Princess Nightmare

Princess Nightmare
Kabur...


__ADS_3

Ash baru saja pulang setelah selesai mendaftarkan Fanluojia di guide. Ia langsung merebahkan dirinya di sofa karen lelah, bagaimana tidak sejak tiba di kota kasa dia tidak istirahat sama sekali. Ash merasa dirinya lah yang bertanggung jawab atas ketiga temannya itu selama tidak ada Yue jian.


Baru saja ia ingin menutup matanya tiba-tiba terdengar suara gaduh dari ruang bawah tanah, tempat Yisai melakukan Eksperimen. Saat dilihat ternyata Fanluojia datang mengganggu Yisai dan membuatnya marah.


"Huh...Apa yang terjadi sekarang?" tanya Ash sambil menatap keadaan ruang bawah tanah yang sudah seperti kapal pecah.


"Dia yang mulai" jawab Yisai dan Fanluojia serempak sambil saling tunjuk.


"ehh.....jelas-jelas kau yang salah" Teriak Yisai kepada Fanluojia.


"Tidak!, Yisai yang salah!"


"Enak saja!, siapa yang datang-datang dan menghancurkan boneka ku?!"


"Mana Aku tahu" jawab Fanluojia dengan memalingkan wajahnya kearah yang lain.


"Mau cari masalah lo!?"


"wih...ayo sini pukul, kalo bisa"


"Nantang ya..."


"Rasain nih.." Yisai mengepalkan tangannya dan bersiap untuk memukul.


Brukkk


Mereka berdua sama-sama terhempas ke dinding. Ash melempar mereka berdua dengan tangan Es yang ia ciptakan. Akibatnya punggung mereka berdua terasa sakit sekarang.


"Udah cukup" kata Ash sambil bersandar di dinding dengan tangan dilipat ke depan.


"Fan besok kau sudah bisa sekolah" Raut wajah Fanluojia berubah menjadi senang saat mendengarnya.


"Dan Yisai besok aku punya tugas untukmu, tapi sebelum itu kalian berdua bereskan tempat ini " Lanjut Ash sambil pergi meninggalkan ruang bawah tanah.

__ADS_1


"Baik" jawab mereka serempak.


Ash sebenarnya sangat lelah tapi ia memilih untuk pergi menemui Yue jian di kamarnya. Saat ia membuka pintu terlihat kalo SuoRuixi dengan telaten memeriksa Yue jian. Sejak kejadian di tempat lelang, SuoRuixi dipercaya olehnya untuk menjaga Yue jian selama mereka bertiga tidak ada. Alasan lainnya adalah SuoRuixi belum memilik senjata Vincent jadi bisa dibilang dia masih lemah walau sudah menjadi vampire knight.


Ash menghampiri SuoRuixi yang sedang memeriksa dan langsung duduk di kursi samping tempat tidurnya Yue jian. SuoRuixi sudah selesai memeriksa, ia lihat Ash sudah tertidur. SuoRuixi yang tidak ingin mengganggu tidurnya Ash memilih untuk keluar. SuoRuixi menutup pintu kamar Yue jian dengan sangat pelan dan hati-hati.


***


Izekiel


Izekiel dan teman-temanya baru saja berhasil membunuh monster berkepala tiga yang hampir membunuh mereka. Fei Niao berjalan mendekat ke tubuh monster yang sudah hancur itu, ia mengambil sebagian kecil bagian tubuh monster untuk diteliti.


Mereka juga membawa jasad Elsa yang dalam keadaaan hancur kembali ke keluarganya. Keluarga Elsa begitu terpukul saat jasad Elsa datang dan jika mereka melihatnya, air mata mereka terus mengalir.


"zek, ada apa?" tanya Alex mendekat kepada izekiel yang sedang duduk memandangi lautan.


"ini.." Izekiel tiba-tiba menunjukkan sebuah cincin berbentuk teratai.


