Princess Nightmare

Princess Nightmare
Kesempatan ke-2


__ADS_3

Angin Malam berhembus dengan ganas nya,menyebar udara dingin yang langsung menusuk tulang.


Didalam mansion yang megah.Yue jian,Ash dan Yisai sedang mengelilingi Fanluojia yang terbaring di sofa,dengan wajah yang begitu pucat.Yisai terlihat sangat khawatir akan kondisi Fanluojia.Luka pukulan dan memar sudah disembuhkan oleh Yue jian,tapi nyawanya belum tentu selamat.Ash membuka koper hitam yang berisi darah knight atas perintah Yue jian,sedangkan Yue jian terlihat mengambil gen milik Fanluojia dan mencari knight apa yang bisa menyelamatkan nyawanya.Tiba-tiba detak jantung Fanluojia perlahan mulai menghilang.Yisai tanpa pikir panjang langsung menyuntikkan salah satu Knight kepada Fanluojia.


"apa yang kau lakukan?!" tanya Yue jian yang hampir saja tadi terjatuh karena di dorong oleh Yisai.


"aku minta maaf,soalnya aku sudah panik" jawab Yisai yang merasa bersalah.


"tapi juga tidak perlu kan sampai mendorong ku" sahut Yue jian yang kesal.


"ya..ya..ya maaf" jawab Yisai yang malas meladeni Yue jian.


"dasar Anj**g"


"maafkan saya"


"Banyak Bacot"


"maafkanlah hamba mu ini"


"MALAS"


"jadi mau mu itu apa?"


"AHHH....banyak gaya"


Ash hanya melihat mereka berdua yang terus adu mulut.Tiba-tiba sebuah petir besar menyambar di luar,sehingga berhasil membuat 3 vampire itu menoleh keluar.


"oh ya,Yisai knight yang kau suntikan kepada Fanluojia tadi warnanya,warna apa ya?" tanya Ash yang mulai memiliki firasat buruk.


"itu warnanya,warna Navy" jawab Yisai yang refleks menoleh kearah Yue jian yang sudah membatu.


"Yue jian knight yang di suntikan kepada Fanluojia tadi namanya knight apa ya?" tanya Ash yang sudah menunjukkan wajah yang pucat.


" knight Thunder" jawab Yue jian singkat.


"apa petir-petir itu akan menyambar kemari?" tanya Yisai yang melihat keluar jendela.Diluar petir menyambar apa saja yang ada diluar.


"tenang saja petir-petir itu tidak akan bisa menyambar kemari,karena knight thunder masih berada di bawah kekuasaan knight milik ku jadi masih bisa aku kontrol" jelas Yue jian yang melihat pemandangan petir yang terus menyambar di luar.

__ADS_1


"lalu kapan kau akan mengubah Fanluojia?" tanya Ash yang mendekat ke arah Fanluojia yang masih belum sadar tapi jantungnya sudah kembali berdetak dengan normal.


"hampir saja lupa" Yue jian secara refleks langsung memukul dahinya.


Yue jian mendekat kepada Fanluojia yang terbaring di sofa dan membawanya pergi ke dalam kamarnya.


~Kamar Yue jian~


Yue jian meletakkan Fanluojia di atas ranjang nya.Sebuah elusan lembut,membelai rambut Fanluojia yang basah karena keringat dingin.Yue jian menatap wajah Fanluojia sebentar,sebelum akhirnya.Satu gigitan langsung mendarat di leher Fanluojia,perlahan darah Fanluojia dihisap.Di balik kesadaran Fanluojia.


"aku ada dimana sekarang?" tanya Fanluojia yang langsung melihat ke sekitar.


Saat ini Fanluojia sedang berada di dalam kesadarannya.Yang ada hanya ruang yang hampa dan cermin yang melayang.Fanluojia perlahan berjalan mendekat ke sebuah cermin.


BYURRRRR!!!!!!!


