
Kenapa mereka tidak bisa di hubungi kenapa nomor mereka tak aktif satupun, kenapa selalu begini jadinya ketika aku yang pergi aku juga tidak bisa menghubungi mereka dan sekarang juga begitu.
Tok Tok Tok
Iya siapa bu silvi tunggu dulu bu ( membuka pintu ) loh kakak pelayan disini juga ya.
" Gak usah sok akrab, sok manis gitu dan jangan panggil gue kakak emang gue setua itu lo panggil kak panggil gue tara. udah sekarang lo mulai kerja lo disini cuma jadi babukan udah sekarang lo bersihin semua tempat sebelum kafe buka udah cepetan kenapa lo malah planga plongo " tara.
Tapi tar kata bu ratih mulainya jam 10 inikan baru jam 9 masih ada satu jam lagi, aku juga lagi rapi-rapiin kamar aku tar.
" Ehh lo itu baru ya disini jadi gak usah ngelunjak kalo gue ngomong, lu harusnya banyak bersyukur udah untung diterima kerja disini lu bersyukur karena lo diberi kesempatan buat kerja dimana lo harus kuliah juga.
Tapi gue heran kenapa lo bisa diterima kerja disini, dengan latar belakang lu yang anak kuliahan yang hampir separuh hari harus kuliah dan setelah itu lu bisa kerja enak banget hidup lu " ucap tara.
Ya sudah kalo gitu aku mulai kerjanya tar, aku permisi dulu tapi sebelumnya aku boleh minta tolong sama kamu buat tunjukin dimana alat bersih-bersihnya.
" Boleh boleh kalo gue mood kasih tau, lu cari sendirilah lo pikir sendiri alat-alatnya ada dimana gue mau lanjut istirahat dulu ingat lo harus siapin perkerjaan itu sebelum jam 1 siang. ohh ini cuma hari sabtu dan minggu jadwalnya gini, tapi buat senin-jumat lu udah harus bersihin habis subuh oke biar lu gak telat pergi kuliah juga baikkan gue kalo gitu selamat bekerja dahhh " ucap tara.
Tersenyum ya Allah lagi-lagi aku bertemu orang-orang yang entah kenapa malah marah, egois, dan menganggap dirinya selalu baik. tapi tidak apa-apa aku masih bisa menjaga diriku dan semoga saja kau selalu melindungiku.
Rindupun mulai membersihkan bagian pekerjaannya ya bersih-bersih, meja, kursi untuk pengunjung, halaman depan, belakang, dan terakhir dapur.
Saat di dapur
Astaqfirullah kenapa jadi kebayang itu lagi, rindu udah gak usah di pikirin lagi rin udah ingat coba untuk memaafkan pasti bisa batinku.
Ya rindu kembali membayangkan saat kejadian dimana bintang, menumpahkan sampah di atas kepala rindu karena dia menganggap rindu sebagai sampah.
__ADS_1
Beberapa jam kemudia
Alhamdulillah selesai, sekarang ngapain lagi ya, istirahat aja deh atau gimana aku ngelilingin kafe ini aja sekalian refresing tapi emang seru juga sih.
Mobil kelvin memasuki parkiran kafe
Loh kok udah ada pelanggan aja yang datang bukannya kafe buka masih lama ya, loh itukan kak kelvin kakaknya kak bintang ngapain kesini pagi-pagi mungkin mobilnya rusak coba tanya deh.
Permisi kak kelvinkan ?
" Ehh iya saya kelvin ( memperhatikan rindu ) ohh kamu rindu ya yang kemaren ada masalah sama bintangkan " ucap kelvin.
Iya kak kalo boleh tau kakak ada apa datang kesini, mobilnya mogok atau rusak ? atau kak emang mau ke kafe tapi kafenya belum buka kak.
