
" Astagfirullah Rindu ketiduran ya kak maaf ".
" Udah ngapain minta maaf kamu gak salah " ujar Bintang.
" Yaudah makasih ya kak udah nganterin rindu kak hati-hati dijalan rindu masuk dulu ".
" Iya sama-sama " Bintang.
Hari ini adalah hari yang paling indah dan bahagia yang mereka rasakan, bisa pergi bersama dan menikmati cukup banyak waktu.
Sedikit melepas rasa lelah dan luka dimasa lalu mungkin banyak orang yang akan menolak, jika orang yang dulu menyakiti kita datang untuk melamar kita.
Namun itulah kehidupan yang dijalani ada masa menyakitkan dan membahagiakan menghampiri diri kita.
Jika memang cinta maka akan diterima jika terlanjur luka maka tidak ada tempat untuk cintanya, itu semua kembali lagi kepada masing-masing hati yang menerima.
Saat itu juga Reza sedang mengamati rindu dari rumahnya.
" Sebenarnya aku tidak rela melepaskan kamu kepada kak bintang rin tapi apalah dayaku, mata dan diammu seakan berkata kau sangat mencintainya " batin Reza.
" Sudahlah sayang yakin saja bintang pasti bisa menjaga rindu, aku memang tidak tau apa yang sudah terjadi diantara kamu rindu dan bintang tapi percayalah bintang akan menjaga rindu dengan baik " ujar Enzi.
" Semoga saja apa yang kamu ucapkan itu benar terjadi karna rindu sudah menderita dengan semua yang terjadi dihidupnya " Reza.
Malam semakin larut menamani tidur nyenyak semua orang yang lelah menjalani kehidupan mereka.
" Ya Allah hamba mengucap beribu rasa syukur atas semua yang telah kau berikan pada hamba, Ayah ibu semoga kalian memberikan restu pada rindu yah ibu dan semoga semuanya berjalan dengan baik ya Allah dan hamba juga memohon berikanlah kesehatan dan kebahagiaan untuk saudara-saudara hamba ya Allah "
.................................................
Pagi
" Pagi mama " ujar Ciko.
" Pagi sayang ".
__ADS_1
" Ma kita gak berangkat sama om bintang ya hari ini ? " Ciko.
" Kita sama papi mami aja ya ".
" Yaudah deh ma " Ciko.
Merekapun menuju sekolah.
Semua aktivitas seperti biasa kembali dijalani sambil menunggu waktu lamaran datang, ada banyak persiapan yang harus disiapkan menyambut hari nan bahagia nanti namun yang paling memberikan pikiran yang berat adalah menemui saudara Rindu meminta izin.
Karena merekalah yang rindu punya sebagai wali dan pengganti orang tuanya seminggu sebelum lamaran dimulai Reza dan Rindu pergi menuju kampung mereka.
Berharap bisa bertemu dengan saudara rindu meminta izin dan memohon restu bahkan hanya merekalah yang rindu punya, kak kamil dan arepi yang akan menjadi wali nikah Rindu tetapi apa yang didapatnya di kampung mereka tidak lagi tinggal di sana dan warga pun tidak tahu mereka pindah ke mana.
Ternyata mereka pergi dari kampung ini karena terlilit hutang yang cukup banyak rindu begitu sedih dan takut bagaimana acara lamarannya akan berjalan tanpa sosok saudaranya, bagaimana keadaan saudaranya.
" Ja kemana kita akan mencari kak Kamil dan kak arepi mereka tidak ada di sini lagi kita harus mencari mereka ke mana ja.......... ".
" Tentang rindu kita pasti bisa menemukan mereka yang terpenting kamu tenang dan jangan panik " ujar Reza.
" Kamu mau apa ahhh ? " Reza.
" Santai reza saya tidak mau apa-apa saya hanya menyapa rindu karena saya memang rindu kepadanya " ujar Bimo.
" Tidak usah ditanggapi ja lebih baik kita mencari kakak saja ".
