Princess Nightmare

Princess Nightmare
Aku Jadi Vampire!!???


__ADS_3

Ash sadar dari pingsan dan sudah berada di UKS sekolah,tiba-tiba ia merasa sangat haus.Ash mengambil Air yang berada diatas meja samping ranjang UKS.Setelah ia minum ia masih tetap merasa haus dan semakin lama semakin haus.Yue jian datang dan melihat Ash yang jatuh kelantai,Yue jian langsung saja menghampiri Ash dan membantunya naik keatas Ranjang uks.


"Yue.....jian aku..merasa...haus" Ash terus memegang tenggorokannya.


"Ash.....minum ini" kata Yue jian sambil memberi minuman berwarna merah kepada Ash.


Tidak tahu kenapa Ash tanpa sadar langsung saja mengambil minuman yang diberikan Yue jian dan meminumnya.Ash merasa ada hal yang aneh pada minuman yang diberikan Yue jian untuknya,Sampai akhirnya Ash


Sadar kalo ia baru saja meminum darah.


"tidak..tidak mungkin" Ash menatap Yue jian yang duduk disamping ranjang uks dan ada bercak darah di lengan bajunya Yue jian.


"Ash....kau bilang kau tidak akan menyesal..sekarang kau sama denganku,kau akan menjalani hidup baru bersamaku sebagai Vampire" Yue jian memeluk Ash dan membelai kepala Ash dengan lembut.


"Vampire......sekarang aku vampire?" Ash melihat kecermin yang berada tidak jauh dari mereka.


"Coba sekarang kau bercermin!!" suruh Yue jian sambil melepaskan pelukannya


Ash melihat ke cermin,ia terkejut melihat dirinya yang sekarang.Kulitnya putih pucat,mata merah yang bersinar dan taring yang tajam.Yue jian menghampiri Ash dan memeluknya dari belakang.


"Ash,apa kau masih haus?" tanya Yue jian sambil kedua tangganya masih memeluk Ash.Ash mengangguk tanda ia mengerti.


"Yue jian minuman tadi...darah kan?" tanya Ash yang melepaskan pelukan Yue jian dan berbalik badan menghadap Yue jian.


"iya,tepatnya darahnya Aria" Jawab Yue jian sambil mencium Ash,Ash hanya bisa terkejut mendengar jawaban Yue jian.


"Darah Aria!!.....Yue jian kenapa,kenapa kau membunuh Aria,bukankah dia temanmu" Ash langsung membentak Yue jian,dan mereka pun terdiam seketika.


"Ash..alasanku melakukan itu karena aria mendengar semuanya,jadi aku membunuhnya dan satu lagi bagiku mereka semua hanyalah makanan untukku dan untukmu....jadi kau harus terbiasa untuk membunuh karena tanpa meminum darah kau akan mati" Teriak Yue jian kepada Ash,Ash tidak bisa membantah lagi kepada Yue jian.


"aku tahu......tapi aku tidak bisa!!,aku tidak bisa meminum darah apalagi membunuh mereka....walaupun didepan mata mu mereka hanyalah makanan tapi didepanku mereka semua sangatlah berharga" Seru Ash yang berusaha melawan.


"baik aku mengerti,sangat mengerti" balas Yue jian sambil menatap Ash yang masih tidak berani melihatnya.


"apa yang akan kau lakukan?" tanya Ash yang mulai berani melihat Yue jian yang sudah tidak kesal lagi.


"tenang saja Ash,aku tidak akan memaksamu apalagi menyakitimu" Kata Yue jian yang membelai wajah Ash.ketika Ash ingin berbicara Yue jian langsung saja mencium Ash.


"Yue....Yue jian,apa yang kau lakukan?" tanya Ash yang wajahnya sudah memerah.


"kenapa?,ini adalah balasan dariku karena kau sudah menciumku tanpa izin" kata Yue jian tegas kepada Ash yang langsung diam seribu bahasa.


"......ma....af...maaf" kata Ash yang masih tersipu.


