Presiden Mahasiswa Impian

Presiden Mahasiswa Impian
136. Flasback III


__ADS_3

" Bahaya maksud ibu " ucapku.


" Ibu mohon sama rindu buat kembali ke kota lagi nak " ujar asih.


" Bu kenapa rindu harus balik lagi ke kota rindu mau disini saja di kampung bersama ibu rindu tidak ingin ke kota bahkan harus kembali berpisah dengan ibu " ucapku.


" Tidak rindu harus tetap ke kota jangan pikirkan ibu karna ibu akan baik-baik saja disini percaya pada ibu nak " ujar asih.


" Tidak bu apapun yang terjadi bahkan bahaya sekalipun yang akan menghampiri rindu tetap disini dan tetap akan bersama ibu.


Selagi ibu baik-baik saja rindu akan tetap menemani ibu jika rindu yang harus dalam bahaya bahkan menerima bahaya itu rindu akan lakukan bu.


Karna ibu segala-galanya bagi rindu bu segala-galanya bu harus tau itu bahkan nyawa dan hidup rindu hanya ibu " ucapku memeluk ibu erat.


" Ibu juga tidak ingin memaksa kamu nak ibu juga sangat menyayangimu tapi ini demi masa depanmu juga nak, tak ada orang tua yang ingin melihat anaknya menderita " ujar asih dalam dekapan rindu.


................................................


Hari-hari terus berjalan berlalu begitu saja kehidupan rindu damai dan bahagia bersama ibunya, sampai akhirnya rindu mencoba untuk melamar menjadi guru disalah satu sekolah di kampungnya.


Di Singapura


" Bintang bagaimana kabarmu sayang mama sangat rindu padamu " ujar laura.


Saat mendengar kata rindu yang diucapkan mamanya bintang tiba-tiba terdiam, ia terdiam karna teringat dengan sosok rindu ya rindu.


" Sayang bintang kenapa malah diam sayang ini mama, mama ingin berbicara denganmu kenapa malah terdiam bintang gak rindu sama mama " ujar laura.


" Bukan begitu ma bintang ya bintang tentu sangat rindu pada mama, ohh iya bagaimana keadaan oma ma oma sehat-sehatkan ma " ujar bintang.


" Ma mama sangat senang mendengar bintang juga rindu kepada mama, kalo masalah keadaan oma alhamdulillah keadaan oma semakin membaik.


Baiklah mama hanya ingin mendengar suara putra mama ini sekarang mama tutup ya mama masih ada pasien lain, ingat jangan marah sekarang kamu sudah dewasa jadi ingat jangan marah-marah terus " ujar laura.


" Ehhmmm iya ma bintang tau " ujar bintang.


" Baiklah mama tutup dulu sayang semoga saja bisa cepat kembali ke indonesia dan jangan lupa mama mau dikenalin ke calon menantu mama ya dahhh " ujar laura dan langsung mematikan teleponnya.


" Ma mama selalu seperti itu saja, ehhmmm rindu rindu bagaimana kabar dia sekarang tapi satu yang aku yakini dia pasti sudah menikah sekarang bukankah dia telah di wisuda " gumam bintang.


Di Kampung Rindu


" Hai rindu kita kembali bertemu apa kabar rin " ujar bimo.

__ADS_1


" Alhamdulillah kabar rindu baik bim, ohh iya sebelumnya rindu minta maaf ya bim rindu tidak bisa lama-lama disini kalo begitu rindu pamit bim assalamualaikum " ucapku.


" Hai jangan terburu-buru begitu rin " ujar bimo sembari menarik tangan rindu.


" Bimo jangan kurang ajar ya bim lepasin gak tangan rindu lepasin bim kalo gak rindu bakalan teriak " ucapku.


" Tenang saja rindu tidak perlu berteriak dan merasa takut bukankah kita akan tetap bersama nantinya hanya menunggu waktu saja " ujar bimo masih memegang tangan rindu.


" Apa maksud kamu bim kita akan tetap bersama nantinya bersama maksudnya ? " ucapku heran.


" Bersama ya bersama-sama kamu akan menjadi istriku rindu menjadi nyonya bimo " ujar bimo.


" ( Menghempaskan tangan bimo ) tidak aku tidak mau aku tidak mau bimo aku tidak mau menjadi istrimu kita ini hanya teman " ucapku.


" Kenapa kamu tidak mau menjadi istri rindu kurang apalagi aku ini kamu lupa aku ini pak kades laki-laki tertampan di kampung ini jangan main-main denganku rindu " ujar bimo kesal.


" Aku tau bim kamu itu bimo anak pak kades kamu itu bimo laki-laki idaman dikampung ini bahkan sejak kita sekolah dulu aku tau itu aku ingat itu semua " ucapku.


" Ohh sekarang aku tau kenapa kamu tidak mau untuk menjadi istriku ya aku tahu, kamu masih menaruh sakit hati bahkan dendam padaku bukan karna dulu saat sekolah aku pernah membullymu.


Tapi sudahlah rin itu sudah berlalu aku juga tau jika kamu itu orang baik perempuan baik, jadi tidak mungkin kamu berlarut-larut menaruh dendam padaku bukan " ujar bimo.


" Iya bim aku tau tidak seharusnya kita berlarut-larut dalam menaruh dendam pada seseorang apalagi seorang teman.


