
Mobil bintangpun melaju dengan kecepatan tinggi menuju alamat rumah rindu yang telah diberitahu si mbok.
Rumah Rindu
" Ini minumannya oma maaf sebelumnya rindu cuma bisa kasih oma teh hangat " ucapku.
" Tidak masalah rindu bahkan yang oma tuju dan inginkan hanya bertemu dengan cucu perempuan oma yang paling oma sayangi " ujar khaira sambil memeluk rindu.
" Oma terima kasih sudah mau mengangkat rindu sebagai cucu oma rindu juga sangat menyayangi oma " ucapku sambil memeluk erat pelukan oma.
Beberapa menit kemudian bintangpun akhirnya sampai di rumah rindu bahkan ia bergegas menuju rumah rindu karna ingin melihat rindu.
Tingggggggg tingggg ( bunyi bel )
" Oma rindu buka pintu dulu ya " ucapku.
" Ya mungkin itu suamimu bukalah pintu itu " ujar khaira.
" Iya oma " ucapku dengan senyuman.
Akhirnya rindupun membukakan pintu.
" Iya silahkan masuk " ucapku sambil membuka pintu dan saat itu aku melihat seorang pria yang berdiri membelakangi pintu, dari postur tubuhnya itu bukan eja iya dia bukan eja.
" Permisi ada yang bisa saya bantu " ucapku.
" Iya saya perlu bantuan " ujar bintang sambil membalikkan badannya.
" Hahhhhhh ( terkejut dan saat itu aku kembali teringat kata-kata oma " mungkin itu suamimu " ), kak bintang kenapa kak bintang bisa ada disini ? " ucapku.
" Rindu ? " ujar bintang.
" Iya kak ini rindu tapi ada apa kak bintang datang kesini atau karna oma khaira " ucapku.
" Iya karna oma tapi tidak sepenuhnya karna oma saja saya juga ingin bertemu dengan kam " ujar bintang disela rindu.
" Yasudah kak bintang silahkan masuk oma ada di dalam kak ( saat itu bintang ingin mencoba bicara dengan rindu ), silahkan masuk kak oma ada di dalam " ucapku tak ingin terlalu lama bicara dengannya.
" Baiklah terima kasih sebelumnya sudah mau mempersilahkan saya masuk ke rumahmu " ujar bintang.
" Silahkan masuk " ucapku.
Akhirnya merekapun masuk dan menuju ruang tamu serta bertemu oma.
" Siapa yang datang rindu apa itu suami ? " ujar khaira.
__ADS_1
" Bukan oma tapi yang datang itu kak bintang cucu oma " ucapku.
" Bintang kenapa bisa ada disini ? " ujar khaira.
" Iya bintang ingin bertemu dan juga rindu, tapi sebelum itu kenapa tadi oma bilang suami kepada rindu apa rindu sudah menikah ? " ujar bintang.
" Sudah kak rindu sudah menikah " ucapku.
" Kamu menikah dengan siapa tidak mungkin dengan rez ...... " ujar bintang disela rindu.
" Kak bintang silahkan duduk dulu rindu buatkan minuman sebentar " ucapku.
" Tidak perlu rindu aku tidak ingin minum aku ingin bicara dengan kamu sebentar bisa ? " ujar bintang.
" Ada apa kenapa oma melihat jika bintang ingin bicara serius dengan rindu ada hal penting bintang ? " ujar khaira.
" Tidak oma tidak ada mungkin kak bintang hanya ingin mengobrol bukankah begitu kak " ucapku yang sedikit heran dengan tingkah kak bintang.
" Tidak rindu ada hal lain " ujar bintang kekeh.
" Hemmm begini saja kak kita bisa bicara besok saja tempatnya bisa rindu atau kak bintang yang tentukan saja " ucapku.
" Baiklah " ujar bintang.
" Bukan begitu oma rindu dan kak bintang baik-baik saja " ucapku.
" Tidak rindu kita tidak baik-baik saja terutama diri kamu, dan memang saya baru menyadari kesalahan saya dulu pada kamu maka dari itu saya ingin minta maaf padamu " batin bintang.
