Princess Nightmare

Princess Nightmare
Crazy


__ADS_3

Di suatu tempat sebelah pinggir kota Poska,tampak seorang pria muda sedang duduk dibangku.Izekiel raut wajahnya terlihat sedih,Ia masih belum bisa menghilangkan bayangan zenith.Beberapa saat kemudian ada seseorang yang keluar dari balik pohon.


"Yo,(sambil melambaikan tangannya)"


"siapa kamu?" tanya izekiel dengan nada agak tinggi.


"hee tenang dulu dong ,perkenalkan aku Valac,aku adalah anggota dari tim peneliti." katanya sambil tersenyum


"Apa peneliti?,memangnya kalian meneliti apa?"


"kami meneliti tentang zenith angelina" jawabnya singkat


"Apa!!!,Zenith kau bilang" setelah mendengar nama zenith,izekiel terlihat agak marah


"iya,kami sudah meneliti zenith sejak kecil tanpa sepengetahuan pemerintah"


"artinya kalian diam-diam melakukan penelitian secara ilegal kan,tetapi kali ini kau harus ditangkap (sambil menodongkan revolver)"


"(menghembuskan nafas),kau tidak perlu terlalu bersedih,karena zenith masih hidup(sambil beranjak dari tempat)"


"hei...apa maksudmu zenith masih hidup,tunggu...hei...tung"


apa maksudnya zenith masih hidup


*/*/*/*/*/


Disekolah Academy Eagle,para siswa terlihat sibuk kesana kemari.dibelakang sekolah Yue jian duduk di bawah pohon besar,ia seperti sedang ingin mencoba elemen Knight Flora.


"baiklah disini tidak ada orang kan(sambil melihat sekitar),kalau begitu akan aku coba" yue jian mengangkat sebelah tangannya ke atas sambil membaca mantra,seketika itu juga tumbuh-tumbuhan disekitarnya langsung mengelilingi dirinya.


Bagus aku berhasil


Ahhhhhhhh,Tolong!!!!


Yue jian langsung tersentak ketika ada seseorang yang berteriak,dari balik semak-semak di belakangnya.Ia langsung menghampiri asal suara,Sesampainya betapa terkejutnya ia melihat Ash dengan seragam penuh dengan bercak darah dan di sampingnya ada sosok tubuh wanita dengan pisau menancap di dadanya


"bukan aku...bukan aku pelakunya" kata ash dengan wajah pucat pasi

__ADS_1


"ya aku tahu kau pasti punya alasan tersendiri(sambil mendekat)"


"aku...tidak salah...aku bukan pembunuh...bukan...bukan"


"sudahlah,ayo ikut aku kita bersihkan bercak darah yang masih ada padamu...(sambil menarik tangan Ash),oh ya hampir lupa"


Yue jian menghampiri jasad wanita itu dan mencabut pisau yang masih menancap di dada wanita itu dan pergi bersama dengan Ash.Setelah selesai membersihkan bercak darah yang ada pada tubuhnya Ash langsung pergi ke perpustakaan karena di suruh oleh Yue jian.Tidak lama ia menunggu Yue jian datang sambil membawa dua gelas minuman,ia langsung duduk didepan Ash.


*/*/*/*/*/


Di Perpustakaan Eagle hanya ada beberapa orang yang ada didalamnya.Ada yang sedang ingin meminjam dan mengembalikan buku,membuat tugas atau sekedar ingin membaca.Sementara di sudut meja paling pojok terlihat ada pria dan wanita sedang mengobrol dengan serius entah apa yang mereka bicarakan.


"kamu...kenapa mau menolongku tadi?,padahal kamu bisa lari dan melaporkan aku kenapa?...kena___" tanya Ash dengan tatapan mata sedih


"karena aku...aku sudah bilang kan tadi, kalau kamu pasti punya alasan tersendiri,ya kan?" jawab Yue jian


"aku...aku...aku"


" katakanlah (sambil memegang tangan Ash),karena aku juga pernah melakukannya,jadi jangan khawatir ok" kata Yue jian menyakinkan


perkataan Yue jian langsung memberikan keberanian kepadanya untuk bercerita.


"mengantikan posisi mama mu,memangnya kenapa mama mu itu" tanya Yue jian sambil memberikan jus kepada Ash


"papaku adalah seorang musisi terkenal ia sudah sangat terkenal dan sering disebut-sebut si jenius musik,kemudian papaku menikah dengan mamaku dan setelah itu aku pun lahir,tetapi setelah aku semakin tumbuh dewasa satu persatu masalah muncul" kata Ash bercerita pada Yue jian


"masalah,apa masalahnya?" tanya Yue jian penasaran


"mamaku itu aneh" jawab Ash sambil meminum jus yang diberikan Yue jian


"A.N.E.H,maksudnya aneh?"


"iya,setiap aku ataupun papa memainkan satu musik dan mama mendengarnya maka mama akan langsung merasa pusing,mual dan kadang marah tanpa sebab,sejak saat itu hubungan papa dan mama ku menjadi kurang harmonis akupun tidak di peduli kan lagi" kata Ash


"tapi,kenapa mama mu jadi seperti itu?" tanya yue jian


"aku dengar karena musik yang membuat keluarga mama hancur" kata Ash menegaskan

__ADS_1


"oh...-_-"


"dan soal wanita itu,ingin mengambil posisi mama di hati papa,wanita itu adalah wanita yang jahat di hanya ingin harta papa bukan ingin mencintai papa.Bahkan ia membuat mama koma sekarang"


"aku rasa kau tidak salah Ash"


"Apa" jawab Ash terkejut


"kau hanya ingin balas dendam kan?" tanya Yue jian


"iya" jawab Ash menatap Yue jian


Hei...cepat!!!,ada jasad wanita rooftoop


Tiba-tiba ada seorang berteriak dari luar perpustakaan,semua murid terlihat berlari-lari menuju Rooftoop.


"Rooftoop,tunggu dulu bukannya jasad wanita itu di belakang sekolah,kenapa bisa berada di Rooftoop.apa yang telah kamu lakukan?" tanya Ash khawatir


"Tenang saja,aku pastikan kau akan baik-baik saja" jawab Yue jian dengan tenang dan meminum minuman berwarna merah pekat.


Tidak lama mereka langsung pergi menuju Rooftoop,dijalan mereka bertemu dengan Aria langsung saja aria menghampiri mereka.


"hai" sapa aria ramah


"hai" jawab mereka serempak


"ciet...ciet...ciet,pasangan baru nih boleh minta traktir nih" goda aria pada Yue jian


"traktir...traktir,datang langsung minta traktir" jawab Yue jian judes


"ya jangan marah dong ratu Yue jian" kata Yue jian sambil memohon


"iya..iya..iya ok gue maaffin,oh ya siapa yang mati?" tanya yu jian berbohong


"enggak tahu tuh,kayaknya sih wanita umur dua puluhan lah" jawab aria


"meninggal karena apa?" tanya Ash tiba-tiba

__ADS_1


"eh...a...nu,nggak tau juga tapi sih, dugaan sementara karena kehabisan darah,tapi di bagian lehernya ada bekas gigitan atau semacam bekas taring,gitu" kata aria menjelaskan.


Seketika itu Ash teringat akan minuman berwarna merah pekat yang tadi diminum oleh Yue jian.Ia tanpa pikir panjang langsung menarik tangan Yue jian dan membawanya ke belakang sekolah.


__ADS_2