Presiden Mahasiswa Impian

Presiden Mahasiswa Impian
75. Firasat Buruk


__ADS_3

" Sepertinya rindu pulang dari kota kenapa dia pulang apa dia sudah berhenti kuliah, dari awal sudahku katakan hidup pas-pasan saja mau kuliah mungkin bisa saja banyak orang juga ada yang seperti itu tapi tidak semua orang bisakan jika memang tidak punya uang apa yang bisa dilakukan " ucap ayu kakak ipar rindu.


Akhirnya aku bisa kembali ke rumah ini lagi aku sangat bahagia sekali bisa kembali kesini di lebih nyaman, tenang daripada hidup di kota dan menerima perlakuan orang-orang yang terkadang tidak memiliki perasaan.


Sekarang aku tinggal menunggu Ibu dan ayah pulang tapi bagaimana jika aku ke sawah saja sebagai kejutan untuk ayah dan ibu iya benar aku kesawah saja lagian jaraknya juga tidak jauh.


Akhirnya rindupun menuju sawah mereka tetapi saat sampai rindu melihat raut kelelahan, letih dari ayah dan ibunya saat itu rindu terdiam dan menghentikan langkahnya.


Ya Allah rindu tidak tega melihat ayah dan ibu mereka sudah tua tapi mereka masih harus bekerja seperti ini jika harus membuat ayah dan ibu kesulitan lebih baik rindu berhenti saja, biar rindu saja yang bekerja dan membiayai kehidupan ayah dan ibu.


Rindu jangan menangis hapus air matamu kau akan menemui ayah dan ibumu jadi lihatkan wajah bahagiamu batinku.


Rindu berjalan mendekati ayah dan ibunya.


Assalamualaikum


" Waalaikumsalam rindu Ibu sangat senang pak pak rindu pulang " ibu.


" Apa bu rindu pulang " ayah.


Ayah assalamualaikum rindupun langsung memeluk ibu dan ayahnya, bahkan dia lupa bahwasanya tangan dan pakaian orang tuanya basah karena bekerja di sawah.


" Astaga Ibu lupa tangan dan baju Ibu basah baju kamu jadi kotor dan basah juga rin " ibu.


Gakpapa bu pokoknya rindu senang banget bisa ketemu sama ibu sama ayah.


Rindu kembali memeluk ibunya.


" Iya ibu tahu kenapa kamu pulang ada masalah dengan kuliahmu " ibu.


Tidak ibu ayah tidak ada masalah dengan kuliah rindu bukankah kita sudah berpisah 1 tahun tidak ada masalah rindu kembali ke kampung karena rindu libur semester, pasti ayah dan ibu kelelahan bekerja karena harus membiayai kuliah rindukan sampai lupa kalau kita sudah berpisah 1 tahun.

__ADS_1


" Tidak nak ayah dan ibu akan berusaha semampu ayah dan Ibu kami akan melakukan apapun sampai kamu bisa mewujudkan cita-citamu agar tidak menjadi seperti ayah dan ibu kedepannya " ayah.


Tapi ayah ibu rindu merasa sedih dan bersalah ketika melihat ayah dan ibu kelelahan seharusnya di hari tua ini ayah dan ibu menikmati hari bahagia dan hanya dan diam di rumah.


Dan yang harus bekerja seperti ini itu rindu ya rindu yang harus bekerja dan menggantikan kalian apa lebih baik rindu berhenti kul...............


" Tidak rindu jangan bicara seperti itu ibu dan ayah akan marah dan kecewa dengan pilihanmu kau harus tetap melanjutkan kuliah " ibu.


Tapi Ibu ayah.


" Sudahlah jangan pikirkan itu lagi lebih baik kita sekarang pulang ke rumah " ayah.


" Benar lebih baik kita pulang ibu akan masak-masakan kesukaanmu " ibu.


Baiklah ibu tapi jika memang benar-benar ayah dan ibu sudah tidak sanggup lagi jangan halangi rindu untuk berhenti kuliah.


" Sudah kau tidak perlu memikirkan hal itu lagi " ayah.


Setelah bersih-bersih rindu dan ibunya lanjut memasak makanan untuk makan malam, mereka makan malam bersama dengan bahagia dan tak henti-henti saling melempar senyum bahagia.


