
awan-awan sedang mendung bergelantungan diatas sana.academy Eagle damai-damai saja pagi ini.Begitu Yue jian sampai diparkiran sekolahnya dan mendapati Ash sedang menunggunya di dalam mobil.Yue jian turun dari mobilnya lalu ia langsung pergi masuk ke dalam academy tanpa menyapa Ash.Sesampainya di kelas.
"Wak Kiki!! Tanggung jawab Wak!! Buku PR Gue robek!!"
Yue jian baru masuk kelas langsung disambut meriah oleh teriakan alice.Cewek itu tidak pernah berteriak sekencang tadi sebelumnya.Sementara Wak kiki dengan wajah tak berdosa hanya bisa berlari ketika alice mengejarnya.
"kok gue sih? bukan gue tadi yang rebutan buku PR lo aice! tuh budo sama Rizal! napa jadi gue?" kata wak kiki kesal.
"tapi lo yang bawa ke belakang wak! udah salah nyebutin nama orang emang gue Es krim!" kata alice sambil memegang sepatu putihnya.
"ya tapi kan bukan gue yang ngerobek alice yang baik hati seperti bidadari!"
"Gak Mau Tau!! pokoknya tulisin gue ulang"
"kok gue sih?"
"terus siapa?? emak lo?! bapak lo?! adek lo?!" kata alice dengan wajah memerah.
"alice udah jangan teriak-teriak" naomi menenangkan alice.
"ya tapi buku gue robek nao! Robek setengah! gue buat dari kemaren malem sampe pagi tau! begadang!" alice duduk di tempat duduknya dan akhirnya menangis.
"NA AYO! ANAKNYA NANGIS! BAPAKNYA POTONG KUMIS! SETIAP HARI KAMIS"
bukanya menenangkan alice.Teman-Teman sekelasnya malah meledek demikian sehingga alice semakin menangisi di tempat duduknya.
"Woi! Tanggung jawab! calon bini gue nangis" Rizal menyalahkan wak kiki
"kok gue sih? kan elo bedua! enak ajak.Entar ditonjok lorenzo baru tahu lo" kata wak kiki tidak terima disalahkan.
Rizal keluar dari tempat duduknya.Menuju ke meja alice dan mencoba menenangkannya.Semua siswa academy Eagle sudah tahu berita tentang Rizal yang sudah lama menyukai alice tetapi alice tidak pernah membalas perasaan Rizal.
"Tenang alice.Tenang. nanti abang Rizal buatin" kata Rizal merayu
"Gak Mau! Tulisan Lo Jelek Rizal!"
Seketika tawa seluruh teman-temanya terdengar.Yue jian duduk di tempat duduk dan menaruh tasnya,melihat budo yang sedang membujuk alice dengan ribuan gombalnya.
__ADS_1
"Baru juga gue dateng udah ada yang beginian" gerutu Yue jian dari tempat duduknya sambil melihat keluar jendela.Ketika Yue jian berbalik lagi Ternyata karena Ash sudah berada didepan pintu kelasnya,Ash masuk kedalam dan langsung menghampiri meja Yue jian.
"Yue jian bisa kah kita bicara sebentar?" tanya Ash sambil memegang tangan Yue jian
"tentu,tapi jangan terlalu lama karena sebentar lagi aku akan lomba" jawab Yue jian dengan ketus
"iya tidak lama kok" terdengar nada agak kecewa Ash.
Ash mengajak Yue jian ke arah perpustakaan academy,entah apa yang ada didalam pikirannya saat ini.Yue jian merasa heran dan bertanya-tanya di dalam dirinya,sedangkan Ash hanya diam tak berbicara sepanjang jalan dan Yue jian semakin lama merasakan sakit pada tangannya karena Ash menarik tangannya terlalu kuat.Ketika mereka sampai didepan pintu perpustakaan Yue jian langsung bertanya kepada Ash.
"Ash,kenapa kita kesini??,memangnya ada apa disini??" tanya Yue jian heran.
"iya ada,sesuatu yang sangat berharga" jawab Ash sambil masuk ke dalam.
"eh tu,tunggu dong" kata Yue jian sambil ikut masuk ke dalam.
"Yue jian" panggil Ash
"hmm...ada apa?" tanya Yue jian sambil mengambil buku di atas rak.
"a,apa yang kau lakukan?! lepas lepaskan pelukan mu jika nanti ada yang melihat gimana?" kata Yue jian sambil mencoba melepaskan pelukan Ash.
"tidak...biarkan aku memelukmu sebentar lagi" suara Ash terdengar agak sendu.
"kau...apa ada masalah lagi dirumah mu?" tanya Yue jian yang mulai nyaman didalam pelukan Ash.
"Yue jian,cuma kamu yang mengerti aku cuma kamu" Ash semakin erat memeluk Yue jian.
"ada apa lagi?" seketika itu Yue jian sudah menghadap Ash dan bersandar didadanya Ash.
"mama,mamaku semalam ada seseorang yang berniat membunuhnya" kata Ash.
"apa!? tapi siapa yang mau membunuh mamamu Ash?" tanya Yue jian khawatir.
"itu..." belum sempat Ash mengatakannya,tiba-tiba dari pengeras suara.
"Ya,bagi peserta lomba desainer plus fashion show untuk berkumpul di Wc segera!!!.Eh maaf nak maksudnya ruang desain,Wajar Bapak Kebelet"
__ADS_1
Yue jian langsung melepaskan pelukan Ash dan pergi meninggalkan Ash,Tetapi tiba-tiba ada sesuatu yang menarik tangannya.Ternyata itu adalah Ash.
"Ash!? aku harus pergi sekarang lepaskan!!" kata Yue jian mencoba melepaskan tangannya.
"Yue jian,sesuatu yang berharga disini itu adalah kenangan kita bersama"
"a,apa??"
"kenangan kita bersama,ketika kau membantu ku pada saat aku merasa kalau aku sudah hancur tetapi kau datang saat itu dan membuat ku kembali lagi.Terima kasih"
"Sa,sama-sama" wajah Yue jian langsung memerah.
"apa kau baik,wajahmu tiba-tiba merah" tanya Ash.
"a,a..ku baik kok kalau begitu aku pergi dulu"
"Yue jian,nanti kau sebaiknya buatlah pakaian yang sesuai dengan dirimu.Dan juga ini" Ash melempar sebuah apel merah yang pekat warnanya dan mawar hitam pekat.
"Terima kasih Ash Georgia" itu adalah pertama kalinya Yue jian menyebut nama lengkap Ash.
*/*/*/*/*/
Didepan ruang desain sudah ada banyak peserta lomba desainer yang lain dan sedang menunggu peserta yang masih belum datang.Tepat jam delapan pagi lomba desainer pun dimulai,tahap pertama adalah menentukan dan membuat sketsa dress yang akan dibuat.Para peserta di beri waktu setengah jam untuk menentukan tema dan membuat sketsa.Terlihat Yue jian sedang bingung membuat dress seperti apa.
"aduh...dress seperti yang harus gue bikin Yue jian pikir dong" kata bertanya pada diri sendiri.
Tiba-tiba dia teringat akan perkataan Ash sebelumnya,untuk membuat dress yang harus sesuai dengan diri Yue jian.
"dengan diri ku,aku ini....aku tahu pasti bisa!!!" Yue jian langsung mengambil peralatan membuat sketsa dan secepat mungkin Yue jian mengambar sketsa miliknya.
**Berikut Adalah Sketsa milik Yue jian
Menurut Imajinasi Author:
**
__ADS_1