Presiden Mahasiswa Impian

Presiden Mahasiswa Impian
134. Flasback I


__ADS_3

Setiap harinya rindu selalu menjalani kehidupan seperti biasanya, masih ada ancaman dari alika dan sarah saat itu juga bintang masih membenci rindu.


Sampai pada akhirnya bintang wisuda dan pergi dari kehidupan kampus, rindupun melanjutkan perkuliahan dengan cukup baik meskipun selalu ada tantangan yang ia hadapi.


Saat semester 6 rindu mendapat kabar bahwa ayahnya meninggal dunia karna penyakit yang diderita ayahnya semakin parah.


Rindupun kembali ke kampung didampingi eja suasana di kampung begitu haru dan dipenuhi tangisan, ibu rindu juga sangat sedih dan terpukul atas kepergian suaminya ayah rindu.


Saudara rindu juga menghadiri proses pemakaman sampai dengan selesai, setelah itu rindu dan ibunya saling menguatkan satu sama lain.


" Rindu ibu tau sekarang kita tidak bisa melihat sosok ayah lagi nak tapi ibu tetap ingin kamu menyelesaikan kuliahmu, karna ini adalah salah satu keinginan ayahmu nak " ujar asih.


" Iya bu rindu janji akan tetap menyelesaikan kuliah rindu sampai rindu bisa menggapai cita-cita rindu dan juga yang ayah ibu inginkan.


Tapi biarkan rindu disini dulu bersama ibu bu rindu takut jika ibu meninggalkan rindu juga bu rindu tidak mau bu rindu tidak mau " ucapku.


" Rindu dengarkan ibu semua yang terjadi adalah sesuatu yang telah tuhan takdirkan serta gariskan pada kita, ibu juga sangat sedih harus kehilangan sosok suami tapi inilah kenyataan yang harus kita terima.


Ibu janji ibu akan berusaha keras demi kamu nak karna ibu tidak ingin putri ibu satu-satunya dibodoh-bodohi oleh orang lain, rindu ingat pesan ibu jangan pernah menyerah tetaplah kuat dan sabar menghadapi kehidupan.


Karna yakinlah nak jika kita masih mendekatkan diri pada Allah swt ia akan melindungi dan memberikan yang terbaik untuk kita " ujar asih.


" Aku hanya bisa menangis dan memeluk ibu karna dia adalah malaikatku dia adalah perempuan hebat yang pernah ada dihidupku " batinku.


Setelah kemalangan yang diterima rindu dan keluarganya ini masalah lagi-lagi menghampiri hidup rindu, dimana bimo lagi-lagi mencoba mendekati rindu kembali bahkan ia ingin rindu berhenti kuliah dan menikah dengannya.


" Rindu dengarkan ibu nak lebih baik sekarang kamu kembali ke kota dan lanjutkan kuliahmu nak, kamu tak perlu terlalu berlarut-larut dalam kesedihan ini ibu tidak mau melihat rindu mengecewakan almarhum bapak " ujar asih.


" Tapi bu " ucapku.


" Sudahlah ikuti saja apa yang ibu katakan nak " ujar asih.


Ternyata ibu rindu sudah mengetahui niat buruk bimo bahkan persekongkolan bimo dan ayu untuk hal ini, maka dari itu ibu rindu tidak ingin memberikan derita lagi pada rindu.

__ADS_1


Saat itu akhirnya rindu dan eja kembali ke kota dan melanjutkan kuliah, untuk biaya kuliah rindu sendiri lebih banyak dibantu oleh eli bibi rindu dan juga mama dari reza.


" Kak ayu bagaimana ini kenapa rencana kita selalu gagal kak ayu katakan jika bisa mengatur semuanya tapi buktinya lagi-lagi gagal kak " ujar bimo.


" Tenang saja bimo masih ada satu kali kesempatan lagi dan kakak jamin saat itu rindu akan menjadi istrimu tenang saja " ujar ayu kakak ipar rindu.


" Baiklah aku percayakan pada kak ayu semuanya tapi jika sampai saat itu tetap gagal maka kak ayu tau sendiri apa yang akan kak ayu terima " ujar bimo.


" Tenang saja " ujar ayu.


Aku yakin pasti ibu sudah tau rencanaku tentang ini jadi dia mencoba untuk mengagalkan rencanaku, kalian sama bodohnya ditawari hidup bahagia dan kaya malah memilih hidup miskin.


