
Aku harus bagaimana ini, apa yang harus aku katakan pada kaila dan yang lainya jika mereka bertanya tentang kepergianku.
Sebaiknya aku bergegas menuju kos waktu hanya tersiksa 30 menit lagi, diperjalanan aku terus berpikir alasan apa yang harus aku katakan nantinya .
Jika aku beralasan pulang kampung tentu kaila tidak akan curiga, tapi masalahnya aku akan tetap kuliah bagaimana ini baiklah tenang rindu tenang.
Begini saja katakan pada kaila jika kamu mendapatkan pekerjaan dan harus tinggal disitu untuk 1 minggu dulu sebagai tes pertamaku ya begitu saja.
Saat sampai dikosan sepertinya kosong apa mungkin mereka semua belum kembali dari kampus, atau mereka pergi jalan-jalan ya sudah syukurlah aku bisa pergi tanpa ada orang yang tau.
Seandainya kaila mencariku dia akan menelponku, akupun mengambil beberapa pakaian dan dimasukkan dalam tasku. setelah itu aku menunggu ojek yang telah aku pesan sambil menunjukan secarik kertas yang bertuliskan alamat rumah kak bintang.
" Neng serius mau kesini apa gak salah neng, atau neng mungkin mau jadi pembantu ya tapi ini kosan mahasiswakan neng. masa iya neng kerja jadi pembantu, ( tapi dari penampilannya memang terlihat miskin, astaqfirullah lah sayakan juga miskin ahh sudahlah ) batin kang ojek ".
Kenapa tukang ojek ini bicara begitu, walaupun yang ia katakan benar dan ada apa dengan rumah kak bintang batinku. Saya juga tidak bisa menjelaskannya dengan detail pak tapi bisakah antarkan saya sekarang pak, waktu saya tinggal sedikit lagi pak dan saya tidak boleh terlambat.
" Baik neng ( menyerahkan helm ) ".
Aku rasa aku akan terlambat semoga saja tidak terlalu lama, beberapa menit kemudian tukang ojek ini, masuk ke sebuah komplek perumahan mewah tidak ada rumah yang berukuran kecil semuanya besar-besar dan mewah.
Bahkan dikampungku pun hanya rumah kepala desa paling bagus itupun tak sebeaar ini, motor ini berhenti tepat disebuah rumah mewah dengan pagar yang melewati tinggi badanku.
" Sudah sampai neng ini rumah yang tertulis di kertas ini neng " kang ojek.
Makasih ya pak ohh iya ini bayarannya sekali lagi makasih ya pak, akupun melangkah pergi menuju gerbang yang sangat tinggi ini tapi kang ojek ini kembali memanggilku.
" Neng pak cuma pesan satu sama neng hati-hati disini neng, karena rumah ini sering kosong walaupun rumahnya sangat mewah jadi neng bisa saja bekerja sendirian disini itu aja sih neng pak jalan dulu " jelas kang ojek.
__ADS_1
Rumah kosong jadi untuk apa orang kaya membeli rumah jika tidak ditinggali, menjadi pajangan atau mereka punya rumah yang lebih mewah begitu. rumah ini saja sangat mewah jadi rumah seperti apa lagi yang mereka miliki, lebih baik aku langsung masuk saja ( melihat jam di handphone 16:20 ) astaga aku sudah terlambat 20 menit akupun langsung bergegas memanggil orang didalam sana.
Permisi pak permisi teriakku disela-sela celah pagar ini,
" ( gerbang terbuka ) maaf kenapa kamu bisa mengemis ke komplek ini apa kamu lulus dari penjagaan diluar tadi " ucap satpam.
Sebelumnya maaf pak saya bukan ingin mengemis, tetapi saya kesini di suruh kak bintang pak.
" Apa disuruh den bintang, mana mungkin penampilan lebih cocok jadi gembel saja bermimpi di suruh den bintang udah sana pergi ( mendorong rindu ) " satpam.
Pak tapi saya tidak bohong pak tolonglah percaya, pak jangan buat saya semakin terlambat pak pak saya mohon izinkan saya masuk dan menemui kak bintang pak.
" Sudahlah pergi darisini ( mendorong rindu sampai terjatuh ) " satpam.
Aaww ya tuhan apakah separah ini penilaian orang-orang kepadaku, apakah aku seburuk itu apakah aku sehina itu jika menjadi miskin apa salahku ya tuhan.
