
Sebelumnya author minta maaf ya 🙏 para readers setia gak bisa up banyak-banyak karena sekarang author lagi UAS jadi gak bisa lanjut up. Tapi tenang aja selesai author UAS dan libur semester author bakalan up gila-gilaan, pastinya penasarankan gimana kelanjutan Rindu dan Bintang oke stay terus di novel ini.
Oke di lanjut.
" Kenapa juga aku malah jadi takut dia kenapa-kenapa jika ada laki-laki yang ingin menyakiti dia ahahhh sadarlah bintang kau kenapa bisa jadi seperti ini.
Sudahlah sekarang yang harus aku lakukan adalah apakah aku harus kembali ke rumah oma seandainya dia mengatakan yang sejujurnya pada oma maka aku bisa terkena masalah aku tidak ingin itu terjadi.
Lebih baik aku ke rumah oma saja aku juga ingin melihat dia apakah dia semakin membaik maksudku lukanya dan hanya kasihan saja, atau dia memang berani mencoba mengadu kepada oma kita lihat saja nanti " gerutu bintang.
Akhirnya bintangpun menuju ke rumah omanya saat sampai bintang melihat omanya sedang bersantai di taman belakang, tapi dengan ekspresi yang diam dan dingin.
" Oma oma kenapa tumben udah sore masih di taman aja biasanya oma gak suka di taman sampe sore gini oma " bintang.
" Tidak oma tidak apa-apa tapi oma mau tanya sama bintang, bintang semalam kemana satu lagi apa bintang tahu jika rindu pergi dari rumah semalam dan dia terluka Apa bintang tahu ? " oma khaira.
" Gawat ni kenapa oma nanya soal itu atau mungkin dia udah ngomong jika aku yang sudah membuat dia sampai seperti itu kurang ajar tu cewe " bintang membatin.
" Bintang kamu dengarkan oma bicara bintang " oma khaira.
" Oma bintang tidak tahu dia ke mana tapi semalam bintang memang ke rumah oma hanya sebentar dan pergi lagi tapi bintang tidak tahu kemana dia dan terluka maksud oma dia terluka bagaimana ? " elak bintang.
" Ya dia terluka sampai ada bekas tamparan di pipi dan bibirnya juga terluka, ia bilang jika dia saat itu dikejar oleh preman dan preman itu ingin berbuat jahat kepadanya makanya dia melawan dan sampai akhirnya terluka.
Tapi dia katakan dia sangat beruntung karena ada seseorang yang menolongnya dan dia sangat bahagia tapi dia tidak ingin berkata jujur kepada oma siapa yang menolongnya, tapi senang juga dia bisa selamat " oma khaira.
" Waahhhh ternyata cewek jelek itu bisa bahagia juga setelah aku menolongnya, tapi itu sudah pasti dan tentu aku ini bintang tentu dia akan bahagia jika ditolong oleh si presma tampan batin bintang.
__ADS_1
Ohhhh gitu oma bintang tidak tahu juga masalah dia Oh ya dia di mana oma biasanya dia yang selalu membukakan pintu tapi tadi bibi yang buka pintu " bintang.
" Dia maksud kamu siapa ? " oma khaira.
" Ya cewe itu oma pembantu baru oma sekaligus dia jadi jaminan hutang itu oma " bintang.
" Rindu maksud kamu dia sudah pergi dari rumah ini " oma khira.
" Maksud oma dia kabur memang tidak tau di untung dia itu " kesal bintang.
" Tidak dia tidak kabur orang tuanya sudah datang dan membayar utang-utang kepada oma tentu oma mempersilakan dia untuk pergi, bukankah perjanjiannya memang seperti itu yasudah oma masuk dulu kamu mau disini atau ikut masuk " oma khaira.
" Iya oma bintang disini saja dulu oma masuk duluan aja " bintang.
" Yasudah oma masuk dulu " oma khaira.
Baru di tolong sedikit saja sudah sombong dan tidak tau terima kasih lihat saja " gerutu bintang.
Sore hari di kampung
Aku harus menemui eja dan minta maaf kepadanya yasudah aku juga tidak bisa menceritakan apa yang sebenarnya terjadi nanti, apalagi saat aku datang pasti eja sangat khawatir melihat bekas luka ku ini tapi jika aku menunggu lama tidak menghampiri dia pasti dia akan semakin galau berat.
Reza ja kenapa sekaramg kamu jadi terlalu positif dan ingin selalu dekat dengan rindu ja.
Saat sampai di depan rumah reza rindu melihat reza yang sedang duduk termenung di teras rumahnya.
Yaampun sampai segitunya ya ja mikirin rindu akupun tersenyum aku beruntung banget bisa punya sepupu kayak eja, padahal kamu itu ganteng, tinggi, cool kalau masalah baik jangan ditanya kamu udah jadi yang terbaik buat aku ya udah deh aku samperin eja aja.
__ADS_1
Tapi kurang asyik kalau eja gak aku kerjain ya yaudah kerjain sekali-kali juga bolehkan.
Assalamualaikum bu bu eli bu eli nak reza ibunya ada di rumah.
Reza masih termenung bahkan dia tidak sadar dan mengetahui bahwa itu adalah suara rindu, dia malah menjawab.
" Iya bu silakan masuk saja mama ada di dalam " jawab eja yang masih termenung dan tidak menyadari itu suara rindu.
Astagfirullah eja eja aku menahan tawaku dengan menutup mulut tetapi aku tidak bisa menahan tawaku sehingga aku terbahak-bahak hahahahhhaha, ja eja reza shaka khalif Ini rindu rindu as-syifa masa iya lupa.
Lagian ngapain sih ja sampai segitunya ngelamun ngelamunin apa pasti ngelamunin akukan ayo ngaku.
" Rindu ( baru sadar ) serius ini kamu rin rindu aku gak lagi mimpikan bukannya kamu itu ada di kota " eja masih tak percaya.
Yaudah deh kalo emang udah lupa dan gak percaya ini rindu rindu pulang aja kalo perlu balik ke kota aja deh assalamualaikum.
" Gak gak rin aku gak pernah lupa sama kamu malahan eja selalu ingat kamu terus lagian ngapain sih ke kota rin ejakan rinduu ( merentangkan tangannya ingin memeluk rindu ), tunggu dulu pipi kamu kenapa rin rindu cerita sama eja " eja.
Ehhhhh eja mau ngapain akupun menghindar darinya nama aku emang rindu jadi gak usah rindu lagi udah ja turunin tangannya eja rindu gak mau, nanti rindu ceritain deh sama eja tapi tangannya turunin dulu dan jangan macam-macam.
" Iya iya maaf rin yaudah sekarang kamu ikut aku ya udah ayok gak usah nolak ( menarik tangan rindu ) " eja.
Kita mau kemana ja gak pamit sama bibi dulu main pergi aja.
" Udah ni aku pamit ni ma mama eja izin pergi sama rindu ya, iya pergi aja ( ucap eja kembali ) " eja.
Itu sih kamu yang minta izin kamu ya izinin sendiri eja lagian mau kemana ja ini juga udah mau sore, aku kesini cuma mau ketemu kamu aja.
__ADS_1
" Yaudah sekarang udah ketemu sama aku kita ngobrol dulu dan kamu harus kasih tau aku ceritain semuanya kamu kenapa sampai luka yaudah ikut aku kamu tapi ngomongnya gak disini " eja.