Presiden Mahasiswa Impian

Presiden Mahasiswa Impian
112. Berubah


__ADS_3

Tak terasa waktupun semakin sore rindu dan bintang masih ada di rumah sakit.


" Kak bintang kalo kakak ingin pulang silahkan biar rindu disini saja nanti sopir oma bisa mengantarnya pulang atau rindu bisa disini saja dulu menemani kaila kak " ujar kaila.


Bintang hanya menatap rindu dengan mata elangnya ya mengisyaratkan untuk tidak menerima tawaran kaila.


" Tapi sepertinya rindu tidak bisa disini kaila karna saya masih ada urusan dengannya " ujar bintang.


" Benar rindu " ujar kaila menatap rindu dengan raut wajah sedih.


" Sebenarnya rindu mau menemani kamu kai tapi seperti kak bintang tidak menginginkan itu batinku.


Bener kai rindu masih ada urusan dengan kak bintang tapi besok aku janji bakalan kesini lagi dan aku juga nginep disini jagain kamu kai " ucapku pada kaila.


" Serius rin yaudah besok kami janji ya bakalan datang aku tunggu kalo kamu gak datang aku bakalan sedih lo rin " ujar kaila.


" In Syaa Allah rindu pasti datang kai kalo gitu rindu pamit duluan ya kai " ucapku.


" Apa specialnya rindu ini sampai-sampai kaila menunggu kedatangan rindu bahkan wajahnya sangat bahagia saat mendengar jawaban rindu " batin bintang.


" Oma maksudnya nyonya saya pamit duluan akupun membatin aku tau pasti oma kaila tak mau bersalaman denganku sama seperti saat itu dan saat aku pertama masuk tadi dia juga tidak mau menerima salamku jadi kali ini cukup menyatukan tangan didada saja " ucapku.


" Loh kenapa dengan rindu ( batin bintang ) oma saya juga permisi oma kaila cepat sembuh " ujar bintang.


" Dadahhh kai cepat sembuh obatnya jangan lupa diminum ya kai " ucapku.


" Iya rin kamu hati-hati " ujar kaila.


Di Luar Rumah Sakit


" Kak bintang kita mau kemana sekarang rindu ingin balik ke kosan saja ya " ucapku.


" Siapa yang mau mendengarkan keinginanmu sudah ikut saja denganku " ujar bintang.


Akhirnya merekapun menuju sebuah restoran dan bintang memilih tempat di rooftop.


" Yakin kak bintang mau makan disini yasudah rindu tunggu dimobil saja atau diluar juga gakpapa " ucapku.


" Kenapa kau bicara seperti itu kau tidak ingin ikut makan bukankah dari tadi kau belum " ujar bintang.

__ADS_1


" Rindu memang belum makan kak tapi yasudah kak bintang duluan saja " ucapku.


" Heii kau ini bicara apa dari tadi ucapanmu itu tidak jelas dan bisa dipahami " ujar bintang.


" Apa harus rindu perjelas kak yasudah begini rindu hanya tidak mau nantinya membuat kak bintang risih dan malahan mengganggu yang lainnya dengan kehadiran rindu kak " ucapku.


" Apa dia sedang merendahkan dirinya dengan berbicara seperti itu kenapa aku jadi ingat kata-kataku yang mengatai di sampah kenapa hati ini merasa sedih dan bersalah " batin bintang.


" Kak kak bintang sudah masuk saja rindu tunggu diluar saja kak " ucapku.


" Sudah cepat masuk saya bilang masuk ya masuk " ujar bintang.


Akhirnya merekapun duduk di tempat yang sudah dipesan oleh bintang dan merekapun menunggu pesanan makanan mereka.


.................................................


Setelah selesai makan mereka sejenak duduk terlebih dahulu sebelum pulang.


" Tidak ada yang merasa risih bukan atau tidak suka denganmu " ujar bintang.


" Sebenarnya ada yang tidak suka denganku ya orang yang sedang bicara denganku ini " ucapku pelan.


" Apa yang kau katakan ahhh " ujar bintang.


