
Pagani Huayra dan Aston Martin Vulcan,dua mobil mewah itu terlihat sedang berhenti didepan sebuah taman yang cukup terbengkalai di belakang taman kota.pintu mobil terbuka,terlihat Yue jian yang keluar dari mobil Pagani Huayra-nya dan Ash dari mobil Aston Martin Vulcan.Yue jian dan Ash turun dari mobil masing-masing,kemudian Yue jian menghampiri Ash yang bersandar dimobil aston martin miliknya.
"Ash coba kau lihat!" seru Yue jian sambil menyondorkan peta yang ia pegang.
"dilihat dari peta,memang benar disini" balas Ash yang memandang Yue jian.
"tapi dimana letak kuncinya?" tanya Yue jian sambil melihat ke sekeliling taman terbengkalai tersebut.
"coba kau lihat disana" kata Ash sambil menunjuk patung berbentuk hati yang berada ditengah-tengah taman tersebut.
Yue jian langsung berjalan kearah patung berbentuk hati yang berada di tengah-tengah taman sambil dari belakangnya diikuti oleh Ash.Sesampainya di sana Yue jian terlihat sedang mencari-cari petunjuk untuk menemukan kunci tersebut.
"Ash cepat bantu aku menemukan kuncinya" kata Yue jian sambil memegang tangan Ash.
"baik,aku akan membantu" balas Yue jian sambil menyentuh kepala Yue jian.
Sekitar 2 jam,mereka mencari petunjuk keberadaan kunci rahasia yang ditinggalkan Vincent Butler tetapi mereka tidak juga menemukan kunci rahasia tersebut.Sehingga Ash berdiri dan merasa janggal kepada patung yang ada di belakang mereka.
"Yue jian,coba kau lihat bagian tengah patung ini!!" seru Ash sambil menarik tangan Yue jian agar ia segera berdiri.
"Ada apa?,bagian tengah patung ini memangnya ada apa Ash?" tanya Yue jian sambil membungkuk melihat batas bagian tengah patung.
"bukan-kah bagian tengah patung ini seperti pernah di belah?" tanya Ash yang menunjuk bagian tengah patung yang memang pernah terbuka"
"iya kau benar,tapi bagaimana caranya kita bisa membukanya?" tanya Yue jian sambil menatap Ash.
"Yue jian apa kau membawa sesuatu yang berhubungan dengan kunci rahasia itu" seru Ash sambil membalas tatapan Yue jian.
"iya ada,tunggu sebentar" kata Yue jian, kemudian berjalan menuju ke mobil,Yue jian kemudian kembali lagi ke tempat Ash berada.Sambil membawa buku milik Vincent yang ada ditanganya.
"Ash ini" seru Yue jian sambil menyerahkan buku milik Vincent kepada Ash.
"buku apa ini?" tanya Ash sambil membolak-balikan halaman buku.
"bukan apa-apa cuma buku milik seseorang yang menjadi inspirasi ku" balas Yue jian sambil mengaruk kepalanya.
__ADS_1
"ini..." kata Ash yang berhenti membolak balik halaman buku.
"apa,apa-apa???" tanya Yue jian sambil merangkul Ash.
"ini seperti semacam mantra atau...entah apa ini,tapi coba kau baca" seru Ash menyuruh Yue jian membaca mantra yang ada pada halaman tengah buku.
Yue jian kemudian membaca mantra yang dimaksud oleh Ash,Setelah Yue jian selesai membaca mantra.Secara Ajaib bagian tengah patung tersebut
terbelah menjadi dua dan benar didalam patung yang terbelah tersebut ada sebuah kunci yang ada didalam.Yue jian langsung mengambil kunci tersebut dan ada sebuah surat disampingnya.
"Yue jian kau harus segera pulang kerumah karena nanti malam kau akan bermain drama" seru Ash yang sudah duluan berada dimobil.
