
Pagi ini dikota Akshiya,semua orang dikota terlihat lalu lalang.
Kota Akshiya sendiri adalah kota yang terkenal dengan kelompok gangster-nya yang kejam dan tidak segan-segan membunuh orang yang mencari masalah dengan mereka.
Dibukit yang tidak jauh dari kota,terlihat sebuah mobil Aston Martin Vulcan dan Pagani Huayra berhenti di lapangan kosong.Ash dan Yue jian turun dari mobil mereka.
"Yue jian,kenapa kita kesini?" tanya Ash.
"kau lihat saja" balas Yue jian santai,sambil menjentikkan jarinya.
Seketika itu lapangan kosong tadi berubah menjadi sebuah mansion yang megah,Ash tidak menunjukkan ekspresi apapun.
"aku pikir kau akan terkejut dan bertanya kepadaku" seru Yue jian yang menghadap ke arah Ash.
"tidak,semalam kau sudah cerita" jawab Ash dengan nada lembut dan ekspresi tenangnya.
"kalo begitu ayo masuk" Seru Yue jian sambil menarik tangan Ash.
~Didalam mansion~
Yue jian dan Ash langsung disambut oleh para pelayan,Ash masih dengan ekspresi tenangnya tetapi dibalik matanya ada suatu kesedihan,sudah dari tadi Yue jian memperhatikan tatapan matanya Ash.
"nona muda,sebelumnya saya minta maaf atas kelancangan saya...apa yang terjadi kepada anda dan tuan muda" tanya ketua pelayan.
"hanya masalah kecil" jawab Yue jian sambil berlalu pergi bersama Ash.
Di dalam mansion terdapat sebuah perpustakaan yang khusus dibuat oleh Yue jian,Yue jian mengajak Ash ke perpustakaan mansion miliknya.Didalam perpustakaan pribadi itu terdapat sangatlah indah,lantainya terlihat terbuat dari Es,langit-langitnya dihiasi berbagai macam bunga dan dipojok ruang perpustakaan itu terdapat sebuah ranjang yang dihiasi mawar.
"kenapa dipojok perpus ini ada ranjang?" tanya Ash yang heran.
"tidak ada hanya iseng" balas Yue jian sambil menuju ke ranjang,dan duduk diatasnya.
"sangat indah" sela Ash yang sudah berada disamping Yue jian.
"sebenarnya ada yang berbeda dari mansion ini" kata Yue jian tiba-tiba sampai mengagetkan Ash.
"dulu tidak ada Es dimansion ini,semuanya bunga" tambah Yue jian.
"apa karena aku" jawab Ash sambil menundukkan kepalanya.
"tidak" Yue jian menjawab dengan lembutnya dan langsung memeluk Ash.
__ADS_1
"Yue jian...aku pasti akan setia kepadamu" bisik Ash ditelinga Yue jian.
"baiklah kalo begitu aku mau mandi dulu,setelah itu mengurus sesuatu" kata Yue jian sambil menutup pintu.
~Kamar Yue jian~
Yue jian sedang mandi dikamarnya,ia membenamkan wajahnya kedalam bathub.
"tok...tok...tok..."
Yue jian terkejut karena mendengar suara orang yang mengetuk pintu kaca kamar mandi.
"siapa itu?" tanya Yue jian yang masih didalam bathub.
"ini aku,Ash" jawab Ash datar.
"Ash...ada apa kau kesini?" tanya Yue jian sekali lagi.
"kau belum memberitahu aku dimana kamarku" kata Ash dengan nada datar.
"Ash pilih saja kamarmu,semua kamar itu adalah kamar kosong dan jika disentuh oleh seseorang yang memiliki knight maka kamarnya akan berubah sesuai dengan knight yang dimiliki" jelas Yue jian sambil keluar dari bathub.
"Ash" panggil Yue jian lembut,sambil keluar dengan memakai baju handuk.
"apa...aku bisa....tetap berada disampingmu.......mengikutimu....terus" Teriak Ash sambil memegang dadanya.
Yue jian yang melihat itu langsung memeluk Ash untuk kesekian kalinya.Ash terlihat sangat kesakitan,hatinya yang sudah tersayat dengan mengingat perkataan papanya.
"lupakan,lupakan semuanya...aku disini-disini" seru Yue jian yang masih fokus memeluk Ash.
"Yue jian....sakit hati ku terasa sakit"
"aku disini...disini...tenanglah....tenang"
beberapa menit Ash akhirnya tenang,Yue jian memberikan air untuknya ia terlihat sangat kelelahan.Yue jian kemudian pergi mengantar Ash ke kamar yang berad didepan kamarnya,seperti yang dikatakan oleh Yue jian sebelumnya bahwa kamar seorang knight pasti akan disesuaikan dengan kekuatannya.
"wah...coba kau lihat Ash kamarmu sangatlah indah" puji Yue jian sambil memegang tangan Ash.
"baiklah" jawab Ash sambil menuju ke ranjang tidurnya.
"kalo begitu,malam ini aku akan menemanimu sampai kau tertidur" kata Yue jian yang sudah duduk di samping ranjang-nya.
__ADS_1
"apa yang kau lakukan?" tanya Ash yang sudah berbaring,tetapi ia bertanya karena melihat Yue jian menumbuhkan bunga dandelion.
"cuma membuat semua orang kota Akshiya ini,mengetahui keberadaan kita" jawab Yue jian yang sudah meletakkan bunga dandelion luar balkon kamarnya.
Ash berbaring didalam kamarnya yang hanya ada warna putih dan biru langit,sambil mendengarkan Yue jian yang menyanyikan lagu pengantar tidur untuknya.Lama kelamaan Ash menutup matanya dan langsung terlelap tidur.
-Skip-
cuaca sedang cerah pagi ini dikota Akshiya,Yue jian dan Ash terlihat sedang sarapan bersama Ash.Ash sudah lebih baik sekarang Yue jian sangat senang melihatnya.
Dimeja makan terlihat semua hidangan-nya adalah darah.
"nona dan tuan muda hari ini adalah hari pertama kalian bersekolah di Academy Cross" jelas salah seorang pelayan.
"iya tentu....Ash bersiap-siaplah kita akan segera berangkat" kata Yue jian yang sudah selesai sarapan.
"OK" jawab Ash yang sudah selesai sarapan juga dan langsung pergi ke kamarnya.
Tidak lama mereka selesai bersiap-siap, mereka keluar dari mansion,mereka masuk kedalam mobil mereka masing-masing.
"Selamat Jalan Nona muda Yue jian Vincent dan Tuan muda Ash Vincent"
Seru para Pelayan kepada Yue jian dan Ash.
-Skip-
Disekolah para murid academy Cross sudah masuk kedalam kelas masing-masing kecuali untuk murid VIP atau Bangsawan.Yue jian turun dari mobilnya,tidak beberapa lama Ash juga turun.Mereka masuk kedalam academy sambil diantar oleh penjaga academy menuju ke ruang Kepsek.
Diperjalanan Ash bertanya kepada Yue jian.
"Yue jian apakah vincent adalah marga baru kita?" tanya Ash yang berjalan disamping Yue jian.
"iya" jawab Yue jian singkat.
"maaf sebelumnya,tapi aku perlu bicara dengannya?" kata Ash sambil menarik tangan Yue jian.
"pak anda tunggu dulu ya,aku mau bicara dengan temanku" kata Yue jian kepada penjaga academy.
Ash membawa Yue jian ke sebuah pojok sekolah,entah apa yang mereka bicarakan?
Bersambung.......
__ADS_1