
Hari ini dirumah keluarga Georgia,di ruang makan terlihat kalau Yue jian sedang menyuapi Ash,Georgia papanya Ash tersenyum melihat putra satu-satunya itu.Tiba-tiba Georgia mulai berbicara untuk memecah keheningan.
"Ash,papa ingat kalo hari ini adalah hari ulang tahun mu.Jadi papa sudah menyiapkan hadiah untukmu" kata georgia kepada Ash yang masih disuapi Yue jian.
"Ash jawab" bisik Yue jian disela-sela ia menyuapi.
"oh ya,maaf aku lupa...yang aku ingat cuman,kalo hari ini juga hari meninggalnya seseorang" jawab Ash yang tidak menatap papa-nya.
"papa tau kalo kau masih sakit hati atas meninggalnya mama,tapi papa sudah menemukan calon mama baru buatmu" jelas georgia.
"Mama Baru!!!,luar biasa cepat sekali ya papa melupakan mama" balas Ash yang langsung berdiri dan pergi meninggalkan ruang makan.
"Ash!,tunggu tolong dengarkan penjelasan papa dulu.Ash!!!" teriak georgia yang mencegah Ash pergi.
"Ash kembali...!!!" tiba-tiba Yue jian berteriak dan langsung saja Ash menghentikan langkahnya.
"Ada apa lagi?,aku lelah aku mau tidur" balas Ash dengan nada yang melemah.
"kau lupa ya,kalau kau masih harus memakai obat"
"baik,baiklah aku akan memakai obat dan setelah itu aku boleh tidur"
"ok,tapi kau tunggu dulu sambil duduk karena para pelayan sedang mengambil obatnya"
"baik,tapi aku akan duduk di kursi paling ujung"
Ash lalu duduk di kursi paling ujung,jarak yang cukup jauh dari papanya yang berada didepannya.Tidak lama seorang pelayan masuk ruang makan dan memberikan obat kepada Yue jian.
"Tuan besar diluar ada seorang wanita yang mengatakan kalau anda mengundangnya.apakah saya izinnkan masuk?" tanya pelayan.
"tidak perlu aku akan menemuinya" kata georgia sambil berlalu pergi.
Sekarang hanya ada Yue jian dan Ash yang berada didalam ruang makan.Yue jian menngoleskan obat dan memperban tangannya Ash,tiba-tiba georgia datang lagi dan dibelakangnya ada seorang wanita.
Georgia duduk ditempatnya lagi dan wanita itu duduk di kursi samping kanannya.
"Ash perkenalkan dia adalah calon mama baru mu" jelas georgia.
"Ash perkenalkan nama ku adalah Bianca Joe.aku sudah dengar banyak tentangmu,ternyata kau memang anak yang manis ya." kata Bianca calon mama baru Ash sambil tersenyum.
__ADS_1
"senang bertemu dengan anda,namaku Yue jian teman-nya Ash" balas Yue jian tersenyum.
"eh...masa iya cuman teman? nggak lebih apa?" tanya Bianca.
"Selesai!!!,aku mau kekamar sebentar" Ash tiba-tiba berdiri dan meninggalkan mereka bertiga.
*#*
Didalam Kamar Ash,Ash duduk di balkon kamarnya sambil membaca buku diary mamanya.Tiba-tiba Yue jian sudah berada disamping Ash sambil membawa teh.
"bagaimana menurutmu apa dia cukup baik ?" tanya Ash kepada Yue jian.
"tidak" jawab Yue jian singkat.
"kenapa?" tanya Ash lagi.
"kau pasti terkejut,apa kau tahu wanita itu siapa?"
"siapa memangnya?"
"ingat wanita yang meninggal karenamu di Academy?"
"iya...lalu apa hubungannya?"
"dengar Ash,wanita itu adalah adik dari wanita yang kau bunuh itu" kata Yue jian sambil menuangkan teh kedalam cangkir dan memberikannya kepada Ash.
