Presiden Mahasiswa Impian

Presiden Mahasiswa Impian
132. Berakhir


__ADS_3

Saat pagi menjelang rindu berpamitan dengan oma khaira dan bintang.


" Terima kasih rindu oma sangat senang sekali karna ditemani oleh cucu oma ( menggenggam tangan rindu ) oma juga merasa keadaan oma semakin membaik " ujar khaira.


" Rindu juga sangat senang oma bisa menemani oma tapi rindu juga tidak bisa selalu menemani oma karna, siang ini rindu ada jadwal kuliah oma " ucapku.


" Oma mengerti yasudah mau diantar bintang atau oma panggilan supir pribadi oma ? " ujar khaira.


" Tidak oma tidak perlu sepertinya kak bintang masih tidur jadi tidak perlu oma juga tidak perlu sampai menyuruh supir oma menjemput rindu.


Rindu bisa pergi sendiri saja oma rindu tidak ingin merepotkan siapapun selagi rindu bisa sendiri rindu sendiri saja oma " ucapku.


" Baiklah hati-hati dijalan " ujar khaira.


Setelah rindu pergi barulah bintang terbangun dan saat tadi ia kembali benar-benar tertidur.


" Sudah bangun " ujar khaira.


" Sudah oma dimana dia oma apa dia sudah pergi meninggalkan oma bintang bilang juga apa oma dia itu tidak sebaik yang oma katakan " ujar bintang.


" Kamu itu baru bangun tidur sudah bisa bisanya marah sudah bisa bisanya berkata seperti itu rindu rindu sudah pergi dan tidak ada yang dipermasalahkan lagi.


Ohhh ya jika kamu juga ada kuliah lebih baik pulang saja oma disini sendiri saja nanti biar mama dan papa kamu kesini atau mungkin juga kelvin dan azzam bisa " ujar khaira.


" Ya bintang nanti saja ke kampusnya bintang mau disini dulu menemani oma sambil menunggu mama papa datang, jangan sampai mereka tidak datang lagi bukankah tadi malam mereka tidak jadi kesini menemani oma karna terlalu sibuk dengan pekerjaan mereka " ketus bintang.


" Sudahlah apa yang mama dan papa kamu lakukan itu sudah benar mereka bekerja keras demi kamu dan yang lainya " ujar khaira.


" Ya benar oma benar sekali tapi bintang juga ingin........ ahh yasudahlah bintang malah membahas ini terus " keluh bintang.


Di Kosan


" Habis darimana aja rin pagi-pagi kok baru pulang sih " sindir puput.


" Puput iya put kemarin itu aku ada keperluan jadi baru bisa balik pagi ini " ucapku sedikit gugup.


" Terserah kamu saja deh ohh iya kemarin itu eja kesini lo " ujar puput.


" Apa put eja kesini put " ucapku.


" Iya kayaknya sore itu dia mau mengajak kamu jalan-jalan gitu tapi sayangnya kamu gak ada di kosan aku sama yang lainnya juga gak tahu kamu pergi kemana.


Yaudah pas itu eja langsung pergi tapi wajahnya kayak sedih gitu sam sedikit kecewalah mungkin " ujar puput.


" Astaga aku lupa buat ngabarin eja jadi gimana ngomong ke ajanya ( batinku ). yaudah makaish ya put udah kasih tau aku soal ini " ucapku.


" Ya sama-sama rin kalo gitu aku duluan ohh iya gak kuliah hari ini rin ? " ujar puput.


" Aku kuliah kok put nanti siang " ucapku.


" Ohhh yaudah duluan ya rin " ujar puput.

__ADS_1


" Iya put " ucapku.


Apa yang harus aku katakan pada eja nanti aku yakin eja sangat kecewa padaku maafin rindu ya ja ( batinku ).


Di Kampus


Rindupun mengikuti perkuliahan seperti biasa dengan teman-temannya saat jam istirahat datang rindu memutuskan untuk menemui eja di kelasnya tapi, karena takut membuat eja risih dan terlalu mencolok jika menunggu didepan kelas akhirnya rindu menunggu eja jenjang kelas eja.


" Rindu kenapa bisa ada disini rin " ujar eja.


" Ehhmmm rindu mau bicara sama eja sebentar aja bolehkan ja " ucapku.


" Boleh rin masa ga boleh sih " ujar eja.


Taman


" Mau rindu yang duluan ngomong atau eja aja ni " ujar eja.


" Rindu duluan aja ya ja bolehkan " ucapku.


" Yaudah boleh rin " ujar eja dengan senyumanya.


" Eja rindu mau minta maaf sama eja karena kemarin eja gak bisa ketemu sama rindu " ucapku.


" Loh kok bisa tahu rin aku kekosan kemaren ? " ujar eja.


" Puput yang kasih tahu " ucapku.


Rin rindu dengerin eja rindu itu tanggungjawab eja rindu lupa kalo bibi sama paman suruh eja buat jagain rindu, dan eja janji buat jagain rindu terus sampai kapanpun " ujar eja.


" Rindu tau ja rindu minta maaf soal kemaren rindu minta maaf, tapi kemarin itu rindu ke rumah kayla eja " ucapku berbohong karna aku tidak mungkin mengatakan hal sebenarnya.


" Yakin rin kamu ke rumah kayla " uajr eja.


" Iya ja rindu ke rumah kayla dan kenapa gak bisa kasih tau eja karna hp rindu mati eja rindu mohon maafin rindu ja " ucapku meyakinkan eja.


" Rin eja bakalan selalu maafin rindu bakalan selalu jagain rindu tapi satu hal yang eja minta ke rindu dan eja mohon sama rindu jangan bohongi eja.