"hah....baiklah" Seru Yue jian yang memperhatikan kelakuan Ash yang tersipu terhadapnya.


"maaf..sekali lagi maaf,aku tidak bermaksud mesum kok"


"Apa?,mesum!? atau jangan-jangan kau ingin mendapatkan lebih dari ini?" tanya Yue jian kepada Ash sambil mendekatinya.

__ADS_1


"Tidak!! bukan itu maksudku,ahhhh!!!!Dadamu.....dadamu...terlalu dekat......denganku" kata Ash yang wajahnya sudah memerah dan langsung berlari keluar uks.


"hmmmm,lucunya" gumam Yue jian tersenyum mengingat kejadian yang baru saja terjadi.Sekarang yang ada didalam uks hanya Yue jian saja.


"Kenapa denganmu Ash?,kenapa kau bukan pria cabul kan" gumam Ash yang berbicara dengan dirinya sambil wajahnya masih tersipu.


Setelah pergi dari uks,Yue jian langsung mencari Ash karena ia takut Ash masih belum bisa mengendalikan kekuatannya.Ketika Yue jian melewati lorong sekolah ia merasakan kehadiran izekiel disekitarnya.


👉


Diwaktu yang bersamaan Izekiel sedang berada dimansion tua didekat bukit,mansion yang pernah didatangi Yue jian.Ketika izekiel masuk kedalam ia langsung merasakan kehadiran zenith.


"kenapa...aku merasa zenith baru saja kesini" gumam izekiel sambil memegang dadanya.


"Welcome in the Vincent mansion" Teriak seseorang dari atas tangga mansion.


"kau lagi" seru izekiel yang langsung menembak Valac.


"hei-hei tenang,aku tidak berbahaya.masih ingatkan aku siapa?" tanya Valac sambil tersenyum.


"ya" balas izekiel judes dan tidak menatap valac.


"wah, jangan judes gitu" timpal Valac ke izekiel yang sudah melewatinya.


"aku ingin bertanya kepadamu" kata izekiel sambil berbalik.


"heh...baiklah apa yang ingin kau tanyakan kepadaku"


"iya,yang berhasil bertahan sampai akhir hanya zenithmu tersayang,izekiel"


"sebenarnya eksperimen apa yang kau lakukan kepada zenith?"


"bagaimana ya,jika aku katakan kau akan menangkapku...tapi tak apalah....Percobaan yang aku lakukan kepada zenith adalah Vampire"


"Vamp...Vampire"


Izekiel langsung lemah ditempat ketika ia mendengar nama Vampire,Sekilas ingatan masa lalunya terlulang kembali. Dimana orang tuanya mati karena eksperimen percobaan manusia vampire yang dikerjakan mereka gagal dan manusia vampire yang dikerjakan itu membunuh kedua orang tuanya,tepat didepan matanya.


👉


Sekarang Ash sedang berada ditaman sekolah academy,ia sedang duduk dibangku taman,disana tidak ada orang jadi ia bisa merasa tenang.Ash merasa haus lagi secara tiba-tiba dan kali ini lebih haus dari yang tadi,Ash menahan rasa hausnya dengan memejamkan matanya,tiba-tiba sebuah tangan menepuk pundaknya secara refleks Ash menoleh dan itu adalah mona.


"Ash!!... kau sendirian saja disini?" tanya mona sok akrab,Ash tidak menghiraukan mona dan beranjak pergi tetapi mona telah menahannya dan memegang tangannya.


"apa?" tanya Ash singkat.


"Ash sebenarnya aku.....aku...aku sudah menyukaimu dari dulu,tapi aku baru bisa mengungkapkannya sekarang.Jadi apakah kau mau menjadi pac__" Mona yang belum menyelesaikan perkataannya langsung dipotong oleh Ash dengan bengis.


"maaf...tapi gue nggak bisa" jawab Ash yang tidak melihat ke arah mona.

__ADS_1


"kenapa?,apakah ada orang lain? sehingga kau tidak menerima perasaanku?" tanya mona yang tidak terima ditolak oleh Ash.


