Presiden Mahasiswa Impian

Presiden Mahasiswa Impian
45. Bersikap Biasa


__ADS_3

Di kosan


Assalamualaikum kay kamu dimana kay ?


" Ehh rindu kamu cari kayla ya tadi aku lihat sih pas kami tadi pergi kayla juga pergi tapi dia gak bilang mau kemana juga sih " puput teman sekosan.


Ohh gitu ya udah gakpapa kalo gitu aku masuk dulu put, kaila kemana ya tapi bukannya dia tadi bilang gak mau pergi kemana karena mau istirahat kenapa dia pergi.


Yaudah mungkin sebentar lagi dia datang, lebih baik aku siap-siap buat besok pagi karena harus pindah kesana walaupun sedikit berat juga tapi ya mau gimana lagi.


Tapi gimana sama eja ya apa harus aku telpon kayaknya jangan deh aku diam aja dulu, kalo nanti eja nanya baru aku jawab lagiankan ini emang beneran kerja bukan kayak di rumah kak bintang waktu.


Di sebuah rumah cukup mewah


" Kayla eyang mau kamu kembali lagi ke rumah ini dan gak usah ngekos, eyang tau kamu kenapa bisa jadi begini karena kesalahan anaknya eyang mama kamu dan juga kesalahan papa kamu.


Tapi eyang juga tau kondisi kamu jadi eyang minta kamu balik ke rumah ini lagi tinggal disini sama eyang, kayla ngertikan apa yang eyang bilang jangan mikirin mama papa kamu tapi mikirin diri kamu dan balik kesini demi eyang ( memeluk kayla ) " eyang kayla.


" Iya eyang kayla akan pindah kesini tapi kay mau ambil barang-barang dulu di kosan, satu lagi kay juga mau pamitan sama semua temannya kayla eyang bolehkan pleasesssss " kayla.


" Ya udah boleh tapi harus malam ini nanti biar eyang temenin " eyang.


" Makasih eyang ( kembali memeluk erat ) kalo gitu kayla ke kamar dulu ya dahh eyang " kayla.


Eyang hanya tersenyum


Di kamar kayla

__ADS_1


" Aku senang bisa kembali ke rumah ini namun tetap saja mama dan papa sibuk dengan urusan mereka masing- masing, tak pernah ada waktu sedikitpun untukku.


Ohh iya rindu bagaimana dengan dia apakah aku harus secepat ini berpisah dengan rindu, dia sangat baik sekali padaku apa lebih baik aku ajak dia tinggal disini aja " batin kaila.


Malampun menjelang namun rindu juga belum bisa tidur karena memikirkan kaila, ia juga sudah mencoba menelpon berkali-kali tapi kaila tidak dapat dihubungi.


Akhirnya rindupun tidur dan waktu berjalan.


Pagi hari


Pagi-pagi sekali rindu sudah bersiap untuk pergi ke kafe tapi rindu sempat menunggu kedatangan kaila, tapi akhirnya rindu memilih untuk pergi ke kafe agar tidak terlambat.


" Kenapa dia belum datang bahkan ini sudah hampir terlambat dari waktu seharusnya " batin seseorang.


Di Rumah Bintang


" ( Menuruni tangga ) Iya ma ada apa tumben udah teriak-teriak aja pagi-pagi, ohh ya bintang mana ma pasti belum bangun ya ma emang kebiasaan tu anak " ucap kelvin.


" Ushhh dia itu adek kamu malah ngomong gitu, tapi semalam dia emang gak pulang mama kawatir dia malah trek-trekan sama teman-temannya atau malah mabuk-mabukan " laura.


" Tenang ma kelvin rasa bintang gak sampe ngelakuin itu ma, nanti coba aku hubungin atau aku cari dia sekalian aku mau ke kampus bentar nanti mau ketemu sama dospem aku " kelvin.


" Yaudah kamu sarapan dulu aja nanti baru berangkat tapi mama berangkat sekarang aja soalnya, mama ada jadwal buat hari ini yaudah mama duluan diantar pak ali aja ya ( cipika-cipiki ) dahh nanti hati-hati di jalan " laura.


" Iya ma siap, kalo bintang gak pulang pasti dia ke suatu tempat dan bukan trek-trekan atau bahkan mabuk-mabukan. coba liat di kafe aja gimana ya soalnyakan emang udah lama juga gak kesana. " ucap kelvin.


Akhirnya kelvinpun bersiap-siap untuk ke kafe sebelum berangkat ke kampusnya.

__ADS_1


Assalamualaikum permisi.


" Siapa juga pagi-pagi udah dateng ke kafe ini kesambet kali tu orang ya, ohh iya ya itu pasti si pembantu itu rindukan namanya tapi kalo dipikir-pikir kasian juga ya masih muda udah kerja jadi pembantu.


Iya sebentar, ratihpun menuju depan kafe dan membukakan pintu untuk rindu.


" Rindu udah datang ya yaudah ikut bu ke belakang aja sekalian nunjukin kamar kamu " ratih.


Iya bu tapi entah kenapa perasaanku tiba-tiba jadi gak enak, dan aku merasa kalo ada yang memperhatikanku dari tadi semoga saja tidak ada hal buruk lagi.


" Ini kamar kamu rindu tapi kamu memang sendiri dulu di kamar ini, tapi kamar yang lain ini juga ada pelayan yang tinggal kamar ibu yang paling ujung kalo ada perlu atau ada yang mau ditanya silahkan kalo gitu ibu ke kamar lagi nanti mulai kerjanya jam 10 saja " jelas ratih.


Yaudah makasih bu kalo gitu aku ke kamar dulu, akupun masuk ke kamar ini yang tidak beda jauh dari kosan tapi pastinya akan sedikit kesepian karena tidak ada kaila lagi.


ohh iya lebih baik aku coba telpon lagi siapa tau dia bisa di hubungi.


" Aku sangat membencinya tapi kenapa sekarang wajahnya selalu terbayang, ahhh ( mengacak rambut ) sadarlah bintang jangan sampai kamu yang terjebak dalam hal bodoh ini.


Mana mungkin seorang anak orang kaya dengan papa seorang anggota DPR, mama seorang dokter dan punya dua saudara tentara dan juga dokter. sampai suka dengan seorang cewe gadis kampungan, jelek, buruk, tidak tau fashion dan sungguh memalukan. " ucap bintang di lantai atas ruangannya ya dia pemilik kafe itu kafe dimana rindu di terima bekerja mulai hari ini.


Ya Allah kenapa perasaanku semakin takut sepertinya akan terjadi hal buruk lagi, jangan-jangan tentang kayla atau eja lebih aku menghubungi mereka saja.


Di kampung Rindu


" Pak apakah kita yakin dan sanggup untuk membiayai kuliah rindu sedangkan panen kita bulan ini sepertinya gagal, bagaimana ini pak meminta bantuan pada yati mamanya reza sepertinya juga tidak bisa kita berharap pak " ibu rindu.


" Benar bu, yati dan reza sudah terlalu banyak menolong kita bahkan tanpa meminta balasan dan uang yang harus di kembalikan tapi tentunya kita juga dapat merasakan apa yang kita lakukan sudah merepotkan mereka bu " ayah rindu.

__ADS_1


" Yasudah kita lebih baik berusaha saja pak semampu kita dan terus berdoa demi membahagiakan rindu pak, karena hanya rindu harapan kita satu-satunya pak semoga dia bisa berhasil dan membuat bangga kita pak " ucap ibu.


__ADS_2