
Di Kampung.
" Satu hari tidak bertemu rindu serasa 1000 tahun lamanya tidak bertemu lebih baik aku telepon saja rindu tapi jangan ini sudah malam lebih baik besok saja sekalian aku ajak keliling kampungkan udah lama juga gak keliling kampung sama rindu terakhir pas lulus SMA kemaren " batin reza.
" Pak ibu sangat khawatir dengan keadaan rindu ibu takut nyonya itu malam menyakiti rindu, menjadikannya pembantu atau jadi budaknya, jangan jangan rindu dijual pak ibu sangat takut pak bagaimana ini apa yang harus kita lakukan " ibu.
" Tenanglah bu pak juga sangat khawatir dengan rindu tapi bapak yakin nyonya itu tidak akan melakukan hal sampai sejahat itu pada rindu " ayah.
" Tapi kapan kita bisa bertemu dengan rindu pak dari mana kita dapatkan uang sebanyak itu dalam waktu dekat ini pak ibu takut kehilangan rindu, kamil dan repi benar-benar keterlaluan mereka sanggup mengorbankan adiknya sendiri demi hutang mereka ibu tidak habis pikir dengan pemikiran mereka pak. Bukankah kita masih hidup mereka sudah berani menggadaikan sawah milik kita " ibu.
" Sudahlah bu jangan terlalu banyak pikiran nanti keadaan ibu tambah semakik parah bapak juga tidak mampu membiayai pengobatan kita berdua yang jelas sekarang ini kita berdoa demi kebaikan rindu " ayah.
" Tapi apakah kita tidak bisa mendengar suara rindu lagi pak ibu ingin sekali mendengar suara rindu apakah kita tidak bisa menghubunginya di kota " ibu.
" Bapak juga tidak tau bu " pasrah ayah.
Di Kota
Ibu ayah rindu sangat ingin bertemu kalian bukankah rencana rindu liburan semester ini ingin menghabiskan waktu dengan ibu dan ayah. Karena itu akan menjadi hari sangat membahagia kita bisa bersama-sama tapi nyatanya takdir berkata lain masalah bertubi-tubi datang kepada rindu hikksssss hikkkssss.
" Nak rindu rindu ( mengetuk pintu ) " bibi.
Iya bi masuk pintunya gak rindu kunci bi.
" Kenapa nak rindu menangis bibi tahu pastinya rindu sedang khawatir dan memikirkan orang tuan nak rindu di kampungkan " bibi.
Iya bi rindu sangat ingin bertemu mereka karena rindu pulang ke kampung hanya ingin bertemu mereka dan menikmati saat-saat bersama mereka rindu sudah 1 tahun tidak bertemu mereka karena harus kuliah di kota ini.
__ADS_1
Tapi takdir buruk malah menghampiri rindu rindu harus menjadi jaminan hutang-hutang saudara rindu apa rindu gak boleh bahagia sebentar aja bi rindu cuma mau ayah dan ibu itu aja bi rindu akan minta banyak.
" Iya nak rindu bibi paham apa yang nak rindu rasakan dan bibi juga bisa merasakan apa yang orang tua nak rindu rasakan, bagaimana jika nak rindu mencoba menelpon mereka ? " bibi.
Rindu ingin bi tapi rindu tidak punya handphone bukankah rindu datang kesini hanya membawa badan dan satu pakaian saja bahkan bibi harus repot-repot membelikan rindu pakaian.
" Yasudah bibi ambil handphone bibi di kamar dulu ya ( mengambil handphone ), ini nak rindu handpone bibi " bibi.
Aku pakai nomor teleponku saja pasti ayah dan ibu akan mengangkat telponku.
" Pak dengar tapi suaranya seperti dari kamar rindu pasti itu handphone rindu mungkin temannya yang menelepon " ibu.
" Yasudah pak angakat saja ya bu hala halo ini siapa " ayah.
Ayah ibu ini rindu rindu yah ibu.
" Benarkah ini kamu nak ( ayah dan ibu rindu tersenyum sangat bahagia ) " ayah.
" Syukurlah kamu rin tapi apakah nyonya itu menyakitimu, menghukummu, memukuli atau berencana menjualmu nak " ibu kawatir.
Ibu tenanglah rindu baik baik saja nyonya itu tidak memukul, tidak menyakiti rindu dan juga tidak akan menjual rindubu hanya saja rindu bekerja menjadi pembantu di rumahnya.