" Dasar gadis miskin kau lihat bukan semua orang tidak suka melihatmu bahkan merasa jijik, tapi kau bisa menjadi mainanku dirumah ini daripada aku harus menghabiskan uangku lebih baik aku mempermainkanmu secara gratis bukan " senyum bintang yang sedari tadi memperhatikan rindu dan satpam itu.
Kring kring, satpam itupun mengangkat telpon di posnya,
" Biarkan gadis itu masuk dan antar dia menemuiku cepat " ucap bintang.
" Ternyata dia memang tak berbohong, baiklah ( menghampiri rindu ) kamu boleh masuk ikuti saya " satpam.
Terima kasih pak, akupun mengikutinya dan masuk ke rumah yang sangat bagus ini. dan akhirnya aku melihat kak bintang telah duduk di kursi yang sangat indah tentu begitu juga dengan harganya.
" Kembalilah ke tempat kerjamu " ucap bintang pada satpam itu.
__ADS_1
Aku hanya diam berdiri didepan kak alan aku tidak tau apa yang akan terjadi setelah ini.
" Kau adalah gadis yang sangat beruntung bisa menginjakkan kakimu di rumahku, tapi ingat kau disini hanya menjadi pembantu untukku.
dan karena kau datang terlambat bahkan hampir 30 menit jadi tugasmu akan ditambah lagi, dan semuanya kau kerjakan sendiri serta harus siap sampai malam nanti jika tidak pekerjaanmu tidak akan selesai-selesai " ucap bintang.
Maafkan atas keterlambatan saya kak, tetapi saya tidak terlambat selami itu, keterlambatan saya tadi karena satpam kakak tidak memperbolehkan saya masuk ke dalam sini bahkan dia mengira bahwa saya ini pengemis.
" Hahahh itu memang betul kau terlihat seperti pengemis bahkan seperti sampah, sudahlah itu sudah menjadi takdirmu bukan jadi jalani saja aku yakin mental orang miskin itu pasti sudah kuat dengan caci dan hinaan dari orang kaya seperti saya " tawa sombong bintang.
Aku mencoba melawan kak bintang karena kata-katanya sudah tidak bisa di biarkan, kak kakak boleh menghina saya gadis miskin tapi tolong jangan panggil saya dengan sebutan sampah kak.
" Kau memang sampah ada apa dengan kata itu aku rasa baik-baik saja sampah, itu kata-kata spesialku untuk kamu lo kau memang bodoh ya seorang bintang presiden mahasiswa cowo tertampan dan paling disukai banyak cewe-cewe memberikanmu panggilan spesial " ucap bintang.
Panggilan spesial ya itu sangat spesial kak, tapi apakah kakak tidak tau arti dari sampah janganlah berpura-pura bodoh kakak.
" Apa kau bilang aku bodoh, aku sangat cerdas ohh kau mau aku mengatakan arti sampah padamu baiklah ikut denganku ( menarik tangan rindu ).
Setelah sampai di dapur bintang mendorong rindu hingga jatuh ke lantai.
" Kau ingin tau bukan arti sampah menurutku baiklah ( mengambil tempat sampah dapur dan menumpahkan sampah itu di atas kepala rindu ).
Inilah arti sampah menurutku aku tidak bodohkan, inilah yang dinamakan dengan sampah ( menunjuk rindu ) sekarang kau sudah tau bukan jadi kau telah mengetahui arti sampah bagiku " bintang pergi dari hadapan rindu.
Aku benar-benar tidak menyangka jika kak bintang bisa sekejam ini, apakah aku akan tetap menyukainya setelah perlakuannya padaku.
Tidak aku tidak ingin dia injak-injak begini, tapi aku juga tak punya uang sebanyak itu untuk mengganti kerusakan handphonenya apa aku harus meminta bantuan eja.
__ADS_1
Tidak aku tidak bisa aku sudah terlalu merepotkannya, akupun hanya bisa membersihkan sampah-sampah yang berserakan sambil menahan air mata namun mata dan perasaanku tidak sanggup menahannya lagi.
Seketika itu air mataku terus menetes membasahi pipi ini, ya tuhan apakah aku akan sanggup disini selama seminggu satu hari saja aku tidak sanggup apalagi satu minggu.