Di Rumah Ayu ( istri kamil saudara rindu )


" Mas kamil " ayu.


" Iya ada apa yu " kamil.


" Tadi ayu tidak sengaja melihat seseorang di rumah Ibu dan ayah seltelah ayu lihat-lihat ternyata itu rindu dia pulang ke kampung jangan-janagn dia ada masalah " ucap ayu.


" Rinduu pulang ? " kamil.


" Ya rindu pulang mas " ayu.

__ADS_1


" Tapi mas rasa dia tidak ada masalah mungkin karena sudah 1 tahun di kota mungkin dia rindu untuk pulang makanya dia pulang " kamil.


" Mungkin begitu mas tapi untuk masalah kita apa yang harus menjadi gantinya kita sudah hampir 1 bulan tidak membayar mas, bahkan anak buah dari bos itu sering mendatangi kita dan mereka bilang mereka akan datang bersama bosnya jika nanti kita belum bisa membayarnya juga.


Lebih baik kita bicarakan juga dengan repi dan leni ya mas tahu tapi apa yang akan kita lakukan jika seandainya mereka datang dengan bosnya itu, apa yang akan kita bayarkan pada mereka " ayu.


" Mas juga tidak tau apa yang harus kita lakukan bahkan kita tidak memberitahu ayah dan ibu entah bagaimana kita menyelesaikan masalah ini nantinya " kamil.


" Tenanglah mas kita pasti punya jalan keluarnya " ayu.


Waktupun terus berjalan sampai malam tiba rindu menemui ayah dan Ibunya di ruang tamu ya ruang tamu yang hanya beralaskan tikar dan tidak ada kursi dan meja tamu yang indah dan mewah seperti di rumah orang-orang kebanyakan.


Ibu ayah pasti kalian lelahkan setelah pulang dari sawah rindu pijitin ya ( memijit ayah dan ibunya bergantian ).


" Bagaimana dengan kuliahmu nak apakah baik-baik saja ? " ibu.


Kuliah rindu baik bu Ibu tenang saja rindu tidak akan mengecewakan kalian rindu janji.


Obrolanpun terus berjalan sampai malampun semakin larut rindupun kembali ke kamar sederhananya dan tidur, berbeda dengan kamil dan repi dua saudara rindu yang sekarang sedang berbincang di teras rumah ayu.


"Bagaimana ini apa yang harus kita lakukan rep bukankah orang suruhan bos tempat kita meminjam uang itu sudah mendatangi kita semua, bahkan mereka mengancam kita karena kita sudah 1 bulan tidak membayar tagihan dan orang itu berkata jika kita tidak bisa membayarnya maka bosnya sendiri yang akan turun tangan " kamil.


" Benar kak repi tau itu jadi apa yang harus kita lakukan jika dia benar-benar datang apalagi yang palingku takutkan adalah ayah dan ibu bukankah kita sudah salah melakukan penggadaian sawah itu tanpa sepengetahuan ayah dan ibu " repi.


" Benar rep kakak juga tau apalagi kak dengar dari ayu rindu juga sudah kembali ke kampung " kamil.


" Rindu pulang kak sudah lama kita tidak bertemu rindu sekarang dia pulang aku ingin sekali bertemu dengan rindu kak " repi.


" Ya sudah besok kita ke rumah ayah dan ibu siapa tau mereka bisa membantu kita jika ayah dan ibu punya uang untuk membayar tagihan pinjaman kita " kamil.


" Mana mungkin kak kita sudah menggadaikan sawah itu tanpa sepengetahuan ayah dan ibu jadi tidak mungkin kita meminjam uang kepada mereka, bukankah kita tahu mereka juga susah bahkan untuk biaya kuliah rindu saja lebih banyak dibantu oleh bibi eli " repi.

__ADS_1


" Kita berdua telah setuju untuk menggadaikan sawah ayah dan ibu tanpa sepengetahuan mereka jadi sekarang kita harus tanggung kosekkuensinya, tapi yasudahlah lebih baik sekarang kamu pulang besok akan kita bicarakan lagi dan kita bisa memberitahu hal ini pada ayah dan ibu " kamil.


__ADS_2