Presiden Mahasiswa Impian

Presiden Mahasiswa Impian
131. Berhenti


__ADS_3

" Cepat juga langkah kakimu kau sudah ada saja disini " ujar bintang.


" Kak bintang " ucapku.


Saat itu aku mencoba menghapus air mataku dan mencoba kembali kuat untuk menghadapi kak bintang, karna aku tidak ingin terlihat lemah didepannya namun ketika hati memang tak sanggup lagi maka apalah dayaku ( membatin ).


" Masih saja menangis tapi tidak apa-apa bukankah kau hanya punya itu bukan air mata itu sudah menjadi teman orang-orang sepertimu " ujar bintang.


" Lagi-lagi air mata mengalir dengan cepat dipipiku karna mendengar ucapan kak bintang yang sangat menyakitan " batinku.


" Kenapa aku malah jadi kasihan ketika melihat air matanya ada apa ini, bintang sadar bintang sadar jangan lakukan itu kau tak perlu mengusap air matanya kau tak perlu mengkasihaninya " batin bintang.


" Kak kak bintang kenapa kak bintang malah diam ada apa juga kak bintang kembali menemuiku apakah kakak belum puas " ucapku sambil mengusap air mata.


" Tak perlu berdrama didepanku kamu pikir aku akan percaya dengan air mata palsu itu, aku kesini karna oma dan demi oma bukan karnamu bukan karena kamu ataupun karena perasaan saya " ketus bintang.


" Terkadang kakak sangat lucu kak dengan panggilan yang berganti dari aku, saya dan memanggilku dengan kau, kamu entahlah terserah kak bintang saja " batinku.


" Heiii sekarang malah kamu yang teriam dan melamun apa yang kamu pikirkan ? apa yang kamu pikirkan atau jangan-jangan.


Aku tidak tahu pasti namun itu sudah pasti jika kau juga menyukai aku bahkan mencintaiku seorang presiden mahasiswa karena seluruh perempuan di kampus itu menyukaiku aku.


Siapa juga yang tidak akan tertarik dan menyukai presiden mahasiswa impian sepertiku para perempuan ya salah satunya sepertimu jadi aku yakin kau pasti juga menyukai aku bukan " ujar bintang.


" Tidak ada hubungan masalah yang terjadi sekarang dengan menyukai atau tidak menyukai kak bintang itu tidak ada hubunganya sama sekali kak " ucapku.


" Baiklah aku hanya menebak tapi tebakanku biasanya selalu benar sekarang kembali ke kamar oma aku tidak ingin dapat masalah atau jika kamu tetap pergi maka kamu yang akan mendapatkan masalah lebih banyak lagi " ketus bintang.


" Apakah kak bintang sedang membujukku untuk kembali ke kamar oma " ucapku.


" Hahaha lucu sekali dirimu siapa yang membujukmu aku tidak pernah membujuk siapapun dan tidak akan pernah, jadi dengerkan aku baik-baik kembali kepada oma atau kau akan mendapatkan masalah yang lebih menyakitkan lagi " bentak bintang.

__ADS_1


" Kenapa kak bintang masih saja membenciku aku tidak pernah melakukan kesalahan apapun kepada kakak tetapi kak bintang selalu membenciku.


Bukankah akhir-akhir Ini kak bintang sudah baik kepadaku setidaknya kakak tidak pernah menghina dan merendahkan aku lagi tapi kenapa sekarang tiba-tiba kak bintang bersikap seperti itu lagi kepadaku " ucapku.


" Apa yang sudah kamu lakukan kesalahanmu adalah karena sudah memanfaatkan kebaikan untuk kepentingan kamu sendiri dan aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi " ujar bintang.


" Aku tidak pernah memanfaatkan kebaikan dan juga tidak pernah meminta apapun kepada orang-orang didekatku.


Aku tidak pernah melakukan hal itu kak bintang percayalah kepadaku kak percayalah " ucapku.


" Percaya padamu itu sulit ya percaya kepada orang miskin itu hanya hal bodoh mana ada orang miskin hidupnya susah kemudian diberi kekayaan tidak ingin menikmatinya itu lucu sekali.


