Princess Nightmare

Princess Nightmare
Happy Valentine Or Sad Valentine


__ADS_3

Izekia dan Izekiel tidak bisa diam dari tadi.Mereka terus bergerak ke sana kemari.Jalan ke sana dan sini sambil seperti kehilangan sesuatu.Jam sudah menunjukkan jam sembilan malam,tetapi dari tadi mereka tidak melihat Valac.Sejak Valac keluar dari Aula,ia tidak terlihat lagi di Aula.


"Kak...bagaimana...Ketemu..?" tanya Izekia putus-putus.


Dari tadi Izekia sudah khawatir kepada Valac yang belum juga kembali.Ia sudah mencari Valac dimana-mana.


"Tidak" jawab Izekiel singkat.


"dimana dia?"gumam Izekia yang hampir menangis.


Handphone Izekia berbunyi,Izekia langsung saja melihat dan membuka pesan masuk itu.


Nomor Tidak Dikenal:Hey ^_^


"kak siapa ini?" tanya Izekia sambil menunjukkan nomor yang tidak dikenal itu.


"balas saja" jawab Izekiel yang curiga pada nomor itu.


Nomor Tidak Dikenal:Hey ^_^


Nomor Tidak Dikenal: Jawab dong


Izekia Clinton: siapa ya?


Nomor Tidak Dikenal: Mau Tau gak,Valac dimana ^_^


Izekia Clinton:Dimana???


Izekia Clinton:Hei beritahu aku!!!


Izekia Clinton:Hei jawab!!!


Nomor Tidak Dikenal:Taman Utama


Izekia langsung saja berlari meninggalkan Aula.Ia pergi ke Taman Utama,Izekiel yang khawatir kepada adiknya itu langsung ikut mengejar adiknya itu.


~Taman Utama~


Izekia terlihat lelah karena ia habis berlari,ia langsung saja memanggil-manggil nama Valac.Izekiel yang baru sampai,tercengang melihat adiknya yang manja dan lemah bisa menjadi kuat dan pantang menyerah.


"kak...kakak..." panggil Izekia yang menatap kursi taman.


"Izekia ada ap__"

__ADS_1


Mereka berdua terdiam ketika melihat Topi merah milik Valac yang memiliki sedikit bercak darah.Disamping topi itu terdapat sebuah kotak cincin.Izekia mengambil kotak cincin itu dan membukanya.


**Untuk Izekia,aku tidak tahu soal perasaan ku padamu....Tapi saat pertama kali aku bertemu dengan mu, aku seperti mendapatkan sebuah aliran listrik pada tubuhku.Sejak saat itu... sampai sekarang aku ingin kau menjadi pacarku.Tapi itu tidaklah mungkin terjadi,mana ada orang yang mau mencintai orang yang berdosa seperti aku...Lucu nya?.Aku akan Melihat memiliki pacar yang jauh lebih baik dari ku,menikah dengan nya,memiliki anak bersama orang yang kau cintai.


Dan aku akan terus tersenyum...mencintai mu dalam diam...sebagai sahabat yang pernah menaruh hati padamu.


Tapi satu hal yang terpenting bagiku melihat mu bahagia dan aman itu sudah cukup.


Oleh karena itu aku berharap kau mau menerima cincin ini....


Bertanda tangan


Valac.


Setetes air mata mengalir dari mata Izekia.Ia tidak pernah menyangka bahwa Valac selama ini telah memendam rasa kepadanya.


"Kak apa yang terjadi kepada Valac?! kak..lakukan sesuatu!? tolong...tolong Valac!!" teriak Izekia sambil memohon kepada kakaknya.


"Izekia...Izek..adik...dik...dik..adik tenang dulu kakak pasti akan segera menolong Valac" Untuk pertama kalinya Izekiel memanggil Izekia dengan panggilan Adik.


selang beberapa saat,Izekia terlihat lebih tenang.Melihat Adiknya sudah lebih tenang,Izekiel berdiri didepan adiknya.


"Izekia berikan nomor orang itu" pinta izekiel sambil mengulurkan tangan.