Tapi tunggu dulu jangan bilang kak bintang mengajak rindu kesini dengan maksud menjadikan semua ini menjadi hutang rindu tidak akan bisa membayarnya kak ini restoran yang mahal bukan " ucapku.


" Bisakah tidak bicara hal seperti itu lagi tidak ada hutang tidak ada niat buruk kau mengerti " ujar bintang.


" Tapi jika boleh bertanya kenapa sikap kak bintang tiba-tiba berubah jadi baik begini " ucapku.


" Ohh jadi selama ini saya tidak baik saya buruk, jahat, pemarah begitu " ujar bintang sedikit kesal.


" Bukan begitu selama ini kak bintang sudah baik tapi hanya sedikit baik itu saja " ucapku.


" Itu sama saja baiklah aku akan jawab pertanyanmu tapi alangkah baiknya kamu yang lebih dulu bicara mengenai oma kaila saat dirumah sakit tadi " ujar bintang.


" Oma kaila memangnya ada apa dengan omanya kaila kak " ucapku.


" Kau bodoh atau pura-pura lupa baiklah saya ingatkan kembali kenapa kamu memanggilnya dengan sebutan nyonya dan kamu juga tidak bersalaman dengannya itu aneh bukan " ujar bintang.

__ADS_1


" Ohh masalah itu tapi sepertinya kak bintang sudah tau jawabannya " ucapku.


" Kenapa saya bisa tau jawabannya kamu saja belum menceritakannya pada saya " ujar bintang.


" Uhhhhh baiklah sepertinya harus rindu perjelas lagi begini kak sama seperti anggapan kak bintang dulu atau orang-orang berada orang kaya seperti kak bintang termasuk oma kaila.


Dimana orang kaya yang selalu memandang rendah orang miskin seperti rindu ini.


Orang kaya sering kali merasa kehadiran orang miskin akan hanya membuat mereka merasa terbebani.


Mereka merasa jika kami orang miskin akan hanya meminta-minta kepada mereka dan mereka berpikir kami akan mendekati mereka hanya untuk mendapatkan harta mereka saja itu sudah biasa terjadi kak " jelasku.


" Jadi maksudmu oma kaila itu tidak suka dengan dirimu bahkan sempat mengatakan perkataan yang kau jelaskan barusan " ujar bintang.


" Ya seperti itu kak " ucapku.


" Tapi jika memang begitu kenapa kau masih bersikap baik dengannya dan kaila " ujar bintang.


" Itu sama saja dengan diri kak bintang rindu tidak ingin menjadi pendendam kak " ucapku.


" Kau menyamakanku dengan mereka " ujar bintang.


" Tidak kak kak bintang berbeda dengan mereka kak bintang juga melakukan semua itu karna kesalahan rindu bukan jadi tidak apa-apa " ucapku.


" Kenapa aku kembali memikirkan perkataan dandi waktu itu sekarang aku jadi tahu jika memang karena sudah terlalu sering terluka dan hidup menderita.


Menjadikan dia sosok yang pemberani, kuat, tegar namun tetap dengan kelembutan hatinya aku akan mencoba untuk berubah demi diriku " batin bintang.


" Kak bintang kita pulang sekarang saja tau jika kak bintang tidak mau mengantar rindu biar rindu pulang sendiri saja " ucapku.


" Sudah aku akan mengantar kamu kembali ke kosanmu itu bisa bersabar bukan " ujar bintang.


Akhirnya bintangpun membayar makanan dan merekapun langsung menuju kosan rindu.


Di Kosan


" Terima kasih kak bintang untuk hari ini kakak sudah mau mengantar rindu ke rumah sakit menemui kaila dan kak bintang juga sudah mengajak rindu makan di restoran yang mewah terima kasih ya kak " ucapku.


" Iya sama-sama kalo begitu saya pergi dulu " ujar bintang.

__ADS_1


" Silahkan kak kak bintang hati-hati " ucapku.


" Kau tak perlu mengatakan hal itu terlalu lucu untuk diriku " ujar bintang.


__ADS_2