Pringgodani Skuat Pasukan Elit Pemburu Monster

Pringgodani Skuat Pasukan Elit Pemburu Monster
Sembilan Aji Bagian Pertama


__ADS_3

Kelas Guru Dira selesai tepat pukul empat sore. Setelah belajar di kelas para siswa mendapatkan waktu bebas sampai pagi waktu kelas hari berikutnya dimulai. Mereka bebas melakukan kegiatan apapun dengan catatan tidak boleh meninggalkan area akademi.


Ada siswa yang memanfaatkan waktu bebas dengan berlatih latihan tambahan, sebagian lagi beristirahat, ada juga yang belajar keahlian lain seperti meracik obat dan menempa senjata.


Beberapa yang lain memanfaatkan waktu bebas dengan membaca buku baik diperpustakaan maupun ditempat tempat lain.


Arya sudah menyusun jadwal sendiri bagaimana dirinya akan memanfaatkan waktu luang untuk meningkatkan tingkat kultivasinya.


Arya berencana pada sore hari selepas jam kelas dia akan berlatih beberapa teknik yang dipelajarinya sampai menjelang waktu makan malam. Setelah bersih bersih dan kemudian dilanjutkan makan malam dirinya akan membaca buku atau kitab diperustakaan sampai waktu perpustakaan tutup pada pukul sembilan malam.


Tiga puluh menit sampai satu jam sebelum tidur Arya akan melatih teknik pernafasan. Dan dirinya akan berusaha bangun lebih pagi dari yang lain untuk melakukan latihan fisik seperti lari pagi mengelilingi lapangan akademi.


Arya sadar agar dirinya bisa menjadi lebih kuat maka dia harus berlatih dengan keras. Oleh karena itulah dirinya menyusun jadwal kegiatan yang cukup padat untuk setiap harinya. Arya benar benar ingin memanfaatkan kesempatan menjadi siswa Akademi Garuda Sakti untuk mencapai tujuannya menjadi kultivator terkuat.


Saat ini Arya sudah memiliki teknik Sembilan Aji bagian pertama yang ingin dilatihnya. Teknik Sembilan Aji seperti namanya terdiri dari sembilan aji yang terbagi dalam tiga bab.


Arya baru membuka bab pertama yang terdiri dari tiga aji yaitu Aji Dharani (Bumi), Aji Amreta (Air) dan Aji Pawana (Udara/Angin).


Ketiga aji tersebut sebenarnya adalah sebuah teknik yang sangat hebat.


Aji Dharani merupakan teknik penempaan tubuh atau lebih dikebal dikalangan kultivator dengan body tempering. Teknik ini untuk melatih tubuh fisik penggunanya menjadi lebih kuat.

__ADS_1


Aji Amreta merupakan teknik penempaan darah. Teknik ini memungkinkan darah memiliki kualitas yang sangat baik dan bersikulasi dengan lancar keseluruh tubuh. Kemampuan darah mendristibusikan energi keseluruh tubuh menjadi semakin besar. Juga meningkatkan daya tampung darah dalam meyimpan energi.


Aji Pawana adalah sebuah teknik pernafasan tingkat tinggi. Teknik ini membuat penggunanya dapat bernafas dengan efisien.


Jika seorang kuktivator mampu menguasai ketiga aji ini maka kultivator tersebut akan lebih mudah menguasai bermacam teknik lainnya. Karena ketiga aji ini merupakan teknik dasar.


Jika seseorang memiliki pondasi kultivasi yang kuat maka akan mudah bagi dirinya untuk berkembang lebih jauh.


Arya menuju ke perpustakaan. Kali ini Arya membawa buku kecil dan pena untuk mencatat.


Arya ingin membuat catatan dari kitab kitab yang dibacanya. Setelah melapor dengan Guru Rita, Arya langsung menuju ketempat dimana Kitab Sastrajendra ditempatkan.


Arya mengambil Kitab Sastrajendra dari rak dan membawanya kemeja baca. Arya membuka halaman pertama dan kemudian mencatatnya.


Arya baru bisa menyalin halaman pertama dan kedua karena halaman selanjutnya mensyaratkan Arya harus menguasai terlebih dahulu Sembilan Aji bagian pertama sebagaimana tertulis pada halaman kedua.