Bimo aku mohon padamu carilah pengganti aku, aku tau bagaimana seorang bimo aku tidak terlalu baik untukmu bim percayalah aku juga yakin ada banyak perempuan yang mencintaimu.


Dan satu hal yang aku yakini kamu mau menikahiku hanya karna nafsu atas perubahan pada diriku, aku tidak berubah bim aku yang dulu tetap menjadi rindu rindu yang dulu " ucapku lalu pergi meninggalkan bimo.


" Wahhh kau sangat bijak sekarang tapi ingatlah siapa yang sedang kau ajak bicara rindu, tak ada penolakan bagiku aku tak peduli dengan masa laluku yang membullymu tapi aku hanya ingin tau bahwa sekarang kamu harus menjadi istriku menjadi milikku " batin bimo dengan senyum sinisnya.


Di Rumah


Aku yakin inilah bahaya yang dikatakan oleh ibu tapi aku juga tidak mungkin pergi ke kota dan meninggalkan ibu disini sendirian.


Tapi aku harap bimo tidak bertindak terlalu jauh dalam mendapatkan apa yang ia inginkan walaupun aku tau jika dia itu seseorang yang keinginannya harus dipenuhi jika tidak maka jalan kasar harus ia lakukan.


Ya Allah semoga kau selalu melindungi hambamu ini aamiin.


Sepertinya aku juga tidak perlu untuk memberitahu ibu karna aku takut ini akan membuat ibu semakin terbebani ya lebih baik aku diam saja ( batinku ).


..................................................


Hari demi hari terus berjalan dan rindu selalu mendapat bayang-bayang dari bimo bahkan dia selalu memperhatikan gerak gerik rindu sampai pada puncak ketakutan rindu tak berani keluar rumah.

__ADS_1


Namun usaha ayu bersama bimo terus digencarkan sampai pada akhirnya ayu bertindak lebih lanjut untuk bicara pada asih.


Agar menyetujui perjodohan bimo dan rindu dengan kalimat ancaman dan memaksa membuat pikiran bahkan kesehatan asih terganggu, namun ayu tidak mempedulikannya ia tetap menyampaikan apa yang ingin dia sampaikan secara tuntas.


Setelah satubulan asih menyembunyikan beban pikirannya tanpa memberitahu rindu yang sebenarnya ( padahal rindu juga sudah tau namun ia juga bersikap seperti orang yang tidak tau ), membuat penyakitnya semakin parah dan akhirnya meninggal dunia.


Setelah proses pemakaman dan lain-lainya selesai.


Rindu benar-bener merasa hidupnya hampa dan sunyi ia tak henti-hentinya menangis mengenang ayah dan ibunya, bahkan ia belum sempat membahagiakan mereka berdua.


Namun disaat rindu merasa dunianya runtuh kamil saudara tertuanya selalu menjaga dan memperhatikan dia, bahkan memeluk rindu ditengah deraian air mata.


Tenanglah rin kakak tidak akan membiarkan air matamu semakin berjatuhan karna harus menerima penderitaan yang bertubi-tubi.


...................................................


Sampai pada akhirnya rencana perjodohan bimo dan rindu dengan paksaan akhirnya membuat kamil meminta rindu segera pergi meninggalkan kampung.


Diposisi itu eja sudah menikah enzi kisah cinta mereka terbilang singkat namun itulah takdir, meskipun hati eja masih menyayangi rindu dan akan selalu menyayanginya sampai kapanpun itu.


Kamil sudah menyusun rencana dan ejalah yang diminta untuk membawa rindu ke kota dan memulai hidup baru disana lagi, kamil akan berusaha menahan ayu dan bimo serta hal yang akan membuat hidup rindu menderita.


Akhirnya malam itu juga rindu pergi bersama eja dan enzi menuju kota.


" Rindu hanya ini yang bisa kakak lakukan untukmu demi dirimu dan demi menebus kekecewaan ibu dan ayah pada kakak " ujar kamil sambil memeluk rindu.


" Terima kasih kak kakak sudah mau berkorban untuk rindu seandainya kehidupan disini tidak seperti ni maka rindu tidak ingin kembali ke kota kak.


Rindu ingin disini saja jika rindu rindu dengan ayah dan ibu maka rindu bisa dengan cepat kesini kaka, jika memang rindu tetap disini dan harus menikah dengan bimo yasudah kak rindu terima " ucapku.


" Sudah pilih terbaik adalah kamu pergi ke kota kakak tidak ingin melihat kamu menderita rindu dengerkanlah kakak.


Tenang saja kakak akan tetap mengingatmu dan jika suatu hari nanti kamu telah menemukan pasangan yang kamu cintai dan mau bertanggung jawab maka hubungi saja kakak.


Dan jika saat itu kakak masih bernapas maka kakak akan menjadi wali untukmu " ujar kamil.


" Benar rindu bimo itu bukan pilihan terbaik carilah kebahagiaanmu itu yang terpenting " ujar eja.


" Baiklah kak rindu akan ikut eja jaga diri kakak baik-baik sampai bertemu kembali di waktu yang tidak bisa kita tentukan kak rindu sayang kakak " ucapku sambil memeluk kak kamil.


Kamilpun membalas pelukan rindu penuh haru dan kasih sayang yang tulus.


Setelah itu rindu, eja dan enzi menuju kota.

__ADS_1


__ADS_2