
Setelah menempuh perjalanan beberapa menit bahkan telah beralih ke kampung seberang Rindu dan Reza akhirnya berhenti.
" Kenapa kita berhenti disini rindu ? " ujar Reza.
" Hati rindu berkata mereka ada disini za rumah itu (menunjuk ke sebuah rumah diujung persawahan) ".
" Rumah itu " ujar Reza.
Merekapun menuju rumah itu dan akhirnya mereka melihat apa yang mereka inginkan.
" Kak kamil..... ".
" Rindu " ujar Kamil menuju rindu sembari memeluknya erat.
Dan tak terasa tetas air mata membasahi pipi mereka.
" Rindu sangat rindu dengan kakak ".
" Kakak pun begitu rindu maafkan kakak sudah membuat hidup mu dalam kesusahan bahkan pada ayah dan ibu " ujar Kamil.
" Sudahlah kak semuanya sudah takdir yang Allah gariskan untuk kita, dan yang terpenting sekarang adalah rindu tidak ingin berpisah dengan kakak lagi ".
" Reza terima kasih sudah menjaga rindu dengan baik bahkan menjadi sosok pengganti diriku ini " Kamil penuh sesal.
" Sama-sama kak selama saya mampu menjaga rindu akan saya lakukan kak " ujar Reza.
Rindupun kembali bertemu dengan istri Kamil dan para keponakannya pembicaraan mereka berlanjut di dalam rumah.
Rumah sederhana yang mereka punya untuk bertahan hidup ditengah derita dan rasa sesal akan kesalahan yang mereka lakukan sendiri.
" Kak... kak Arepi apakah dia tinggal disini juga ? ".
" Tidak rindu Repi tidak disini kakak juga tidak tau dia dimana tapi yang kakak tau dia pamit pada kami untuk mencoba merantau tetapi, sampai sekarang tidak ada lagi kabar tentang keberadaannya.
Bahkan sifa dan sahlil dia titipkan pada kami kakak begitu kesulitan rasanya rindu " ujar Kamil.
__ADS_1
" Benar rindu kami juga sempat berpikir untuk menitipkan mereka ke panti asuhan karna tak sanggup membiayai hidup mereka " ujar Ayu istri Kamil.
" Astagfirullah kak rindu mohon jangan lakukan itu jika kakak mau kakak bisa ikut rindu ke kota kak, rindu memang tak punya uang yang banyak tapi in sya Allah rindu bisa sedikit membantu kalian ".
" Tapi rindu...... " ujar Reza.
" Tidak apa-apa za ".
" Tidak rindu biarkan kakak tinggal dan melanjutkan hidup disini menerima akibat dari ulah kakak sendiri, yang kakak inginkan kamu bisa hidup bahagia dan jangan hiraukan kami kamu sudah terlalu menderita rindu kakak tidak ingin menambah beban kamu lagi " jelas Kamil penuh penyesalan.
" Mungkin benar kak rindu sangat menderita dikala itu tetapi bagaimanapun dan apapun yang terjadi kak Kamil tetap kakak kandung rindu.
Dan terkadang kak kita harus bertahan dengan apa yang kita benci untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, dan mencoba mengerti tentang makna kehidupan ini kak ".
Begitu banyak cerita dan keluh kesah bahkan penyesalan dalam percakapan mereka, itulah kehidupan kita akan benar-benar mengerti setelah semuanya terlambat untuk dimaafkan.
Kepahitan hidup mengajarkan kita arti kehidupan sesungguhnya Tuhan tak pernah sia-sia dalam menciptakan ciptaannya.
Sampailah pembicaraan mereka pada maksud kedatang Rindu yang bukan hanya sekedar rindu akan sosok kakaknya, tetapi juga meminta restu dan wali nikahnya nanti pada sang kakak.
" Benarkah apa yang kamu katakan rindu kakak sangat bahagia mendengarnya semoga setelah pernikahanmu nanti dia bisa membahagiakanmu " ujar Kamil.
" Sudahlah kak, kakak tidak perlu meminta maaf pada rindu karna semuanya sudah berlalu dan yang terpenting sekarang kita bisa berkumpul kembali bersama-sama lagi ".