Yue jian langsung berlari ke arah Ash dan langsung memeluk Ash,sebelum melepaskan pelukannya satu kecupan dari Yue jian kepada pipinya Ash.
"terima kasih" bisik Yue jian kepada Ash.
Secepat mungkin Yue jian masuk kedalam mobilnya dan memutar mobil sambil berlalu pergi dengan cepat.
Terlihat Ash yang masih berdiri disamping mobilnya,Tidak lama Ash masuk kedalam mobil dan menghidupkannya menuju ke arah yang berlawanan dengan Yue jian,Ash ternyata hendak pergi ke makam almarhum mamanya.
*/*/*/*/*/
Yue jian langsung masuk kedalam kamarnya tanpa sepengetahuan kakeknya.Didalam kamar Yue jian langsung mandi dan duduk Dibalkon kamar sambil memegang kunci dan surat.Yue jian meletakkan kunci yang ia temukan tadi dan membuka surat yang berada disamping kunci yang ia temukan tadi bersama kunci.Disana tertulis....
*Temukanlah Suatu Kebenaran Dalam Hidupmu,Jika Kau Ingin Mendapatkan Yang Namanya Kebahagiaan...
Bertanda tangan
Vincent Butler*
Yue jian langsung tersenyum setelah membaca Surat Singkat tersebut dan berkata.
"Aku masih belum menemukan kebenaran bagiku,tapi Ash akan menemukannya malam ini" kata Yue jian sambil berlalu masuk kedalam.
*/*/*/*/*/
__ADS_1
Sedangkan ditempat Ash,ia juga baru pulang kerumah dan tanpa sengaja ia mendengar suara orang yang cukup ribut dari ruang bawah tanah rumahnya,ia langsung menghampiri asal suara itu.
"Georgia bagaimana ya?,jika putra mu itu tahu kalau kamu yang sudah merencanakan semua ini?" suara seorang wanita yang ia kenal.
"Bianca" kata Ash sambil berbisik.
"tenang saja aku akan segera membereskan dia,dan setelah itu kita akan bisa bersama lagi bianca" kata georgia.
"kau sudah membuat kakakku menjadi mati,sekarang kau akan membuat kita jadi buronan polisi karena kita sudah melakukan pembunuhan berencana" kata bianca manja.
"itu tidak mungkin karena aku akan membuat anak wanita bodoh yang mati itu,yang akan jadi buronan" balas georgia.
"pa,papa" suara Ash yang sudah menahan amarah kemudian Ash berjalan keluar dari ruang bawah tanah rumahnya,baru saja ia keluar ia sudah mendengar hal yang lain.
"tuan muda Ash sangatlah menyusahkan ya" kata salah satu maid.
"iya,sejak kecil memang seperti itu" timpal seorang maid yang lain.
"pantas saja tuan besar selingkuh dan membunuh istrinya bersama selingkuhannya"
"iya bahkan polisi yang waktu itu juga polisi bayaran"
"dasar tuan muda bodoh"
"ha..ha..ha..ha iya"
Ash langsung masuk kedalam kamarnya dan ia terlihat sangat marah ia memukul-mukul tembok kamarnya.kemudian ia melihat ke foto keluarga,ia langsung berdiri dan langsung menghempaskannya kelantai.
"tidak ada,tidak ada yang bisa dipercaya dikota ini.....Lebih baik semua mati saja.Yue jian aku...sudah...siap,aku sudah siap untuk menjadi Vampire dan juga balas dendam"
Pukul 1830 Ash kemudian keluar dari kamarnya dan bersikap seperti biasa seolah-olah tidak pernah terjadi apapun.Kemudian ia menemui papanya dan meminta Izin ingin pergi melihat pertunjukkan drama sekolah.Papanya memberikan izin dan Ash langsung pergi dari rumah.
"aku akan segera kembali,tapi bukan sebagai Ash yang baru" gumam Ash sambil masuk kedalam mobil.
Bersambung......
__ADS_1