Princess Nightmare

Princess Nightmare
Terbayarkan


__ADS_3

Saat ini Dirumah keluarga Georgia,georgia sedang melaksanakan sebuah pesta dirumahnya tanpa sepengetahuan Ash,terlihat sudah ada bianca dan juga,orang-orang yang berkerja sama dengan georgia untuk menyingkirkan mamanya Ash.


Ditengah-tengah pesta Georgia mengumumkan,bahwa ia akan segera mendapat seluruh harta kekayaan,karena Ash sudah berhasil ia singkirkan.Tiba-tiba seorang pelayan datang memecahkan kegembiraan itu.Pelayan tersebut terlihat sangat ketakutan.


"Tu..tua...tuan" Seru pelayan itu terbata-bata.


"ada apa? kau tidak lihat kalo aku sedang senang-senang sekarang!!" Teriak georgia yang melempar gelas kaca kepada pelayan tersebut.


"tuan!!, bah___" Sebuah pohon mawar yang cukup besar menusuk tubuh pelayan tersebut,sampai menembus tubuhnya.


"Ahhhhhhhhhhhh......!!!!!!!😫😫😫😫"


suara teriakan bianca yang sudah memeluk ayahnya.


"siapa itu?" tanya georgia yang langsung bangun dari sofa,sambil memperhatikan sekitar.


"Pok...pok..pok....pok!!!👏👏"


Tidak lama entah dari mana terdengar suara tepukan tangan seseorang,Semua orang terkejut melihat Ash yang sudah berdiri dibelakang georgia, disampingnya ada seorang gadis berpakaian serba hitam dengan membawa sekeranjang mawar hitam sambil tersenyum tersenyum.


"malam semuanya" sapa Ash dengan tenang.


"Ash!!,kau masih hidup?...Ah,mak-maksud papa...kau sudah pulang?" tanya georgia kepada Ash sambil merangkul pundak putranya itu.


"maksud papa?,papa ingin aku cepat mati?" jawab Ash dengan tenang dan duduk disofa.


"Yue...Yue...jian kamu ken...apa kesini" tanya bianca dengan suara terbata-bata.


"Yue jian!!...kemari" Seru Ash yang sudah berada diteras rumah.


Semua orang dibuat kaget oleh Ash dan Yue jian yang sudah berada diteras rumah dalam waktu sekejap,tapi yang paling mengagetkan lagi bagaimana caranya Ash bisa selamat dari bom yang dipasang di mobil milik Ash.


"nyonya,bagai-bagaimana bisa tuan muda berpindah tempat dalam sekejap?" tanya seorang pelayan yang berada di samping Bianca.


"apa urusanmu?!" tanya Yue jian yang tidak suka,tiba-tiba sebuah bunga anggrek tumbuh dan langsung melilit leher pelayan itu.


"ahhhh!!!,apa-apa,apa itu?" teriak bianca yang kaget sampai berlari menjauh dari pelayan yang terlilit bunga anggrek itu


semua orang juga dibuat ketakutan melihat hal itu,Yue jian hanya tersenyum sedangkan Ash hanya melihat kejadian itu dengan tenang.


"nyon...nyonya...to..long" kata terakhir pelayan itu sebelum akhirnya mati.


"ha..ha..ha kenapa kau kaget begitu bianca?" tanya Yue jian yang sudah berada didalam rumah lagi dan langsung menjambak rambut bianca.


"jika kau ingin,diluar masih ada banyak" timpal Ash yang sudah menarik tangan Yue jian.


"Ash...Cukup!!...lepaskan bianca atau papa terpaksa menembakmu" teriak georgia yang sudah menodongkan revolver kearah Ash dan Yue jian.


"papa..." panggil Ash memandang papanya sambil memeluk Yue jian.

__ADS_1


"tuan besar....tuan...tuan... muda ada....adalah__" perkataan pelayan itu terhenti,ia kelihatan ketakutan melihat Ash yang sudah berada didalam ruang tengah.


"La..la..lari....lariiiiii" teriak pelayan itu yang kepalanya langsung terpotong.


"ups...Ash,maaf dia tadi lolos" kata Yue jian sambil memeluk tangan Ash


"Tidak apa-apa....papa bukankah papa mengiginkan ini?" tanya Ash sambil menunjukkan surat harta warisan.


"berikan kepadaku!" seru Yue jian sambil mengambil surat itu dari tangan Ash dan langsung merobeknya.


"kau!?,apa yang kau lakukan?" seru ayahnya bianca yang tidak terima.


"anda mau apa?" tanya Yue jian.


"kurang ajar!!" teriak ayahnya bianca yang melempar piring kepada Yue jian,tetapi tiba-tiba piring tersebut berubah menjadi kelopak bunga.


"apa!!" georgia kaget melihat kejadian tersebut.


"Ash adalah orang yang harusnya menjadi ahli waris bukan orang tamak seperti kalian....hanya demi harta kalian sampai-sampai membunuh mamanya Ash" kata Yue jian yang tidak terima jika harta keluarga diberikan kepada geogia.


"kau!!,apa kau tahu harta itu akan diberikan kepada anak yang aku kandung ini" balas bianca yang mulai berani berbicara dengan sombongnya.