Rindupun memeluk ayu kali ini benar-benar suasana haru menyelimuti keluarga mereka.
" Kak sebelum kita ke kota rindu ingin ziarah ke makam ayah ibu meminta restu mereka ".
" Tentu rindu kita akan kesana sekali lagi kakak ucapkan selamat untuk kamu " ujar Kamil.
" Hai apa kabar ponakannya tante udah besar-besar ya sekarang masih inget sama tante Rindu gak ni ? ".
" Kalo Amel inget tan " ujar Amel.
" Revo juga inget tan " Revo.
__ADS_1
Sedangkan Bianca, Sifa dan Sahlil hanya terdiam karna tidak mengenal sosok tante mereka, karna saat kepergian rindu ke kota mereka masih bayi.
" Yang diam pasti gak inget ya sama tante yaudah kita kenalan dulu ya, perkenalkan nama tante itu Rindu tante itu adiknya ayah Kamil udah kenal sekarang ? ".
" Kenal tante Rindu " ucap mereka bertiga.
" Yaudah sekarangkan udah kenal boleh dong peluk tantenya ".
Merekapun berpelukan Rindu begitu erat memeluk mereka karna kerinduan yang begitu dalam.
" Amel Revo sini peluka tante juga ".
Setelah itu mereka bersiap menuju kota dan sebelum berangkat mereka berziarah ke kubur almarhum orangtuanya.
" Ayah ibu ini rindu maaf kalo rindu baru bisa kesini lagi tapi rindu selalu do'in yang terbaik buat ayah sama ibu.
Ayah ibu rindu kesini juga mau minta izin dan restu sama ayah ibu kalo rindu mau dilamar seorang pria dan semoga ini menjadi awal yang baik buat rindu ayah ibu rindu mohon restunya ".
Begitulah perih dan sakitnya yang rindu rasakan karna tidak bisa didampingi oleh sang ibu, dan dinikahkan oleh sang ayah.
Meskipun perih dan sakit yang hatinya rasakan ia tetap tersenyum didepan makam ayah dan ibunya, sampai pada akhirnya senyumanpun didampingi oleh tetasan air mata yang mengalir begitu deras dipipi rindu.
Kehilangan yang paling menyakitkan dalam hidup seorang anak bahkan bagi anak bungsu adalah kehilangan orang tua untuk selama-lamanya.
Ditengah deraian air mata rindu kamil mendekati rindu dan merangkul bahu sang adik, untuk sedikit memberi semangat dan mengurangi kesedihan dalam hati sang adik.
" Kamu adalah perempuan terkuat yang pernah aku temui rindu seandainya takdir kita tidak seperti ini maka, aku menginginkan dirimu rindu tapi aku harus kembali dan selalu sadar aku hanya bisa menjagamu sebagai sepupu dan kakak.
Aku harap bintang benar-benar bisa dan mampu menjaga dirimu dan kebahagiaan bisa menemanimu, setelah banyaknya luka dan derita yang kamu rasakan " batin Reza sembari menatap Rindu dipelukan Kamil.
Mungkin sulit untuk dipercaya dan diterima dia yang dulu memberimu luka datang ingin memberi dan menjanjikan bahagia padamu.
Tapi itulah hidup dan dalamnya rasa mencintai bagi seseorang, aku pernah mendengar seseorang berkata titik tertinggi mencintai seseorang adalah.
Tetap bertahan meski terus disakiti, memaafkan meski dia yang bersalah, tetap mencintai walaupun tak dicintai balik, tetap menerima ditengah hati yang sering ia lukai.
__ADS_1
Banyak orang yang menolak untuk menerima dia yang dulu pernah menyakiti diri ini bahkan begitu menyakitkan, atau bisa dikatakan cinta datang terlambat tak ada kesempatan kedua untuk dia yang dulu pernah menyakiti.
Tetapi ada sebagian kecil yang mau kembali menerima mereka karna sangat mencintai dia, hal ini tidak dijelaskan begitu jelas karna hanya hati yang memilih yang mampu memberi penjelasan walau terkadang terkesan bodoh.