"maksudmu apa?" Tanya Ash sambil
meminum teh yang diberikan Yue jian
"dialah orang yang telah membunuh mamamu Ash"
"Apa!!!,jadi dia orang yang membunuh mama.kenapa papa bisa mencintai wanita itu?"
"justru wanita itu ingin balas dendam Ash"
*#*
15:05 Yue jian pulang dari rumah Ash,ia tidak langsung pulang.Tetapi ketika dijalan tanpa sengaja ia melihat Zhayon keluar dari apotek dan memegang sebuah bingkisan,Yue jian tidak menghiraukan hal tersebut dan tetap melanjutkan perjalanannya.Yue jian tiba disuatu mansion tua didekat bukit,mansion itu sangatlah tua dan menyeramkan mungkin karena daerah sekitarnya yang gersang.Tidak ada satupun hewan dan tumbuhan yang hidup disana.Tetapi hal itu tidak menyurutkan keberanian Yue jian,Yue jian membuka pintu mansion yang rapuh dan masuk kedalam.Didalam Yue jian pergi ke salah satu ruang kamar didepan pintu kamar yang bertertulis nama Vincent .Yue jian langsung masuk kedalam.
__ADS_1
"kalo aku tidak salah seharusnya,didalam laci itu terdapat buku milik Vincent" jelas Yue jian.
Yue jian kemudian berjalan mendekat ke laci disebelah tempat tidur dan benar,didalam laci itu ada sebuah buku yang bertuliskan Vincent Butler.
"Akhirnya ketemu juga,buku milik Vincent.Dengan buku ini aku akan lebih kuat lagi...ha..ha..ha..ha..!!!"
Yue jian lalu menyimpan buku itu didalam tasnya dan turun dari tangga.ia pergi kearah ruang kerja dan meja kerja dan mengambil sebuah peta.
"jangan salahkan aku melakukan ini,akan aku temukan satu persatu senjata khusus itu"
Yue jian keluar dari mansion tua tersebut dan pergi meninggalkan mansion tersebut.Didalam perjalanan ketika ia melihat handphone,ada sebanyak 10 pesan dari kakeknya.
Yue jian: kenapa kek?
Kakek:Yue jian,akhirnya kamu membalas pesan kakek.
Yue jian: apa ada urusan penting ya?
Kakek:iya,besok malam kakek tidak bisa melihat dramamu,karena kakek sekarang melakukan kerjasama dengan salah satu perusahaan dihongkong,selama 3 bulan kakek belum bisa kembali ke eropa
Yue jian:iya tidak apa-apa kok,jangan lupa jaga kesehatan ya kek
Yue jian meletakkan handphone disampingnya,tidak lama Yue jian sampai dirumah dan....
Hoeekkk.....Hoeekkk...Hoekkk..Hoekk
Suara orang yang sedang muntah didalam kamar mandi,langsung saja Yue jian pergi ke dapur untuk membuat jus ketika ia membuka lemari pendingin ia menemukan sebuah bingkisan yang berisi obat-obatan diatas meja.Yue jian lalu melihat ke sekitar dan diam-diam ia memotret isi bingkisan tersebut.beberapa menit zhayon keluar dari kamar mandi dan langsung membawa bingkisan itu kekamarnya.
Tidak lama Xiyan datang dan langsung saja tercium bau alkohol dan asap rokok dari tubuhnya.
"dari mana lo?,bau asap rokok sama alkohol begini nyengat" tanya Yue jian sambil menutup hidungnya.
"eh...diem lo,jangan sok ikut campur urusan gue.Mening lo hapalin tuh naskah drama lo itu" kata xiyan yang agak mabuk.
"bibi zhen,Yue jian ke kamar ya soalnya Yue jian capek banget" kata Yue jian.
"baik nona" jawab bibi zhen dan keempat maid serempak.
Didalam Kamar Yue jian belum tidur ia terlihat sedang mengeluarkan buku dan peta yang ia temukan dimansion tua tadi.
__ADS_1
Bersambung.....