
Kota Internal adalah kota kelahiran Izekiel dan Izekia.Mereka kembali pulang karena orang tua angkat.Orang tua angkat mereka mendengar insiden yang terjadi dikota Poska dan Akshiya,dan menyuruh agar mereka berdua pulang.
Saat ini Izekiel sedang berada di perpustakaan pemburu darah.Izekiel terlihat sedang berjalan dari ujung ke ujung sambil melihat buku-buku yang tertata dengan rapi nya.Tiba-tiba Izekiel berhenti didepan rak buku paling ujung,dan mengambil sebuah buku yang di segel dengan rantai.Izekiel penasaran dan mencoba membuka nya.
"Berhenti!!!,apa yang kau lakukan?" tanya suara berat yang menghentikan izekiel.
"Tuan Castila" panggil Izekiel kepada seorang pria yang biasa dia anggap Ayah itu.
"apa yang kau lakukan disini Izekiel,buku itu..." Castila terus menatap buku yang di pegang izekiel.
"Tuan buku apa ini?,kenapa buku ini di kunci dan di rantai seperti ini?" Izekiel menatap buku itu dengan wajah yang kurang senang.
"nanti malam pergilah ke ruang kerja ayah,ada yang ingin ayah katakan padamu" kata Castila sambil meninggalkan izekiel.
"kau bukan ayah ku kau hanya ayah angkat ku jadi jangan pernah mengatakan kalau kau adalah ayah kami" kata izekiel sambil meletakkan kembali buku ke rak nya.
"Izekiel" panggil Castila kepada Izekiel.
Izekiel tidak menghiraukan panggilan Castila ayah angkatnya itu dan pergi meninggalkannya.
Jika bukan karena adiknya,dia tidak akan mau menjadi anak angkat dari Castila,karena Castila lah orang yang telah membunuh orang tua nya.
~Di Academy Rozen~
Yue jian terlihat lesu,tapi jauh dalam hatinya ia terus mengatakan ini mengatakan itu.Ash tiba-tiba berhenti
mendadak,sehingga membuat Yue jian menabraknya.
"kenapa berhenti tiba-tiba sih!!!" Seru Yue jian sambil memegang kepalanya.
"kemari....coba kau lihat" kata Ash sambil membuka sedikit pintu kamar.
"eh,ternyata memang manusia biasa" gumam Yue jian sambil menutup pintu.
"ya dan satu hal lagi,kunci dimensi bereaksi sangat kuat saat semakin dekat dengan kamar ini" jelas Ash yang terus menatap kamar itu.
"tapi bukan nya aneh ya...kenapa bisa-bisanya vincent menyembunyikan senjata khusus nya disini dan juga kelihatannya pria itu tau dimana senjata khusus milik Vincent disembunyikan" kata Yue jian yang curiga.
"tunggu......warna matanya kuning" tanya Ash sambil menoleh kearah Yue jian.
__ADS_1
"apa jangan-jangan" Yue jian dan Ash serentak melihat ke belakang,seekor ular raksasa langsung menyerang mereka.
Yue jian dan Ash dengan sigap berhasil menghindari serangan ular raksasa itu.
"Racun...Yue jian hati-hati,jangan sampai terkena air liur ular atau tergigit!!!" teriak Ash memperingati Yue jian.
Yue jian mengangguk dan terbang ke langit-langit rumah itu.Sedangkan Ash terlihat mengalihkan perhatian ular raksasa itu.Yue jian melihat ke sekeliling rumah dan langsung terbang meluncur kebawah.Ia langsung saja mencekik leher pria berambut merah yang tadi.
Ash yang melihat Yue jian yang telah berhasil menemukan pengendali ular raksasa itu,langsung saja ia mengeluarkan sayap uranus miliknya dan mengepakanya ke arah ular raksasa.Seketika ular raksasa itu berubah menjadi Es dan hancur,Ash segera pergi menghampiri Yue jian.
"le...lep...lepaskan" kata pria itu yang mencoba melepaskan cekikan Yue jian.
"kenapa kau menyerang kami?" tanya Yue jian mencekik pria itu.
"le..lepaskan...aku..dulu..." pinta pria itu kepada Yue jian.
"cepat beritahu,jika kau masih sayang nyama mu " kata Yue jian yang mulai kesal.
"Yue jian lepaskan cekikan mu" kata Ash sambil menyentuh kepala Yue jian.
"tapi-tapi... kalo dia kabur bagai__"
"kau bagaimana kau bisa tahu? siapa kau ini?" kata Yue jian yang kembali mencekik pria itu lagi.
Ternyata pria berambut merah itu bisa mencari akal.Pria itu mendorong Yue jian ke belakang,dibelakang adalah tangga,Ash yang melihat Yue jian di dorong ke belakang langsung mencoba menangkap Yue jian.Yue jian sangatlah keras kepala,ia tidak mau melepaskan pria itu,tangan pria itu ia tarik sehingga membuat pria itu juga ikut terjatuh kebawah.
"Aduh pinggang ku....cepat menyingkir" kata Yue jian sambil menyingkirkan tubuh pria berambut merah itu dari atas tubuhnya.
"ouch!!!"
pria berambut merah itu terlihat kesakitan karena baru saja terguling dari tangga.
"hei kau pikir bisa membunuh ku dengan cara seperti itu" kata Yue jian yang kesal karena di dorong begitu saja.
"sebaiknya kau urus dulu dirimu" kata pria itu sambil menunjuk kearah Yue jian.
Ternyata Ash selama ini berada di bawah Yue jian,lebih tepat nya Yue jian mendarat di atas tubuh Yue jian.
"Ash kau tidak apa-apa" Yue jian terlihat panik kalang kabut
__ADS_1
-Skips
Pukul 21:56
Yue jian dan Ash terlihat duduk berhadapan dengan pria berambut merah di ruang tengah.
"katakan siapa kau? dan kenapa kau bisa tahu kami adalah vampire knight?" tanya Ash dengan tegas.
"benar katakan" tambah Yue jian sambil menatap dengan tajam.
~1 menit berlalu~
~5 menit berlalu~
~30 menit berlalu~
"Ahhhhh.....ayo jawab!!!" teriak Yue jian yang frustasi,sambil membenturkan kepalanya ke dinding.
"Yue.....baiklah kalo kau tidak mau memberi tahu,katakan saja siapa nama mu?" tanya Ash dengan nada yang tenang.
".......Yisai,itu nama ku" jawab Yisai sambil memalingkan wajah.
"kau tidak memiliki marga apapun?" tanya Yue jian yang terkejut.
"tidak...sejak kecil aku sudah diasuh oleh Xiao Ling,jadi aku tidak tahu marga ku" jelas Yisai sambil menundukkan kepalanya.
"kau tidak berpikir untuk mencari tahu soal mar__"
"untuk apa" Yisai tiba-tiba memotong perkataan Ash.
"untuk apa???" gumam Yue jian yang memperhatikan raut wajah Yisai.
"untuk apa aku mencari marga ku kalau pada akhirnya aku akan kehilangan segalanya,bahkan...bahkan....teman ku juga harus menjadi korban dari ego ku sendiri" kata Yisai dengan sedih.
"korban keegoan" kata Yue jian dan Ash serempak.
"mama"kata Ash sambil mengingat almarhum mamanya.
Mereka bertiga adalah orang-orang yang lebih memilih keegoan nya sendiri.
__ADS_1
Diantara mereka,terlihat kalo Yue jian la yang sangat terpukul.Ia mengingat kembali ke masa lalunya yang kelam.