" Maafkan ayah dan ibu nak kami tidak bisa membantumu tapi ibu dan ayah akan berusaha untuk secepatnya menjemputmu " ibu.
Tidak apa-apa Ibu ayah rindu juga tahu ini bukan salah ayah dan ibu Ini ada salah kak kamil dan kak repi yang tidak mempunyai perasaan rindu sangat kecewa dengan mereka dengan apa yang mereka lakukan pada ayah ibu dan rindu.
Mereka sungguh sudah berubah tapi yang terpenting sekarang adalah keadaan Ibu dan ayah rindu tidak ingin ayah dan ibu sampai sakit rindu tidak akan membiarkan itu bu ayah.
__ADS_1
" Pasti nak tapi ibu dan ayah akan tetap berusaha semampu kami untuk bisa menebus rindu " ibu.
Baiklah ayah ibu tapi rindu juga tidak ingin memaksakan kalian jika memang ayah dan ibu tidak sanggup untuk mendapatkan uang itu rindu mohon ibu dan ayah istirahat saja, rindu juga yakin akan ada jalan baik untuk masalah ini Ibu rindu juga mohon pada ibu dan ayah jika seandainya reza datang tolong katakan jika rindu kembali ke kota untuk bekerja jangan bicarakan masalah ini kepada reza Ibu rindu tidak ingin eja tahu.
Dan rindu juga mohon kepada ayah dan ibu untuk tidak merepotkan bibi eli dan reza lagi mereka sudah terlalu banyak menolong kita bu, ibu dan ayah tenang saja rindu disini baik-baik saja dan tidak perlu ibu dan ayah khawatir kan rindu yakin rindu bisa menjalaninya dan menghadapi semuanya.
" Tapi bagaimana dengan kuliahmu nak " ayah.
Ayah ibu jika begini keadaannya maka jalan satu-satunya rindu harus berhenti kuliah tapi rindu juga mohon pada ayah dan ibu jangan terlalu bersedih mungkin ini sudah jalan untuk rindu.
" Tapi nak itu sangat sedih untuk ibu dan ayah karena ibu ayah merasa tidak bisa melakukan apapun untuk menyelamatkan dirimu bahkan masa depanmu, tapi ibu tidak akan biarkan itu terjadi ibu akan menjual rumah kita untuk menebusmu dan rindu bisa lanjut kuliah " ucap ibu.
Tidak bu ayah jangan lakukan itu kita sudah kehilangan sawah kita jadi rindu juga tidak ingin kehilangan rumah kita rumah itu adalah rumah kita satu-satunya jika Ibu dan ayah menjualnya maka kita tidak akan punya rumah lagi bu ayah dimana kita akan tinggal nantinya.
Rindu mohon sama ibu dan ayah supaya gak ngejual rumah kita pokoknya ibu dan ayah tenang aja rindu disini baik-baik saja dan tidak perlu ayah dan ibu khawatirkan. Karena yang terpenting ayah dan ibu jaga kesehatan kalau begitu rindu tutup ya bu rindu takut jika nyonya sampai marah jika tau rindu menghubungi ibu dan ayah.
" Baiklah jaga dirimu baik- baik nak " ucap ibu dan ayah.
Bibi terima kasih sudah mau membantu rindu bahkan setelah menelpon ibu dan ayah karena merasa sangat lega dan bahagia sekali rindu ucapkan terima kasih akupun memeluk bibi.
" Sama-sama nak rindu bibi yakin suatu saat nanti nak rindu pasti bisa menggapai cita-citanya dan mendapatkan apa yang nak rindu inginkan kalau begitu selamat malam nak " bibi.
Malam bi sekali lagi rindu ucapkan terima kasih.
" Sama-sama nak rindu " bibi.
" Kenapa tiba-tiba aku merasa kasihan pada gadis itu tapi aku yakin jika rindu memang gadis baik-baik sepertinya saya akan tertarik untuk menawarkan bantuan padanya ya membiayai kuliahnya bukankah dia juga satu universitas dengan bintang.
__ADS_1
Bukankah aku juga sangat merindukan sosok cucu perempuan untuk menemaniku semoga kau bisa mendapatkan perhatian dari saya rindu, tapi ingat ini hanya sebagai suatu perasaan akan kerinduan bisa memiliki cucu perempuan.
Tapi saya akan coba tanyakan lagi pada bintang dan bagaimana pendapatnya " ucap nyonya kaira di kamarnya.