Princess Nightmare

Princess Nightmare
Maaf Fan


__ADS_3

Terdengar deruman suara mobil melaju dengan cepat dijalan,terlihat dari ujung jalan ada 2 mobil yang melaju dengan berurutan.Di dalam mobil paling depan,Izekia terlihat terus melihat ke arah cincin pemberian Valac.Izekiel yang melihat dari kaca mobil,terlihat agak khawatir begitu juga dengan Fei Niao yang duduk disebelah izekiel.Tempat Tujuan mereka adalah Kuil Semi yang berada didaerah desa Grace,alasan kenapa mereka kesana karena saat rapat,Valac memberitahu untuk pergi menuju kuil semi dan cari siapa identitas seorang gadis bernama Sakura.


 


Sekitar 4 jam mereka melaju,akhirnya mereka tiba di desa Grace,desa itu terlihat masih belum dijamah sehingga pemandangan disana masih sangat asri.Tapi sayangnya bin Sayang,mereka semua tidak tahu dimana letak kuil semi berada.Izekia melihat ke arah cincin nya,dan tiba\-tiba cincin itu mengeluarkan cahaya dan membentuk sebuah peta hologram.


 


"kak...peta" kata Izekia yang terkejut.


"coba kakak lihat" kata Izekiel sambil memegang tangan adik nya.


"apa kau pikir,peta ini bisa menunjukkan dimana letak kuil semi?" tanya Fei Niao yang terus mengetik handphone nya.


"mana aku ta__"


"ahhhhh!!!!!......kakak!!!" teriak Izekia karena tiba-tiba cincin itu menariknya ke suatu tempat.


Izekiel dan kelompok pemburu darah yang lain,langsung mengejar Izekia masuk kedalam hutan.


Izekiel dan kelompok pemburu darah akhirnya berhasil mengejar Izekia yang terlihat lelah.Begitu juga dengan Izekiel dan kelompok pemburu darah sama-sama capek nya.


Izekia baru sadar kalau mereka sedang berada dihadapan tangga sebuah kuil.Itu memang tangga sebuah kuil dan diatas puncaknya terdapat sebuah kuil bertuliskan Kuil Semi.Sepanjang jalan tangga menuju kuil terlihat hanya ada dua tumbuhan yang ada yaitu pohon Sakura dan pohon persik.


Saat mereka terlena akan keindahan kuil itu,lonceng kuil tiba-tiba berbunyi dan dari dalam kuil keluar seorang nenek tua.Nenek itu berjalan mendekat menuruni tangga kuil.Entah apa yang terjadi secara tiba-tiba nenek itu jatuh dan berguling ke bawah.Izekiel dan kelompok pemburu darah langsung tertegun karena,masa nenek-nenek jatuh dari tangga gitu tinggi,masih bisa bangkit berdiri dan biasa-biasa aja.


Anjay si Nenek 😑😑😑.

__ADS_1


Di rooftoop academy terlihat ada beberapa siswa yang berada disana.


Yisai terus memojokkan Fanluojia ke dinding,walau tangannya terus terkepal.Ia sama sekali tidak bisa menggunakan tangannya untuk memukul Fanluojia.Yue jian dan Ash dari tadi hanya melihat dan mendengar pertengkaran dua orang sahabat itu.


"katakan alasan kau memalsukan kematian mu!!" perintah Yisai yang sudah mencengkeram leher seragam Fanluojia.


"heh....coba tebak" sahut Fanluojia sambil tersenyum licik.


"FANNNN!!!!!"


"Yisai" panggil Yue jian,menghentikan Yisai yang hampir saja memukul Fanluojia.


"sebaiknya kita segera kembali ke kelas" kata Ash menengahi pertengkaran antara keduanya.


Saat mereka berempat masuk kedalam kelas.Setiap pasang mata hanya memandang Fanluojia,dengan beribu pertanyaan.Waktu terus berjalan sampai pelajaran selanjutnya dan pelajaran selanjutnya.


 


Saat mereka masuk kedalam mobil Limousine,setiap siswa berdecak kagum melihat mobil limousine yang gagah itu.Selama di perjalanan mereka bertiga terlihat sangat lelah.Terutama Yisai yang baru masuk academy langsung masuk ruang BK.Yue jian dengan tiba-tiba menyuruh supir untuk menghentikan mobil. Karena hal itu,Ash yang sedang bagus-bagusnya tidur terjatuh dari kursi penumpang.


"Yue jian ada apa? kenapa kau?.....eh" Ash tertegun,Yue jian sudah tidak ada didalam mobil.


Yue jian berlari keluar dari mobil,dia berlari kecil menuju ke pinggir gang kecil.Yisai dan Ash ikut turun dari mobil,saat mereka mendekat kepada Yue jian mereka terkejut.Yue jian memeluk Fanluojia yang terlihat sekarat,wajah nya penuh dengan darah dan terdapat bekas pukulan disana sini tubuhnya.


"fan!!! apa yang terjadi padamu?" tanya Yisai khawatir terhadap keadaan Fanluojia.


"Yue jian,bukankah kau bisa menyembuhkan nya?" tanya Ash berjongkok disebelah Yue jian.

__ADS_1


"tidak bisa....Saat ini nyawa nya mungkin berada di ujung tanduk" jawab Yue jian sambil memegang dada Fanluojia yang mulai berdetak dengan lemah.


"APA!!!,bukankah kita adalah vampire,banyak orang yang mencari-cari dan memohon kepada kita agar mereka diberi kehidupan yang abadi" kata Yisai yang mulai frustasi dan marah kepada Yue jian.


"Yisai jaga sikap mu,jika Yue jian tidak bisa maka artinya tidak bisa jadi relak__"


"Yisai ingat,kalo ada yang jauh lebih abadi dan sempurna dari kita,yaitu dia yang berada di atas" kata Yue jian memotong perkataan Ash.


"lalu bagaimana?...apa yang harus kita lakukan sekarang?apa sudah tidak ada harapan lagi?" tanya Yisai sambil memegang wajah Fanluojia yang berdarah.


"masih ada,yaitu merubah dia menjadi vampire" sanggah Yue jian dengan mata yang merah menyala dalam kegelapan malam.


Yisai tertegun mendengar perkataan Yue jian,untuk merubah Fanluojia menjadi vampire seperti mereka.Tapi disisi lain dia ingin Fanluojia tetap hidup,sayangnya dia khawatir kalo Fanluojia tidak bisa menerima jati dirinya yang baru.


"bagaimana Yisai kau setuju?" tanya Ash sambil memegang pundak Yisai.


Yisai hanya diam,ia terus berpikir jalan manakah yang terbaik untuk Fanluojia.Menjadi Vampire atau mati.


Akhirnya Yisai mengambil keputusan,ia berkata akan menanggung apapun yang terjadi nanti.


"MAAF FAN"


Fanluojia segera dibawa menuju ke mansion Vincent milik Yue jian yang berada di pulau pribadi.Mereka melewati jembatan yang secara otomatis bisa buka tutup.Sesampainya di mansion Yisai memanggil pelayan,yisai menyuruh mereka untuk segera memanggil dokter pribadi.Yue jian segera masuk kedalam mansion,sedangkan Ash menggendong Fanluojia di punggung nya.


Dokter pribadi datang dan langsung memeriksa keadaan Fanluojia,dokter itu memberikan tabung oksigen kepada Fanluojia agar ia tidak kehabisan napas,Fanluojia memang memilik riwayat penyakit jantung.


Yue jian turun dari tangga dengan membawa koper hitam.

__ADS_1


 


__ADS_2