
~10 tahun yang lalu~
Terlihat seorang gadis berumur 5 tahun baru pulang dari sekolah dan masuk kedalam rumah yang cukup sederhana dengan taman bunga-bunga didepan rumahnya.Dengan senyuman yang manis,gadis kecil itu langsung memeluk tangan kakaknya yang sedang bermain laptop.
pantas aja ya,kalo lagi sama Ash suka peluk tanga nya Ash 😁😁😁
"kakak!!" seru zenith kepada kakak laki-lakinya.
"kau sudah pulang?" tanya kakaknya sambil mengelus kepala zenith.
"hmmm" jawab Zenith.
"zenith..." panggil kakaknya.
"ada apa kak?" tanya Zenith sambil tersenyum.
"dulu kau pernah bilang kau ingin memiliki knight kan?" tanya kakaknya balik.
"eh,dulu.....oh iya dulu aku menginginkan knight...sekarang pun masih sama" balas zenith dengan nada sedih.
"kalo begitu ini hadiah dariku untuk zenith" kakaknya zenith berjongkok dan memberikan sebuah koper hitam kepada zenith.
Zenith membuka koper itu dan terkejut, karena didalamnya terdapat sebuah benda yang selama ini ia inginkan Knight.
Zenith langsung saja mengambil salah satu knight dan benar itu adalah yang asli.
"terima kasih kakak" kata Zenith memeluk kakaknya.
"zenith dengar,kau harus melindungi knight....jangan sampai knight jatuh ke tangan pemerintah atau pun pemburu darah" jelas kakaknya serius.
"kenapa??" tanya Zenith polos.
"kau akan tahu nanti,sekarang kakak ingin kau memiliki knight flora ini" kakaknya zenith memberikan sebuah botol berwarna hijau kepada zenith.
Zenith menerima botol berwarna hijau dan langsung meminumnya.
~Malam hari~
Sekelompok orang ber jas hitam sudah mengepung rumah zenith.Zenith yang melihat itu langsung berlari mencari kakaknya.
"kakak diluar ada..." Zenith terhenti,kakaknya langsung memeluk dirinya sambil bercucuran air mata.
"zenith sembunyi lah!" perintah kakaknya.
"bagai-bagaimana dengan kakak?...kakak tidak akan sembunyi?" tanya Zenith sambil memegang tangan kakaknya.
Kakaknya hanya mengeleng,dan menarik tangan zenith.
"sembunyi disini" kata kakaknya sambil membuka lemari besar.
Zenith kemudian masuk kedalam lemari itu.Sebelum kakaknya menutup pintu lemari,kakaknya terlihat seperti mengatakan sesuatu tapi sayangnya zenith tidak terlalu mendengar.
"Pranggggg!!!!!!!"
__ADS_1
Suara kaca yang pecah.Zenith yang berada didalam lemari menjadi tidak tenang.Zenith diam-diam melihat keluar,kakaknya sedang disiksa oleh pemerintah dengan dicambuk.
"katakan dimana knight yang kau curi itu?" pertanyaan itu lah yang selalu ditanyakan kepada kakaknya zenith.
Sekitar 3 jam kakaknya zenith disiksa,tetapi kakaknya zenith hanya diam dan menatap semua orang disana dengan tatapan benci.Tidak lama seorang wanita yang berumur sama dengan kakanya Zenith masuk kedalam ruangan itu dan menyerahkan sebuah koper.
"bagus...bagus sekali Dora"
puji seorang pria yang dianggap bos itu.
"dora kau" celetuk kakak zenith yang tidak percaya,kalo orang yang ia sukai adalah mata-mata pemerintah.
"maaf ya sayang.....selamat tinggal"
wanita yang bernama dora itu menodongkan pistol kepada kepala kakak zenith dan....
Dorrrrr!!!!!!
Tepat dimatanya,zenith melihat kakaknya mati.Zenith yang melihat itu langsung shock dan memegang dadanya.
Orang-orang pemerintah itu keluar dan membawa koper Berisi knight.Zenith keluar dan terduduk tidak berdaya disamping kakaknya.Tiba-tiba tangan kakaknya bergerak dan menunjukkan ke arah orang-orang pemerintah itu pergi.
"lin....dung...i....dun...i..a,....amb..il..kni...ght..kem....bali...zen...ith...ter...senyum....lah" itu adalah kata terakhir yang diucapkan oleh kakaknya kepada zenith.