~Aula~


Yue jian dan Ash baru saja datang,dalam hitungan detik sudah ada banyak orang yang mengerumuni mereka.Tiba-tiba Mia menerobos kerumunan itu dan berdiri berhadapan dengan Yue jian.


"Maaf!!" Mia langsung membungkuk dan meminta maaf kepada Yue jian.


"eh...kenapa kau minta maaf?" tanya Yue jian yang heran.


"waktu itu dikantin saya terlalu lancang kepada yang mulia,saya berteriak kepada yang mulia dan pergi sambil marah-marah...Saya minta maaf.Tolong maafkan saya" kata Mia yang masih membungkuk.


"ini untuk mu...aku terima maaf mu" sahut Yue jian sambil memberikan sebuah Cokelat.


"wah Mia dapat cokelat dari yang muliaaaaa!" seru Yuan yang histeris.


"kenapa-kenapa bukan aku" seru Violet yang kecewa sambil berguling ke sana dan sini.


"hm..hm..hm oh ya dimana Aurora?" tanya Yue jian.


"disana" balas Ash sambil menunjuk ke salah satu meja.

__ADS_1


Kringg...kringg...kringg


Handphone Yue jian berbunyi,Yue jian langsung pergi keluar dari Aula dan mengangkat panggilan masuk itu.


"halo...siapa kau sebenarnya?" tanya suara berat itu.


"heh...kau tidak ingat aku kah Izekiel?" tanya Yue jian balik


"Zen...zenith"


Yue jian langsung mematikan handphone nya dan kembali masuk kedalam Aula.Didepan pintu Aula Ash duduk ditangan Aula sambil menatap Yue jian.


"kau marah?" tanya Yue jian sambil memegang wajah Ash.


"iya" balas Ash yang langsung memegang tangan Yue jian.


"sekarang waktunya Ash!" perintah Yue jian sambil mengelus kepala Ash.


Ash hanya mengangguk,Yue jian memakaikan sebuah topeng kepada Ash dan mereka berdua masuk kedalam Aula.


~Taman Utama~


Izekiel masih tertegun,ia tidak tahu harus apa sekarang..harus kah ia senang atau sedih.Ia baru saja mendengar suara yang sudah lama ia rindu kan dan bisa bicara dengan nya walau hanya sebentar.


"kak...kakak tidak apa-apa?" Izekia yang sudah berhenti menangis langsung bertanya kepada kakaknya.


"Tidak tahu" balas izekiel dengan tatapan kosong.


"kak..kakak..coba lihat...coba lihat.." teriak Izekia yang terkejut melihat Cincin pemberian Valac yang memunculkan sebuah Hologram.


"A..apa...apa ini?" tanya izekiel yang bingung.


"Izekiel,Izekia jika kalian sudah melihat hologram ini maka artinya aku sudah tidak ada di dunia ini lagi"


"Apa va..valac" seru Izekia yang terpukul


"tapi sebelum itu...Izekiel dengar kau harus cegah Zenith untuk menemukan senjata khusus milik Vincent yang selanjutnya...Dan aku minta maaf karena aku merahasiakan siapa diriku sebenarnya...aku sebenarnya adalah salah satu dari anggota Ten Seraph...Aku minta maaf kepada kalian.....Satu hal lagi,Zenith memiliki knight flora maka dia bisa menciptakan dandelion Ingatan,dandelion ini bukan dandelion biasa.Dimaba bisa membuat semua orang memiliki ingatan tentang dia dan juga ingatan dandelion itu adalah ingatan buatan jadi ingatan itu bisa dihapus oleh zenith,biji dandelion itu akan keluar dari tubuh orang yang tertanam....Tapi bagi orang yang memiliki tubuh yang cocok dengan knight maka tidak akan terpengaruh"


"kak..Valac dia sud__"


"kita tidak boleh menyia-nyiakan pengorbanan Valac kita harus melanjutkan nya!!" tegas izekiel.


"kak....dandelion" kata Izekia sambil menunjuk kearah langit malam yang dihiasi dengan biji bunga dandelion yang terbang.

__ADS_1


"Apa,apa jangan-jangan" kata izekiel yang tertegun


__ADS_2