Eja udah janji bahkan selalu bilang kalo eja pasti jagain kamu terus rin tapi memang eja juga tidak bisa memaksa rindu untuk jujur ataupun menceritakan semua hal yang rindu lalui dan alami ke eja.


Tapi eja minta jangan bohong sama eja rin karena eja sayang sama rindu sayang sebagai sepupu dan eja gak mau liat rindu sedih bahkan disakitin sama orang lain " ujar eja dengan jelas.


" Rindu tau ja sekali lagi maafin rindu ja rindu janji gak bakalan bohong sama eja dan gak akan bikin eja kecewa maafin rindu ya ja " ucapku.


" Iya rin eja selalu maafin rindu yaudah kalo gitu eja duluan karna ada tugas yang harus eja kasih ke dosen, mau eja anter ke kelas atau mau beli makanan ke kantin dulu " tawar eja.


" Gak usah ja rindu langsung ke kelas aja tapi sendiri aja kalo eja mau duluan yaudah hati-hati " ucapku.


" Yaudah kalo gitu eja duluan inget jangan lama-lama juga disininya langsung ke kelas aja ntar ada yang gangguin " ujar eja.


" Iya ja, uhhh akhirnya eja pergi juga alhamdulillah masalahnya selesai tapi sepertinya eja masih curiga tapi semoga saja semua hal buruk tidak terjadi diantara kami " batinku.

__ADS_1


Saat akan pergi dari taman itu tiba-tiba rindu dijegat oleh suara seseorang.


" Mau kemana rindu jangan terlalu terburu-buru lebih baik kita bisa lanjut mengobrol disini sebentar saja bukankah akan sangat menyenangkan " ujar alika.


" Kak alika ada apa lagi kak ? " ucapku sedikit ketakutan.


" Tidak perlu takut rindu aku hanya ingin mengobrol bukan menakutimu " ujar alika.


" Tapi rindu harus pergi kak maaf " ucapku melangkah.


" Hei jangan terburu-buru duduk dulu sebentar kenapa harus ketakutan seperti itu ini hanya sebentar saja " ucap alika.


" Baiklah tapi hanya sebentar kak rindu harus kembali ke kelas " ucapku.


" Ya hanya sebentar saja baiklah saya mulai tapi alangkah baiknya juga kamu kembali duduk disamping saya tidak perlu takut ayo duduk " ujar alika.


" Iya kak " ucapku sambil duduk disampingnya.


" Baiklah langsung saja sebenarnya ada sedikit nasehat untuk kamu kembali lagi tentang bintang saya sarankan kamu untuk sadar diri dan jangan dekati bintang apalagi mencoba memanfaatkan kebaikan dia " ujar alika.


" Kak alika saya tidak pernah memanfaatkan kak bintang apalagi mendekatinya saya hanya sekedar bertemu, berpapasan itu saja tidak pernah mendekatinya atau memanfaatkan kak bintang kak " ucapku.


" Wawahhhh kamu sangat pandai sekali menipu berbohong jadi apa gunanya hijabmu ini lebih baik kau lepaskan saja kalau sifatmu belum baik dan masih suka berbohong ( menarik hijab rindu sedikit kasar ) " ujar alika.


" Kak lepaskan " ucapku sambil melepaskan tangan kak alika.


" Uppsss sorry aku tidak sengaja tapi apa yang aku katakan sangat benar jika kau itu pembohong kau hanya menutupi dirimu dengan hijabmu itu, seolah-olah kau sangat baik nyatanya kau bermuka dua " ujar alika.


" Sudah cukup kak alika cukup " ucapku.


" Menurutku belum cukup kamu pikir aku tidak tahu jika kamu sudah dekat dengan keluarga bintang bahkan dengan omanya.


Jadi jangan macam-macam denganku karena aku tahu segalanya ingat pesanku sekali lagi jauhi bintang dan keluarganya, ingat sadarlah akan dirimu posisimu bahwa kamu tidak pantas untuk bintang dan tidak sederajat dengannya.


Baiklah hanya itu yang ingin aku katakan selamat bertemu kembali dan disaat itu kita lihat siapa yang akan menang dan ingatlah siapa dirimu " ujar alika berdiri dan mendorong bahu rindu.


Sikap kak alika benar-benar tidak bisa dibiarkan pikirannya sudah terlalu jauh aku harus berani melawannya demi harga diriku.


Akupun berdiri


" Terserah kak alika saja saya tidak ingin berdebat dengan kak alika satu hal yang juga harus kakak ketahui jika saya sadar akan diri dan posisi saya seharusnya.


Dan satu hal lagi jangan pernah salahkan hijab yang saya pakai hanya karena pikiran kak alika yang dipenuhi dengan kecemburuan semata pada saya karena kak bintang.


Jika benar kak alika mencintaiku kak bintang maka silahkan saja saya tidak pernah mendekati kak bintang apalagi mengharapkan cintanya.


Jadi tidak seharusnya kak alika merasa tersaingi oleh saya silahkan kakak deketi kak bintang bahkan sampai kalian berpacaran ataupun menikah itu tidak masalah bagi saya kak.


Saya ingat kembali kepada kak alika agar kak alika puas ( mendekati wajah kak alika ) saya sadar akan diri, posisi dan derajat saya jadi kak alika tidak perlu menghina dan merendahkan saya hanya karna kecintaan dan rasa cemburu kak alika.


Dan kak alika tidak perlu mengancam saya lagi baiklah hanya itu yang ingin saya katakan kepada kak alika saya permisi assalamualaiku " ucapku.

__ADS_1


" Waalaikumsalam " ujar alika dengan wajah kesal.


__ADS_2