~Luar rumah~
orang yang dipanggil bos itu membuka koper Berisi darah knight itu dan terkejut,karena satu Knight sudah hilang.
"apanya?" tanya dora yang tidak terima di tampar.
"coba kau lihat" pria itu langsung menjambak rambut dora dan betapa terkejutnya ia,satu darah knight telah hilang.
"apa!!!,tunggu dulu bukan aku yang mengambilnya" kata dora yang takut.
"kalo bukan kau siapa? jelas-jelas kau yang membawa koper ini kepada kami" tambah pria itu dengan geram sambil mencekik leher dora.
"bu..bu..bu..kan..bukan aku" jawab dora yang sudah mulai susah untuk bernafas.
"lalu siapa?!" teriak pria itu sambil melepaskan dora kebawah.
"Aku yang ambil"
Zenith keluar dari rumahnya dengan tatapan dingin dia menatap setiap orang.
"kau..bagaimana bisa gadis kecil seperti mu,bisa diterima dengan mudah oleh knight" tanya Pria itu sambil membidik zenith dengan pistol.
"akan aku ambil kembali miliku" kata Zenith sambil menjentikkan jarinya.
Semua bunga didepan rumah zenith langsung merambat dan melilit tubuh setiap orang ber jas hitam itu.Sungguh pemandangan yang mengerikan,seluruh tanaman didepan rumah sudah tersiram dengan darah.
"ini mewakili kakakku"
Zenith yang masih belum kuat untuk menahan energi knight langsung jatuh pingsan.Sebelum benar-benar kehilangan kesadarannya,seseorang datang dan mengulurkan tangannya kepada zenith.
__ADS_1
~Masa Sekarang~
"Yue jian!!!"
Yue jian tersadar dari lamunan nya dan dilihatnya Ash yang dengan wajah khawatir.Sedangkan Yisai yang terus menundukkan kepalanya.
Yue jian langsung berdiri dan menghampirinya.
"hei,mau tidak" kata Yue jian sambil berjongkok didepan Yisai.
"apa??" Yisai bingung hal apa yang dimaksud Yue jian kepadanya.
"mau tidak bergabung dengan kami?" Yue jian mengulurkan tangannya sambil tersenyum kepada Yisai.
"Yue jian kau__" Ash memilih untuk berhenti karena Yue jian memberikan sebuah kode agar ia diam.
Ash yang tidak pernah melihat Yue jian tersenyum dengan tulus seperti sekarang.
"baiklah" Yisai dengan tiba-tiba menjawab pertanyaan Yue jian.
"kau serius?" tanya Ash yang tidak percaya dengan yang ia dengar.
"ok,kalo begitu ayo" Yue jian menarik tangan Yisai dan Ash.
"kemana??" tanya Yisai yang tertegun.
"tentu saja pulang kerumah,ya kan,Ash" jawab Yue jian sambil tersenyum.
~Mansion Vincent~
Yue jian langsung masuk kedalam kamarnya,sedangkan Ash membawa Yisai untuk membersihkan diri.
Sekitar beberapa puluh menit mereka telah berkumpul di dalam kamar Yue jian.
Yue jian membuka koper Berisi botol darah knight dan menyodorkan nya kepada Yisai.
"jadi ini adalah darah knight?" tanya Yisai sambil menatap Ash dan Yue jian secara bergantian.
"benar,sekarang kau pilih knight mu" kata Yue jian yang sudah berada di belakang Yisai dan bersandar di dadanya Ash.
"aku dengar darah knight ada 12,sekarang hanya ada 9" kata Yisai sambil memegang salah satu botol knight.
"kami mengikuti ramalan dari victorian" jawab Ash.
"Victorian!!!,apa kalian tahu siapa victorian itu?" tanya Yisai yang terkejut.
"tahu,temannya Julian Venus kan" jawab Ash sambil tersenyum.
"hm..hm...sekarang kau pilih" tambah Yue jian sambil menunjuk ke dalam koper.
"apa boleh aku sedikit bereksperimen dengan knight ini?" tanya Yisai sambil memegang dua botol knight.
Ash dan Yue jian saling ber tatapan dan akhirnya mereka mengangguk.Ash dan Yue jian keluar karena salah seorang pelayan mereka yang menjadi mata-mata memiliki sebuah berita tentang pemburu darah.
__ADS_1