Lihat saja saat rindu menyelesaikan kuliahnya dan saat dia kembali ke kampung ini lagi maka tidak ada lagi elakan yang bisa ia lakukan.


Dan dia harus menerima lamaran bimo menikah dengannya karna dengan itu rindu akan menjadi menantu kepala desa, dan otomatis kehidupannya akan membaik dan aku juga bisa merasakannya ( batin ayu ).


................................................


Dan dia juga telah memberitahu ibunya tentang hal ini tentu saja reaksi ibu rindu akan sangat bahagia rindu putri satu-satunya bisa wisuda.


Saat itu bintang sudah tidak ada lagi di indonesia karna dia sudah pergi ke singapura untuk melanjutkan kuliahnya serta mempelajari bisnis disana.


Ia juga tidak pernah lagi untuk mencari tau tentang rindu tetapi dilubuk hatinya paling dalam sosok rindu masih ada bersembunyi didalamnya.


" Terima kasih Ya Allah engkau telah mengabulkan do'a-do'aku untuk rindu semoga engkau selalu melindungi putriku.


hamba berserah diri padamu hamba meminta agar engkau selalu menjaga putri hamba rindu dan berikanlah kebahagiaan untuknya, karena hamba merasa tidak sanggup lagi untuk lebih lama menjaganya " do'a asih dalam sholatnya.


" Rin selamat ya akhirnya kita bisa wisuda sama-sama " ujar eja.


" Iya ja alhamdulillah tapi aku sedih ja karna bapak udah gak ada lagi bapak juga gak bisa lihat dan dampingin aku ja " ucapku sedih.


" Udah rin jangan sedih gitu aku tau pasti rasanya berat tapi tenang aja aku eja bakalan selalu ada buat kamu rin, karna aku juga udah janji sama paman buat selalu jagain kamu rin " ujar eja.

__ADS_1


" Iya ja tapikan rindu tetap sedih ja " ucapku.


" Iya rin " ujar eja sembari akan merangkul bahu rindu.


" Ja mau ngapain sih gak ada ya rangkul-rangkulan " tegasku.


" Alah rin cuma mau kasih bantuan moral aja sama kamu lagiankan cuma rangkul gak dipeluk atau " ujar eja disela rindu.


" Gak dipeluk atau apa atau apa ja kalo ngomong dijaga ya ja udah ahhh sekarang mendingan kita balik ke kosan masing-masing " ucapku.


" Iya rin, eja anter ya harus gak boleh nolak soalnya ini udah hari-hari terakhir kita di kampus jadi mulai sekarang kemanapun harus sama eja " tegas eja.


" Baiklah eja rindu ikut kata eja saja rindu juga punya hutang budi kepada eja " ucapku.


" Itu benar rin tapi apa yang aku lakukan itu demi kamu di aku dan keluarga kita rin " ujar eja.


" Kok ngomongnya jadi gitu ya ja agak beda kedengarannya tapi yang terpenting eja dan rindu harus saling jaga dan melindungi, yaudah kita balik sekarang karna bakalan ada banyak persiapan ni ja " ucapku.


" Iya benar rin, ohh iya nantu bibi pergi kesininya sama mama aja ya rin aku udah bilang ke mama jadi kamu gak perlu kawatir lagi soal bibi " ujar eja.


" Eja sekali lagi rindu ucapin makasih ya sama eja tapi apa mungkin kak kamil sama kak arepi mau datang ke acara wisuda rindu ja " ucapku.


" Loh kok jadi sedih sama ngomong gitu rin aku rasa kak kamil dan kak arepi pasti datang, dan mereka pasti bahagia lihat kamu rin jadi gak usah nanya gitu lagi rindu rindu " ujar eja.


" Astaqfirullah rindu lupa kalo eja gak tau menahu tentang apa yang udah dilakuin kak kamil sama kak arepi, dan hampir aja aku malah keceplosan buat ngomong kesalahan mereka ( batinku ).


Iya ja rindu tau tapi gak tahu kenapa rindu kayak sedih aja sekaligus takut kalo mereka gak bisa kesini lihat rindu adik mereka diwisuda " ucapku.


" Udah tenang aja mereka pasti dateng rin, yaudah sekarang aku antar ke kosan ya jangan lupa nanti istirahat gak boleh kecapean ngertikan rindu " ujar eja.


" Ngerti ja sekali lagi bahkan banyak-banyak terima kasih buat eja " ucapku.


" Sama-sama " ujar eja penuh senyum bahagia.

__ADS_1


__ADS_2