" Ohh kalian sedang mencari Kamil dan Arepi sepertinya saya tahu mereka di mana tapi, tidak mudah untuk saya memberikan informasi itu " ujar Bimo.
" Jika memang kamu tau dimana mereka tolong beritahu aku bimo di mana mereka aku ingin bertemu mereka ".
" Tenang rindu aku akan memberikan semua yang aku tau kepadamu tapi ingat meskipun kamu sudah pergi meninggalkan saya bertahun-tahun lamanya, saya tetap setia menunggu kedatanganmu dan hari ini kamu datang maka itu adalah hal yang paling membuat saya bahagia " ujar Bimo penuh bahagia.
" Kamu jangan macam-macam Bimo jika kau tidak mau membantu dengan ikhlas maka kau tak perlu memberitah kami, ayo rindu kita pergi saja jangan dengarkan omongan Bimo ini " Reza penuh amarah melihat kelakuan Bimo.
" Jika kamu memang tidak ingin mengetahui keberadaan saudaramu ya sudah itu terserah kamu rindu " ujar Bimo.
__ADS_1
" Bimo apa salahnya kamu beritahu kakak dimana padaku bim aku juga tidak habis pikir kamu masih menunggu aku bim ".
" Ya aku masih setia menunggumu bukan karna aku memang mencintai kamu rindu " Bimo.
" Tapi maaf bim aku sudah punya pilihan jadi aku harap kamu bisa menerima semua ini, dan aku yakin kamu akan mendapatkan perempuan lain yang mungkin jauh dari diriku ini karna aku tau siapa Bimo itu ".
" Semuanya sudah cukup jelas bukan Bimo jadi tolong jangan paksa dan ancam rindu lagi " ujar Reza tegas.
" Ya mungkin kamu sudah punya pilihan tapi tanpa saudaramu maka semuanya akan sia-sia bukan " ujar Bimo.
Tiba-tiba saat perbincangan itu rindu mengingat suatu hal yang pernah saudaranya katakan pada dia.
" Rindu jika suatu saat kita benar-benar jatuh miskin bahkan tak punya apa-apa hanya rumah ini yang kita punya, jika suatu saat kakak melakukan kesalahan itu semua kakak lakukan untuk bertahan hidup rindu " ujar Kamil.
" Iya rumah itu aku yakin kakak ada disana " membatin.
" Jangan terlalu sombong dan berlagak pemberani Bimo dengan mengandalkan ancamanmu itu " ujar Reza.
" Sudah za kamu tidak perlu bertengkar karna hal ini kita bisa terus mencari kakak dimanapun sampai ketemu, jadi maaf bim aku tidak bisa menerima permintaanmu dan aku akan temukan kakak sendiri ".
Rindu dan Reza pun pergi dari hadapan Bimo dan melanjutkan pencarian keberadaan kakaknya dimana.
" Kau terlalu keras ternyata rindu " ujar Bimo.
" Rin kemana kita akan mencari kak Kamil dan Arepi kita tidak punya petunjuk dan arahan apapun dimana mereka berada " Reza.
" Rindu juga gak tau za tapi yang pasti rindu ingin pergi ke tempat itu dulu semoga saja mereka ada disana za, agar semua persiapan untuk rindu bisa berjalan dengan baik dan lancar ".
" Tempat maksudnya tempat dimana rin ? " ujar Reza.
" Jalan aja dulu za nanti kita akan sampai ditempat itu dan semoga penuh harap mereka ada disana za ".
Akhirnya merekapun menuju tempat tersebut akankah membuahkan hasil dan kebahagiaan atau kembali ditimpa kesusahan menggapai bahagia.
Kota
__ADS_1
" Semoga semua urusanku dan rindu kau permudah ya Allah sudah banyak kesedihan dan luka yang terjadi, bahkan kesalahan diri ini pada rindu semoga kali ini kau permudah urusan kami sampai aku dan dia sah " batin Bintang.