Atau mungkin kau juga sangat bodoh bahkan menjadi manusia terbodoh jika tidak mengambil kesempatan ini, ingat sebaik-baik manusia dan sebaik-baik perempuan akan tetap tergoda oleh kekayaan harta ingat kata-kataku dan jangan berbicara seolah kau menjadi perempuan paling baik perempuan paling idaman ingat itu " ujar bintang.


Akhirnya bintangpun melangkah lebih dulu menuju kamar inap oma dan diikuti oleh rindu dengan hati yang kembali terluka oleh perkataan bintang.


" Rindu " ujar khaira.


" Seharusnya oma yang bertanya rindu baik-baik saja bukan bintang tidak mengancam atau menjahati kamukan " ujar khaira.


" Tidak oma rindu baik-baik saja kak bintang juga tidak melakukan hal itu yasudah rindu akan menemani oma malam ini " ucapku.


" Syukurlah oma senang mendengarnya " ujar khaira.


Tapi aku yakin sekali jika bintang pasti melakukan hal itu mengancam dan menyakiti perasaan rindu, bintang percayalah pada oma kamu akan menyesal suatu saat nanti karna sudah melukai perasaan rindu ( batin khaira ).


Malam semakin larut rindu dan oma khaira sudah tertidur sedangkan bintang masih asik memainkan game dihandphonenya.


Bayangan saat air mata rindu menetes dipipinya kembali terlintas dipikiran bintang.


Kenapa aku malah mengingat itu lagi tidak ada hal lain yang harus aku ingat atau melintas dipikiran ini untuk apa juga aku memikirkan dia ( melihat kearah rindu dan oma khaira yang sudah tertidur ).

__ADS_1


Mereka sudah tertidur dan bisa-bisanya dia malah tertidur apakah dia tidak memikirkan hal tadi sehingga dia dengan mudah dan nyenyaknya tertidur ( batin bintang ).


Tak lama akhirnya bintangpun juga tertidur disofa.


Shubuh


Rindupun terbangun dan menenuaikan kewajibannya untuk sholat shubuh saat itu oma khaira masih tertidur begitu juga dengan bintang.


Saat tidur kak bintang sangat tenang auranyapun juga menenangkan namun saat dia bangun maka sifat tingginya seperti bintang dilangit sulit digapai ( batinku ).


Akhirnya rindupun menuju kamar mandi untuk mengambil wudhu.


Kemana perginya dia apa jangan-jangan dia sudah pergi meninggalkan oma memang tak sebaik yang dikira ( batin bintang saat terbangun ).


Ceklek ( pintu kamar mandi terbuka )


Bintangpun kembali berpura-pura tertidur, sedangkan rindu mengambil mukena yang selalu ia bawa didalam tasnya dan mulai mendirikan sholat shubuh.


( Bintang terdiam ) ternyata dia tidak pergi meninggalkan oma ya baguslah kenapa wajahnya sangat bersih dan bersinar saat sholat, dan baru kali ini juga aku melihat seorang perempuan sholat dihadapanku ( batin bintang ).


Assalamualaikum warahmatulahi ucap rindu diakhir salam sholatnya dan saat itu bintangpun kembali berpura-pura tidur.


Ya Allah terima kasih atas apa yang telah kau berikan kepada hamba ya allah hamba sangat bersyukur, hamba juga selalu memohon perlinduganmu dan berikanlah kesehatan untuk hamba, kedua orang tua hamba dan oma khaira ya allah.


Dan jika memang diri ini tak pantas berada didekat mereka maka hamba akan menjauhi mereka dan berhenti tak akan pernah menggangu kehidupan mereka.


Hamba serahkan semua yang terbaik untuk hidup hamba ya allah serta berikanlah hamba kekuatan dan ketegaran untuk menghadapi semua ujian dan cobaanmu ya allah.


Karna hamba yakin engkaulah yang bisa menolong hambamu dan engkau akan berikan apa yang hambamu butuhkan bukan keinginan yang terkadang memang hanya untuk dunia.


Kabulkanlah setiap doa-doa hamba ya allah aamiin.

__ADS_1


__ADS_2