
Setelah selesai makan malam izekiel langsung pergi menuju ke ruang Ayah angkatnya.Castila sedang menunggu Izekiel sambil memandang langit malam yang penuh dengan bintang.
"selamat malam tuan Castila" sapa izekiel dingin.
"sudah ku bilang panggil aku ayah" Castila menghampiri Izekiel dan memberikan sebuah koper.
"apa ini??" tanya izekiel yang curiga.
"karena aku ada urusan,aku tidak bisa mengobrol terlalu lama jadi.di dalam sini kau akan mendapatkan semua jawabannya" Castila memberikan koper itu dan keluar meninggalkan izekiel.
Sekarang hanya ada Izekiel seorang didalam.Izekiel duduk di sofa ruang kerja Castila dan membuka koper itu.
~Skip Pagi hari~
Yisai membuka matanya,disampingnya Yue jian sedang tertidur dengan pulas.Hari ini adalah dimulainya kehidupan seorang Vampire bagi Yisai,Yisai kemudian turun kebawah meninggalkan Yue jian yang masih tertidur.Sesampainya di bawah ia langsung disambut oleh para pelayan.
Di meja makan sudah ada Ash seorang diri,tiba-tiba Ash memanggil Yisai untuk duduk.Yisai langsung duduk di kursi depan Ash.
"dimana dia?" tanya Ash tiba-tiba.
"maksudmu Yue jian?" tanya Yisai balik.
"dia masih kelelahan gara-gara semalam ya?" tambah Yisai sambil meminum kopi yang sudah di siapkan oleh pelayan.
"Prangggg!!!" Ash yang terkejut dan menjatuhkan cangkir teh yang akan ia minum.
"eh apa ada yang salah?" tanya Yisai dengan wajah yang datar.
"apa yang sudah kau lakukan kepada Yue jian?" Ash kembali bertanya kepada yisai dengan wajah serius.
"eh memangnya,kau belum pernah apa melakukan itu dengan nya....sayang sekali,apa kau tahu tubuh Yue jian sangatlah nikmat " jawab Yisai memanas-manasi Ash.
"beraninya kau?" Ash tiba-tiba berdiri dari kursi dan langsung menarik kerah baju Yisai.
"anak kecil" jawab Yisai yang memperbaiki kerah bajunya.
"apa??"
"anak kecil sifat mu seperti anak kecil,mudah cemburuan atau selama ini kau suka padanya?" tanya Yisai sambil tertawa kecil.
"Aku...aku...aku" Ash tiba-tiba menjadi salting sendiri.
__ADS_1
"katakan" seru Yisai dengan tegas.
"ahhh....iya-iya memang aku suka padanya" jawab Ash dengan wajah yang merah.
"wah Ash ternyata selama ini suka padaku" seru Yue jian dengan girang
nya.
"Yue...yue..yue...eh Yisai jangan bilang kalau kalian berdua ngerjain aku?!" tanya Ash yang sudah malu.
Yisai saling bertatapan dengan Yue jian lalu tertawa.Memang semalam Yue jian sudah menyuruh Yisai agar berpura-pura telah melakukan sesuatu dengan nya.
"ha....ha...ha...ha...ha..ha" Yue jian terus tertawa tanpa henti.
"Ash maaf-maaf ya" kata Yisai sambil meminta maaf kepada Ash begitu juga dengan Yue jian.
~Skips~
06:00 Yue jian,Ash dan Yisai selesai sarapan pagi dan bersiap untuk meninggalkan kota Salmier,Yue jian tiba-tiba menyuruh Yisai dan Ash untuk menunggu nya di depan.Tidak begitu lama Yue jian datang dan mendekati Yisai.Yue jian menyodorkan sebuah kunci mobil kepada Yisai.
"apa??" tanya Yisai yang tertegun.
"ini kunci mobil milik mu" jawab Yue jian sambil mengedipkan sebelah matanya.
"kita akan pergi sore nanti,jadi silahkan kau bersenang-senang dulu" kata Ash yang mulai akur.
"benar,dan ini Iphone dan kartu kredit untukmu" Yue jian memberikan Iphone dan kartu kredit untuk Yisai.
Yisai menerima semua itu,dan berterima kasih kepada Yue jian.
Tiba-tiba satu persatu mobil mulai keluar dari garasi mobil,mulai dari Pagani Huayra,Aston Martin Vulcan dan mobil milik Yisai Ferrari LaFerrari.
"semua mobil ini sudah bisa Auto Pilot" kata Yue jian dengan girang.
"dasar" celetuk Ash tiba-tiba.
Yue jian yang mendengar celetuk Ash langsung saja mengigit tangannya Ash.Ash yang tangannya digigit oleh Yue jian,hanya diam dan terlihat tenang.
Yisai memandang mereka berdua,seberkas senyuman terlihat mekar di bibirnya.
"hei berhenti bercanda" seru Yisai tiba-tiba,sehingga mengagetkan keduanya.
__ADS_1
"ada apa?" tanya Yue jian sambil menyembuhkan luka bekas gigitannya ditangan Ash.
"dari pada buang-buang waktu,lebih baik segera menemukan senjata khusus milik Vincent toh" kata Yisai sambil memegang kunci dimensi.
"eh,tunggu dulu" Ash terlihat meraba-raba seluruh tubuhnya.
"kapan...kapan kau mengambil kunci itu?" tanya Ash tiba-tiba.
"dasar payah" celetuk Yue jian dengan pandangan meremehkan.
"akan aku kasih juga buku harian milik Venus dan Victorian yang asli" kata Yisai sambil masuk kedalam mobil Ferrari LaFerrari miliknya.
Ash dan Yue jian langsung masuk juga kedalam mobil masing-masing.Secara berurutan mobil mereka bertiga pergi menuju ke academy Rozen.
Sekitar beberapa belas menit mereka bertiga sudah sampai tepat didepan rumah tua di belakang Academy.Yisai turun duluan dan menyuruh agar Yue jian dan Ash menunggunya,ia kemudian masuk kedalam.
Sekitar 5 menit Yisai masuk,seberkas cahaya bersinar dari dalam.
"Yue jian cahaya itu?" tanya Ash yang terkejut
"iya dia berhasil" kata Yue jian sambil tersenyum.
Tidak lama Yisai keluar dari dalam rumah tua tersebut,sambil membawa sebuah kartu berwarna merah.
"ini dia" kata Yisai sambil menyondorkan kartu tersebut.
"tidak perlu,sekarang itu adalah milik mu" kata Yue jian tersenyum sambil memegang tangan Yisai.
Yisai tertegun melihat Yue jian tersenyum dengan tulus dan memegang tangannya.
"hangat"
gumam Yisai dalam hatinya.
Yisai langsung memalingkan wajah nya dari Yue jian.Ash yang melihat itu langsung mencoba memanas-manasi Yisai.
Diwaktu yang bersamaan.
Izekiel membuka matanya,semalam ia tertidur didalam ruang kerja Castila.
Izekiel kemudian langsung mendekat ke arah jendela,dilihatnya sang surya mulai menyinari bumi.
__ADS_1
"Zenith" gumam Izekiel sambil meneteskan air mata.
Dari balik pintu,Ternyata Izekia telah menguping semuanya.Seberkas air mata mengalir dari matanya,sebagai seorang adik dia sangatlah sayang kepada kakaknya itu.Izekia bisa merasakan rasa sakit kakaknya.