"itu benar,putriku bianca akan segera menjadi nyonya keluarga ini dan cucuku akan menjadi ahli waris keluarga" timpal ayahnya bianca yang juga dengan sombongnya.


"itu benar ayah,sebentar lagi anda juga kan merasakan kekayaan yang melimpah" tambah georgia yang langsung memeluk bianca,mereka memandang Yue jian dan Ash dengan rendah.


"tapi nama ahli waris keluarga,masih tetap nama Ash" jawab Yue jian sambil menunjuk Ash yang dengan santai meminum teh.


"membereskan?" Ash bangkit dari sofa dan berdiri berhadapan dengan georgia,Yue jian terlihat tersenyum dibelakangnya.


"kau memangnya bisa apa?" tanya georgia yang mencekik lehernya Ash.


"bagaimana itu sakit kan?" tanya bianca yang sudah berada disamping georgia.


"bi...anca...geor....gia" panggil ayahnya bianca dengan terbata-bata.


"ayah ada apa?" tanya bianca yang melihat ayahnya ketakutan sampai terjatuh.


Tidak lama georgia melepaskan leher Ash dan langsung melihat keadaan ayahnya bianca,sedangkan ayahnya bianca terus menunjuk-nunjuk.Ketika bianca melihat kearah ayahnya menunjuk,ia melihat ada banyak jasad orang didalam ruang tengah.


"untuk mengubah ahli waris,membutuhkan pengacara jika tidak orang kuasa hukum" jelas Yue jian.


"tapi bagaimana caranya kalian bisa mengubahnya besok,kalo seluruh orang kuasa hukum,sudah pergi bersama mama" timpal Ash yang tetap terlihat tenang.


"apa maksudmu"


"jangan bilang kalau kalian sudah___"


"kalo iya" balas Yue jian dengan sombongnya.

__ADS_1


"bukan hanya orang kuasa hukum yang kami bunuh,tapi seluruh kota poska ini" timpal Ash yang merapikan pakaiannya.


"dan yang tersisa cuma kalian bertiga" kata Yue jian yang membantu Ash memasangkan dasinya.


****


Jam sembilan malam dikota poska terlihat sangatlah sunyi hanya ada suara hewan-hewan malam yang menghiasi malam ini.Disetiap sudut kota terlihat hanya ada mayat,mayat,darah,darah dan seterusnya.Dirumah besar keluarga Georgia terlihat dari luar pemandangan yang sama,tetapi didalam rumah,ada lima orang sedang berseteru.


"aku ingin minta maaf kepada keluarga Joe!" kata Ash tiba-tiba.


"apa kau ingin minta maaf atas apa?" tanya ayahnya bianca,sambil melindungi bianca.


"soal kematian kakakmu,aku lah yang sudah membunuh kakakmu" kata Ash sambil membelai kepala Yue jian.


"a....apa" bianca tidak percaya jika yang telah membunuh kakaknya adalah Ash ,ia langsung jatuh sambil tak berkata-kata.


Sedangkan georgia terlihat tidak percaya kalo Ash putranya yang tenang itu,ternyata dibalik ketenangan Ash ia menyembunyikan sifat pembunuhnya.


"Selamat Tinggal" kata terakhir yang diucapkan Ash untuk papanya sebelum ia menancapkan tombak Es kepada papanya.


Akhirnya semua orang dikota poska,semuanya telah mati ditangan Ash dan Yue jian,


Yue jian baru selesai mengurus bianca dan ayahnya,ketika ia melihat kearah Ash,ia melihat wajah Ash yang terlihat kehilangan.


"hei..." panggil Yue jian sambil merangkul Ash.


"hallo..." balas Ash singkat.


"ya sudah,besok pagi kita akan segera berangkat ke kota Akshiya...jadi malam ini kita istirahat dulu" kata Yue jian sambil memegang tangan Ash yang sudah dingin.


"baik" jawab Ash singkat.


" karena melihat keadaanmu....malam ini kau tidur bersamaku" Yue jian pergi menuju ke kamarnya Ash dan masuk kedalam.


-Dikamar-


Yue jian sedang mandi didalam kamar mandi,sampai ia mendengar suara orang masuk,ia tahu itu adalah Ash.Ash duduk diranjangnya dan berbaring,tidak begitu lama Yue jian keluar dari kamar mandi.


"sudah selesai" gumam Ash yang sedang berbaring.


"apanya?" tanya Yue jian sambil mengeringkan rambutnya.


"balas dendam" jawab Ash yang langsung bangun dari ranjang dan mendekat ke arah Yue jian.


"ya,sudah selesai sebaiknya kau pergi mandi bersihkan bau amis darah dari tubuhmu"


"iya" sebelum pergi menuju kamar mandi Ash mencium rambutnya Yue jian,langsung saja wajahnya Yue jian memerah.


5 menit Ash keluar dari kamar mandi,ia melihat Yue jian yang sudah terlelap tidur,ia langsung berbaring disamping Yue jian ketika ia akan menutup matanya.

__ADS_1


"Ash...bisakah kau membelaiku,aku mimpi buruk" pinta Yue jian sambil memegang tangan Ash.


Ash langsung melakukan hal yang diminta Yue jian,ia langsung membelai Yue jian dengan lembut,sampai akhirnya ia dan Yue jian tertidur.


__ADS_2