Terlihat dari dalam cermin Seorang gadis yang begitu lugu dan polos sedang di bully oleh teman-temannya di belakang sekolah.


"eh....aku ingat saat itu aku hanya bisa melihat nya saja saat ia di bully" kata Fanluojia yang mengasihani.


Sebuah cermin datang melayang kepada nya dan kembali menunjukkan sebuah ingatan.


"YUE JIAN CEPAT KERJA NYA!!!"


"saat itu juga sama....Diam,hanya melihat dan hanya bisa terus melihat" gumam Fanluojia yang sudah berlutut.


"Ma...af...a...ku...ti..dak...sengaja.....selamat tinggal" kata seorang gadis lugu yang tanpa sengaja menabrak seorang bad boy sekolah yang sangat populer.Gadis itu berlari sambil menahan tangis.


"sungguh kasihan"


Tiba-tiba entah darimana,sebuah suara muncul dan bertanya kepada Fanluojia.


Fanluojia yang bingung,langsung mempercayai suara itu.


"siapa kau? dan bagaimana kau bisa tahu namaku?" tanya Fanluojia kepada suara misterius itu.


"kau tidak perlu tahu siapa aku,yang pastinya apa kau mau kesempatan kedua?" tanya suara itu sambil bergema dengan hebatnya.


"APA"

__ADS_1


"bukankah kau menyukai gadis itu?" tanya suara itu sambil bergema.


"mana aku tahu" Fanluojia seperti mengasihani dirinya sendiri.


"belum saatnya kau kemari"


Setelah suara itu mengatakan hal tersebut.Sebuah pintu tiba-tiba muncul dan terbuka dengan sendirinya.


Fanluojia berjalan ke arah pintu itu,tapi sebelum bayangannya hilang menghilang,Fanluojia bergumam bahwa dia ingin melihat kembali gadis yang ia cintai.


Pukul 03:00 pagi


Yue jian bangun dari tidurnya,di lihatnya Fanluojia sedang terbaring di sebelahnya.Yue jian sangat nakal,ia menyentuh pipi Fanluojia dengan jarinya yang manis.Tak lama Fanluojia membuka matanya,refleks Yue jian terkejut dan ingin segera menarik tangannya dari pipi Fanluojia.Tapi Fanluojia jauh lebih cepat,tangan Yue jian sudah dipegang oleh Fanluojia.Fanluojia langsung menarik tangan Yue jian sehingga membuat Yue jian mendekat kepadanya.


Di waktu yang bersamaan pula Yisai mendobrak pintu dan melihat Fanluojia sedang berciuman dengan Yue jian.


"AHHH!!!....DASAR GADIS SIALAN KAU"


Teriak Yisai yang langsung mendekat dan memisahkan mereka berdua.


Ash yang mendengar suara keributan dari kamar Yue jian,langsung bergegas menuju kedalam kamar Yue jian.Sesampainya di kamar Yue jian,Ash melihat Yue jian dengan baju Lingerie kimono nya sedang adu mulut dengan Yisai.Sedangkan Fanluojia memeluk Yue jian dari belakang.


"DASAR GADIS MESUM KAU YUE JIAN,APA YANG SUDAH KAU LAKUKAN KEPADA FANLUOJIA?" tanya Yisai yang marah.


"MANA AKU TAHU,SAAT AKU BANGUN DI SUDAH BEGINI" balas Yue jian yang berusaha melepaskan pelukan Fanluojia.


"HEI...BOHONG KAU"


"MANA ADA AKU BOHONG,TADI JUGA DIA LANGSUNG MENCIUM KU"


"MENCIUM" Ash langsung menunjukkan wajah yang tidak senang.


"TIDAK ADA YANG BOLEH MENCIUM YUE JIAN SELAIN AKU!!!"


seketika Ash langsung membekukan kamar Yue jian dengan Es miliknya.


"YUE JIAN INI SALAH MU"


"YISAI SUDAH CUKUP"

__ADS_1


"MAAF"


"HAH...." seru mere bersamaan


__ADS_2