"iya" jawab Ash sambil meninggalkan mona.


"siapa!?,siapa orang yang berhasil mengambil hatimu itu?, siapa?" teriak mona kepada Ash.


"Yue jian" jawab Ash yang hanya melihatnya sebentar dan pergi menjauh.


"Ash aku pastikan orang yang kau sukai itu akan mati!!!"


Ash yang mendengar hal itu langsung saja marah,ia berbalik dan kembali lagi ke arah mona.Mona yang melihat hal itu langsung saja memeluk Ash dengan erat,akan tetapi Ash merasa jijik dan langsung mendorongnya sampai terjatuh ketanah.


"mona life,jika kau berani-beraninya melukai dia,aku pastikan kau yang akan mati dulu" Teriak Ash kepada mona,ia kemudian mencekik mona.


Ash sangatlah marah kepada mona,karena ia mengatakan kalau ia kan membunuh Yue jian.Tiba-tiba tangan sebelah Ash berubah menjadi tombak Es dan langsung saja ia menusukan tombak Es itu kepada tubuh mona.Mona langsung mati ditangan Ash,tiba-tiba Ash tidak bisa mengendalikan kekuatan knight Ice snow miliknya,tubuhnya tidak bisa ia kendalikan dan ia mulai pergi menuju lapangan bola tempat drama akan dilaksanakan.


Budo terlihat sedang mencari Aria diseluruh sekolah tetapi ia tidak bisa menemukannya dimanapun,sampai akhirnya ia menemukan Aria yang sudah tidak bernyawa dilorong sekolah.


"Ariaaaa!!!!...kenapa? apa yang terjadi kepadamu? siapa yang melakukan hal ini?"


Yue jian yang melihat budo yang menemukan jasad Aria yang sudah diruang ganti,Yue jian terlihat sangat kesal dan budo kemudian berjalan pergi menuju ke lapangan bola tempat drama dilaksanakan ia bermaksud melaporkan hal tersebut kepada guru.Yue jian yang hendak bermaksud untuk mencegah hal tersebut langsung mengurungkan niatnya itu,karena mencium aroma darah segar yang sangat pekat dari arah lapangan bola.


Ditempat pelaksanaan drama Ash sedang mengila ia membunuh semua orang yang berada disana tanpa sisa ada sebagian yang berhasil kabur tapi akhirnya terbunuh juga.Budo yang baru saja datang langsung terkejut melihat hal tersebut,Yue jian juga baru datang dan juga terkejut melihat Ash yang sudah bermandikan darah.


"mon....monsterrrrr!!!!" teriak budo dari jauh,Ash langsung saja membunuh Budo dengan cepat.


"Ash...tenang,tenang Ash" kata Yue jian mendekat dan menenangkan Ash yang sudah gemetaran.


"Yue jian....aku salah,aku salah" Gerutu Ash yang menundukkan kepalanya kebawah.


Yue jian yang melihat hal itu langsung saja memeluk Ash dan menenangkannya,Ash yang merasakan kehangatan dari pelukan Yue jian langsung tenang seketika.


"Yue jian...aku tidak bisa berubah menjadi Ash yang kau inginkan...aku__"


"aku lebih suka Ash yang sekarang!"


"Apa!?"


"Ash yang dingin,tenang,tetapi lembut itulah Ash yang aku inginkan....bukan Ash yang dingin dan kejam,bukan"


"Yue jian...."


"aku akan berdiri disampingmu Ash,dan membantumu untuk balas dendam" kata yue jian dengan lembut.


"aku...aku juga....membunuh kakek dan kakakmu...apakah kamu tidak akan marah atau membenciku yue jian?"


"tidak Ash....tidak,karena bagiku yang terpenting kau baik-baik saja"


Sekarang yang tersisa disekolah academy Eagle hanya Yue jian dan Ash,sisanya mati ditangan Ash seorang,Sebelum pergi menuju ke rumah Ash Yue jian mengajarkan kepada Ash bagaimana cara mengendalikan kekuatan knight miliknya.

__ADS_1


Bersambung........


__ADS_2