"apa ini? punya almarhum Izekia ya?" tanya Alex sambil memperhatikan setiap inci cincin itu.


'Zenith!, wanita itu Lagi!' Teriak Alex dalam Pikirannya.


Ingin rasanya ia memukul izekiel sekarang dan menyuruh Izekiel bahwa ia harus melupakan bayang-bayang zenith(Yue jian) dalam hidupnya.Tapi apa yang bisa ia lakukan, Izekiel sudah benar-benar jatuh cinta kepada Zenith(Yue jian). Walaupun awalnya hanya untuk menjebak zenith saja, tapi hati setiap orang pasti bisa berubah kan?.


***


Matahari baru berada diatas kepala mereka, hawa panas pun sudah terasa. Izekiel berteduh di bawah pohon yang berada di taman kota. Sejak berita ditemukannya jasad elsa, ramai warga kota glory datang ke pulau kosong itu. Para pemburu sudah memastikan kalo tidak ada lagi monster apapun disana. Sehingga mereka membiarkan warga kota datang ke tempat itu.


Tapi percuma saja, warga kota tidak menemukan siapapun disana hanya mayat binatang dan bau anyir yang tajam. Izekiel mengeluarkan revolver dari sakunya, ia menatap revolusi ditangannya dengan tatapan sendu. Revolver itu sudah pernah mengeluarkan pelurunya kepada Zenith(Yue jian) saat hari eksekusi.


"kau sedang memikirkan dia ya?" tanya Suara yang sangat akrab itu.


"Yamada!, kau...kau kenapa bisa ada disini?"

__ADS_1


"apa-apaan itu? jadi begini sikapmu kepada senior mu ya?"


"bu, bukan begitu..." Izekiel gagap sebab ia tahu kalo Yamada adalah satu-satunya orang yang tahu soal perasaannya kepada Zenith(Yue jian).


"lupakan saja, aku mendapatkan petunjuk soal Zenith" izekiel langsung menoleh kearah Yamada saat mendengar nama Zenith terucap dari mulut Yamada.


***


mansion Vincent


Fanluojia jenuh hanya berdiam diri didalam mansion, tidak ada yang bisa ia mainkan. Walau didalam kamarnya banyak permainan game. Ya, itu semua karena perintah Ash yang tidak memperbolehkan mereka keluar dari mansion. Tapi Fanluojia sudah tidak tahan lagi, ia kemudian keluar dari kamarnya dan turun menuruni tangga. Sesampainya dibawah ia bertemu dengan SuoRuixi.


"SuoRuixi!" panggil Fanluojia dengan santai.


"Fan, ada apa?"


Fanluojia melihat kekanan dan kekiri, ia lalu mendekat kepada SuoRuixi.


"Ash..mana?" tanya Fanluojia sambil berbisik.


"dia sedang tidur dikamar Yue jian" jawab SuoRuixi yang sudah memiliki firasat buruk.


"oh.." jawab Fanluojia singkat.


Fanluojia lalu berbalik dan berjalan menuju pintu keluar. SuoRuixi hanya bisa membatu. Bagaimana dia menjelaskan kepada Ash kalo Fanluojia tidak mendengar perintahnya.


***


"Nah, kalo gini kan lebih seru" Seru Fanluojia sambil mengendarai mobil Lamborighini Reventon miliknya mengelilingi kota Kasa.


Kota Kasa memang kota metropolitan yang ramai tapi jalur lalu lintas sama sekali tidak macet seperti kota pada umumya sangat teratur. Fanluojia memiliki begitu banyak ide gila yang bisa membuat seseorang masuk kedalam masalah karenanya. Itu juga alasan kenapa dia dijaga dengan sangat ketat oleh Ash dan Yue jian mengingat dia seorang Bad Boy.


Fanluojia berhenti disebuah kasino. Ia lalu tersenyum tipis sebelum akhirnya masuk kedalam kasino itu.

__ADS_1


"Aku mau bermain sebentar Ah..."


__ADS_2