" Andai saja rindu belum menikah oma ingin kalian berdua yang berjodoh dan menikah " ujar khaira.
" ( Terkejut ) oma............. oma ngomong apa sih masa iya kak bintang belum menikah rindu saja sudah menikah " ucapku pura-pura tegar dan tersenyum.
" Belum rindu cucu oma bintang belum menikah mungkin saja dia menunggu seseorang tapi sudah terlambat " ujar khaira.
" Sudahlah oma " ujar bintang.
Beberapa menit kemudian oma khaira dan bintang berpamitan.
" Hati-hati dijalan oma " ucapku.
" Ya rindu juga hati-hati ( memeluk rindu ) assalamualaikum " ujar khaira.
" Waalaikumussalam " ucapku.
Saat itu bintang hanya diam dan tau akan kesalahannya dan rasa penyesalannya.
__ADS_1
Kenapa aku merasa sekarang kak bintang berubah ya tapi syukurlah menjadi lebih baik itu memang baik.
Akhirnya rindupun kembali masuk ke rumahnya dengan perasaan bahagia, dan dibayang-bayangi luka masa lalu tapi rindu mencoba untuk tetap sabar dan tegar.
Saat itu bintang pulang bersama oma khaira dan mobil oma dibawa oleh supir pribadinya.
" Bintang oma mau tanya sesuatu ke kamu ? " ujar khaira.
" Oma mau nanya apa sama bintang oma " ujar bintang.
" Kenapa kamu datang ke rumah rindu ? " ujar khaira.
" Emangnya kenapa oma bintang gak boleh datang ke rumah rindu lagian oma bintang itu rindunya sama oma bukan rindu sama rindu " ujar bintang dengan senyum kecutnya melihat oma menatapnya.
" Tidak perlu berbohong pada oma bintang oma tau pasti ada masalah yang kalian rahasiakan pada oma bukan, kalian juga tidak perlu menceritakannya pada oma tapi oma yakin yang salah dalam hal ini pasti kamu bintang " ujar khaira.
" Oma kenapa oma jadi nuduh bintang yang salah sama rindu sih oma " ujar bintang.
" Yasudah kalopun tidak seharusnya kamu tidak bicara keras dan marah pada oma bukan, yang ingin oma katakan dan pesan hanya satu selalu jaga hubungan baik dan satu hal lagi jangan suka menghina dan merendahkan orang apalagi perempuan " ujar khaira.
" Iya oma bintang tau " ujar bintang.
Bahkan karna kesalahan itulah bintang datang menemui rindu untuk minta maaf padanya dan ada harapan lain yang mungkin bisa ia terima ( batin bintang ).
Di Rumah Reza
Saat itu reza tengah duduk di ruang tamu dengan penuh gelisah memikirkan rindu ia takut bintang kembali menyakiti rindu dan berbuat semaunya pada rindu.
" Sayang kamu itu kenapa sih aku liatin dari tadi gelisah banget ada masalah ya masalah kantor atau masalah ada masalah lain ? " ujar enzi.
" Iya sayang ini soal rindu " ujar eja.
" Rindu kenapa lagi kakak dia ngancem dia lagi atau ada orang yang mau jahatin dia ? " ujar enzi.
" Tepatnya memang ada orang yang ingin menjahati rindu tapi ini hanya kekawatiranku saja aku juga ragu apakah benar-benar orang itu akan baik atau berpura-pura baik pada rindu " ujar eja.
" Ehmmmm aku rasa pasti dia laki-laki yang pernah kamu ceritain ke aku dulu benerkan sayang tapi aku lupa namanya siapa " ujar enzi.
" Bintang " ujar eja.
" Ohhh iya bintang kalo dari namanya sih udah bagus banget bintang tapi kenapa sama apa yang kamu ceritain jadi takut sama orangnya ya apalagi rindu pasti emang paling takut sama sedih " ujar enzi.
" Iya memang seperti jadi aku gak mau kalo si bintang itu jahatin rindu lagi walaupun bintang itu sekarang jadi manajer baru aku di kantor " ujar eja kesal.
" Apa bintang itu manajer baru kamu di kantor " ujar enzi terkejut.
__ADS_1