" Kenapa dia bisa ada disini jangan-jangan bintang bikin ulah lagi ni ( batin kelvin ). Tidak mobil saya tidak rusak, ataupun mogok saya datang kesini juga bukan ingin makan atau minum tapi saya kesini ingin bertemu bintang " jelas kelvin.
" Begini saja saya mau tanya sama kamu ? " kelvin.
Tapi rindu mau tanya sama kak juga kak dokter ya, ( menunjuk jas putih dokter yang dikenakan oleh kelvin ).
" Iya saya ini dokter tapi belum wisuda tapi bulan depan saya wisuda kalo kamu mau datang silahkan " kelvin.
Dari jendela ruangan atas kafe
" Kenapa kak kelvin datang kesini dan malahan dia terlihat biasa saja bicara dengan si rindu itu, jangan sampai kak kelvin bersikap baik padanya lagian apa-apaan kak kelvin tumbenan datang kesini pasti karena mama ( bintangpun turun dari ruangan itu dia memang tidur disitu malam tadi ) " bintang.
Di halaman kafe
__ADS_1
" Ada apa kakak datang kesini tumben sekali cariin aku atau cuma di suruh mama aja ni " ucap bintang memecah obrolan rindu dan kelvin.
Kak bintang ( terkejut ) loh kenapa kakak bisa ada disini akupun mencoba menengok samping kiri dan kanan, tapi sepertinya tidak ada kendaraan kak bintang.
" Kamu kenapa celingak-celinguk gitu cari apaan ahh ? " bintang.
Kakak bintang kesini naik apa dan kenapa pagi-pagi gini kak bintang udah ada disini ?.
" Tersenyum iyalah rindu kamu gak tau emangnya kalo ini itu kafe orang tua kami, tepatnya kafe ini papa kami yang bangun dan yang dipercaya buat ngelolanya ya si bintang.
Tapi tumben juga lo rin asal kamu tau selama kafe ini berjalan mulai buka, bintang cuma datang sekali-sekali aja itupun bisa dibilang sekali setahun.
Ya udah kayaknya kak pergi aja ya bintang, rindu kak mau ke kampus dulu buat urus beberapa kepentingan wisudah. ohh ya bintang jangan lupa nanti kabarin mama ya ( menuju mobil tapi kembali berbicara ), semangat ya bintang ngelola kafenya semoga sukses buat rindu juga dahhhh ( tersenyum kepada bintang ) " kelvin.
Ya tuhan jangan bilang aku kembali terjebak oleh kak bintang, bagaimana ini apa aku harus keluar lagi dari pekerjaan ini tapi aku juga sangat butuh pekerjaan ini batinku.
" Kenapa kamu malah diam ahhh masih penasaran saya datang darimana kamu lihat itu ( menunjuk ruangan atas kafe ) itu kamar saya dan saya tidur disitu.
dan sekarang saya adalah bos kamu di kafe ini, jadi kamu harus menuruti perintah saya satu lagi jangan coba keluar dari pekerjaan ini karena kamu harus kembali menyadari betapa sulitnya mencari pekerjaan dengan penampilan dan wajahmu yang tak secan....... " ucap bintang.
Iya kak saya tau dan saya juga sadar diri karena memang saya tak seperti perempuan lainya yang cantik, modis, dan terlahir kaya punya segalanya.
Saya juga tidak akan keluar dari pekerjaan ini ya seperti yang kak bintang katakan, saya ini sulit untuk diterima bekerja jadi karena kak bintang sudah berbaik hati menerima saya bekerja disini.
Saya ucapkan terima kasih banyak pada kak bintang, kalo begitu saya masuk ke dalam dulu untuk melanjutkan pekerjaan saya permisi kak sekali lagi terima kasih atas kebaikan kak bintang ( berjalan menuju dalam kafe ).
" Wahhh sekarang dia sudah terlihat kuat dan tidak cengeng lagi sepertinya dia semakin menantang untukku ( senyum sinis bintang ).
__ADS_1