rindu.
Aku sangat senang sekali walaupun masih ada waktu lebih lama untuk bersama ayah dan ibu tapi hari ini aku sangat senang melihat senyuman ayah ibu karena kehadiranku.
Tok tok tok
" Siapa yang datang pagi-pagi begini " ibu.
Biar rindu aja yang buka bu ( menuju pintu ) kakak kak kamil kak repi kalian datang ( rindupun memeluk kedua saudaranya ) kak ayu kak Leni Apa kabar ( bersalaman ).
" Baik rindu kabar kami baik bagaimana dengan kabarmu lama tak berjumpa ya sejak kamu kuliah di kota " ucap leni begitu juga ayu.
Alhamduillah rindu juga baik-baik kak benar kita sudah lama tak bertemu yasudah kak Silahkan masuk rindu dan Ibu sedang memasak kalian duduklah dulu, rindu buatkam minuman dan kita akan sarapan bersama.
" Tidak perlu rindu kakak hanya ingin bertemu dengan ayah dan ibu mereka adakan " kamil.
Ada kak mereka di dapur rindu panggilkan dulu ( menuju dapur ) ayah ibu ternyata yang datang itu kakak kak Kamil dan Kak repi mereka ingin bertemu ayah dan ibu.
Ayah dan ibu ke depan saja biar rindu saja yang merapikan semuanya dan menghidangkan makanan.
" Baiklah rindu Ibu ayah ke depan dulu " ibu.
__ADS_1
" Ayah ibu " kamil dan repi serta istrinya bersalam pada ayah dan ibu.
" Tumben pagi-pagi sekali kalian sudah datang ke sini ada apa tidak " ayah.
" Tidak apa-apa bu kami hanya ingin datang ke rumah ayah dan ibu kamil juga senang mendengar rindu sudah pulang rindu baik-baik saja kan bu " kamil.
" Ya rindu baik-baik saja dia pulang karena dia libur semester katanya ibu juga tidak mengerti katanya dia juga libur 1 bulan dia akan lebih lama lagi di rumah " ibu.
" Waahhh berarti ayah dan ibu ada yang nemenin ya " ucap ayu.
" Iya benar ayu ayah dan ibu sangat senang jika rindu bisa pulang dan menemani kami karena kaliankan juga sibuk dengan keluarga kalian "
Setelah beberapa jam di rumah orang tuanya tiba-tiba saja seorang perempuan paruh baya mendatangi rumah kamil dan istrinya, saat sampai di rumah itu dia tidak menemukan seorangpun hanya ada ada tetangganya yang mengatakan jika mereka ada di rumah orang tuanya.
" Maaf buk apakah buk bisa mengantarkan kami ke rumah orang tua kamil " ucap salah seorang bodyguard.
" Bisa pak mari saya tunjukkan rumahnya tidak terlalu jauh juga, sepertinya dia orang kaya sampai di kawal begitu tapi untuk apa dia mencari kamil ini bisa jadi gosip baru di kampung " batin ibu-ibu itu.
Akhirnya setelah beberapa menit berjalan mereka sampai di rumah orang tua kamil.
Tok tok tok permisi permisi ( suara bodyguard itu sangat besar dan menakutkan ).
" Siapa yang datang ucap ayu jangan-jangan mereka mas " ucap ayu.
" Mereka siapa yang datang ? " ayah.
Kamil dan repi saling tatap-tatapan mereka yakin itu benar bosb itu yang datang menemui mereka untuk menagih uang pinjaman itu.
" Biar kamil saja yang buka pintunya ayah ibu " kamil.
" Hei ternyata kau disini kenapa kamu menghindar dari anak buahku bahkan saat aku datang dan pergi ke rumahmu kau malah pergi ke runah orang tuamu, jangan mencoba kabur dariku baiklah aku tidak pedulikan itu semua sekarang kembalikan uangku 50 juta cash seperti perjanjian waktu itu.
Bukankah aku sudah memberimu tenggang waktu yang cukup lama kenapa malah kau sia-siakan dan kali ini aku tidak akan memberimu tenggang waktu lagi.
__ADS_1
" Tapi nyonya saya belum punya uangnya bahkan seperempat dari uangnyapun belum ada apakah nyonya tidak bisa memberikan saya tenggat waktu lagi untuk saya " kamil memohon.
" Baiklah tidak apa-apa kalian berdua masuk ke rumah ini dan ambil apapun barang yang berharga bahkan yang paling berharga di rumah ini cepat tunggu apalagi " nyonya.
" Nyonya saya mohon jangan geledah rumah ini rumah orang tua saya nyonya tolong " kamil.
" Itu sama saja bukankah sawah yang kalian gadaikan padaku juga milik orang tuamu jadi orang tuamu juga harus bertanggung jawab " nyonya.
Kedua bodyguard itupun masuk ke rumah dan mengacak-ngacak rumah tentu ayah dan ibu itu sangat terkejut sedangkan repi, leni dan ayu sudah mengetahui bahwa itu akan terjadi.
" Maaf kalian siapa kenapa kalian masuk ke rumahku tanpa permisi dan malah mengacak-ngacak rumahku apa yang kalian cari dan siapa kalian ? " ayah.
" Kau tidak perlu tahu tua bangka tapi jika kau tetap ingin tau maka tanyakanlah pada anak-anakmu itu tapi sekarang kau juga harus berurusan cepat geledah lagi " ucap bodyguard itu.
" Repi tolong jelaskan pada ayah dan ibu apa yang terjadi " ayah.
Saat itu rindu sedang ada di dapur dan dia tidak mengetahui adanya masalah ini setelah itu dia pergi ke belakang rumah untuk membuang sampah, sampah yang sudah bertumpuk di dapurnya.
Mungkin ibu belum sempat membuang sampah ini yasudah aku saja yang membuangnya.
" Nyonya tolong beri saya tenggang waktu lagi saya akan lunasi secepat mungkin " kamil.
" Maafkan repi ayah ibu " repi.
" Tidak tidak ada lagi tenggang waktu untukmu " nyonya.
Wanita itu masuk ke dalam rumah.
" Siapa lagi wanita itu kamil tolong jelaskan kepada ayah dan ibu apa yang terjadi tolong jelaskan apa yang terjadi ? " ayah.
" Maafkan kami ayah maafkan kami dan juga repi ayah kami sudah melakukan kesalahan kepada ayah dan ibu " ucap kamil dan repi.
" Apa yang sudah kalian lakukan katakan kepada ibu dan ayah katakan kepada ibu apa yang sudah kalian lakukan " ibu.
__ADS_1
Akhirnya kamil dan repipun menjelaskan apa yang sudah ia lakukan kepada ayah dan ibunya, tentu mereka berdua sangat shok dengan penjelasan anaknya. Mereka bahkan terduduk di lantai karena tidak sanggup lagi berdiri karena perbuatan dua orang anak laki-lakinya itu.
" Ternyata kalian sangat jahat pada ibu dan ayah bahkan tega menggadaikan sawah tanpa sepengetahuan kami kenapa kalian lakukan ini kepada ayah dan ibu, kalian tidak memikirkan perasaan ayah dan ibu ahhh kenapa kalian dibutakan oleh uang jawab ibu nak jawab ibu kenapa kalian tega pada ibu dan ayah ( menangis ) " ibu.