Selesai menyalin halaman pertama dan kedua Arya kemudian meletakan kembali kitab Sastrajendra ditempatnya semula. Kemudian Arya mengambil Kitab Obat karya Raja Obat dari tenggara dan kemudian mulai menyalin beberapa lembar halaman dari kitab itu.


Sebenarnya Arya bisa saja meminjam kitab itu dari perpustakaan untuk tiga hari dan kemudian dapat memperpanjang waktu peninjaman kitab itu. Tapi Arya lebih memilih menyalin karena dengan demikian dirinya tidak hanya membaca tapi juga dengan menulis otaknya akan mengingat lebih kuat ketimbang hanya membaca saja.


Selesai menyalin kitab Arya memutuskan kembali ke asrama.

__ADS_1


Sesampainya dikamar Arya tidak menemukan Ivan dan Tio.


Arya mengambil posisi duduk bersila diatas ranjangnya. Kedua tangan berada di kedua lutut dengan posisi telapak tangan terbuka menghadap keatas.


Arya mulai mempraktekkan teknik tiga aji yang dipelajarinya. Arya menarik nafas dengan tenang mencoba merasakan setiap udara yang masuk kedalam tubuhnya. Menahan sebentar nafasnya lalu kemudian menghembuskan udara kotor dari dalam tubuhnya secara perlahan. Arya terus melakukan teknik pernafasan itu berulang ulang.


Arya mengedarkan kesadarannya ke seluruh tubuh merasakan setiap aliran darah yang mengalir dalam setiap pembuluh darah. Udara yang masuk juga membawa energi kedalam tubuh yang kemudian dibawa oleh darah menuju sel sel tubuh.


Arya merasakan adanya sensasi hangat yang mengalir pada aliran darahnya. Arya mencoba melakukan seperti apa yang Guru Dira ajarkan tentang bagaimana cara menyimpan qi kedalam dantian.


Ternyata teknik yang diajarkan Guru Dira di kelas jika dipadukan dengan teknik dasar Sembilan Aji menghasilkan sesuatu yang luar biasa.


Setelah kurang lebih tiga puluh menit Arya bersemedi Arya merasakan aliran energi qi yang sangat besar mencoba memasuki tubuhnya. Badan Arya bergetar akibat tekanan energi qi. Bulir bulir keringat mulai keluar menetes dari tubuhnya. Nafasnya yang semula tenang mulai berubah menjadi sedikit tidak beraturan. Tubuh Arya sekarang dikelilingi pusaran energi qi yang mengalir dengan tidak beraturan.


Arya berusaha keras untuk mengendalikan aliran energi qi itu menggunakan gabungan teknik Tiga Aji. Perlahan namun pasti Arya sedikit demi sedikit berhasil mengendalikan energi qi itu. Arya tidak langsung mengarahkan energi qi yang masuk ketubuhnya menuju dantian. Jika itu dilakukannya maka dantian miliknya akan mengembang dengan cepat dan kemudian meledak pecah seperti sebuah balon yang diisi dengan udara bertekanan tinggi secara tiba tiba.


Sebelum menuju dantian energi qi tersebut dialirkan ke seluruh tubuh melalui jalur jalur meridian. Dengan demikian titik meridian yang sebelumnya tertutup dan tidak aktif sekarang menjadi terbuka dan aktif. Terbukanya titik titik meridian itu membuat Arya merasakan kalau tubuhnya saat ini dipenuhi oleh energi qi.


Secara perlahan dantian bereaksi dengan memperbesar kapasitasnya untuk menampung energi qi yang melimpah.


Sekarang dantian Arya mampu menyimpan qi sebesar tujuh puluh qi dari yang awalnya hanya sepuluh qi saja. Arya yang sebelumnya berada di level F-5 sekarang naik beberapa tingkat menjadi level F-2.

__ADS_1


Setelah beberapa saat aliran energi qi didalam tubuh Arya menjadi tenang. Arya menghentikan latihannya, dia berdiri lalu mencoba menggerak gerakan tangan dan kakinya. Arya merasakan kalau tubuhnya menjadi lebih ringan dan bertenaga.


Arya pun baru tersadar kalau saat ini baju yang dikenakannya basah oleh keringat. Arya memutuskan untuk mandi agar tubuhnya menjadi bersih dan segar. Baru setelah itu Arya tidur.


__ADS_2