
Sebelumnya telah dijelaskan sedikit tentang nanqi yang merupakan ukuran kekuatan daya rusak dari serangan menggunakan energi qi.
Sekarang perlu dijelaskan qi itu sendiri merupakan salah bentuk energi. Energi sendiri ada bermacam bentuk seperti energi panas, energi listrik, energi kimia dan lain lain.
Setiap bentuk energi mempunyai satuan ukur masing masing untuk mempermudah perhitungan. Satuan kalori untuk energi panas, atau watt per detik untuk satuan energi listrik.
Maka untuk mengukur energi qi para ahli sepakat menggunakan satuan douqi sebagai penyebutan besar energi qi.
Dengan adanya standar ini memudahkan dalam pembagian level dari kultivator dan kualitas batu kristal energi serta banyak lagi yang berhubungan dengan penggunaan energi qi.
Seperti yang dibahas sebelumnya kultivator dibagi menjadi beberapa level berdasarkan kekuatan yang dimilikinya. Kekuatan yang dimaksud disini adalah berapa besar energi qi yang tersimpan dalam dantian.
Berikut level kultivator dari yang terendah sampai ke yang tertinggi.
- Level F
F-5 \=> 10 douqi
F-4 \=> 2 x 10 douqi atau 20 douqi
F-3 \=> 4 x 10 douqi atau 40 douqi
F-2 \=> 6 x 10 douqi atau 60 douqi
F-1 \=> 8 x 10 douqi atau 80 douqi
- Level E
E-5 \=> 100 douqi
E-4 \=> 2 x 100 douqi atau 200 douqi
E-3 \=> 4 x 100 douqi atau 400 douqi
E-2 \=> 6 x 100 douqi atau 600 douqi
E-1 \=> 8 x 100 douqi atau 800 douqi
- Level D
D-5 \=> 1000 douqi
D-4 \=> 2 x 1000 douqi atau 2000 douqi
D-3 \=> 4 x 1000 douqi atau 4000 douqi
D-2 \=> 6 x 1000 douqi atau 6000 douqi
D-1 \=> 8 x 1000 douqi atau 8000 douqi
- Level C
C-5 \=> 10.000 douqi
C-4 \=> 2 x 10.000 douqi atau 20.000 douqi
C-3 \=> 4 x 10.000 douqi atau 40.000 douqi
C-2 \=> 6 x 10.000 douqi atau 60.000 douqi
C-1 \=> 8 x 10.000 douqi atau 80.000 douqi
- Level B
B-5 \=> 100.000 douqi
B-4 \=> 2 x 100.000 douqi atau 200.000 douqi
B-3 \=> 4 x 100.000 douqi atau 400.000 douqi
B-2 \=> 6 x 100.000 douqi atau 600.000 douqi
B-1 \=> 8 x 100.000 douqi atau 800.000 douqi
- Level A
A-5 \=> 1.000.000 douqi
A-4 \=> 2 x 1.000.000 douqi atau 2.000.000 douqi
A-3 \=> 4 x 1.000.000 douqi atau 4.000.000 douqi
A-2 \=> 6 x 1.000.000 douqi atau 6.000.000 douqi
A-1 \=> 8 x 1.000.000 douqi atau 8.000.000 douqi
- Level S
S-5 \=> 10.000.000 douqi
__ADS_1
S-4 \=> 20.000.000 douqi
S-3 \=> 40.000.000 douqi
S-2 \=> 60.000.000 douqi
S-1 \=> 80.000.000 douqi
- Level SS
SS-5 \=> 100.000.000 douqi
SS-4 \=> 200.000.000 douqi
SS-3 \=> 400.000.000 douqi
SS-2 \=> 600.000.000 douqi
SS-1 \=> 800.000.000 douqi
- Level SSS
SSS-Bintang 1 \=> 1.000.000.000 douqi
SSS-Bintang 2 \=> 2.000.000.000 douqi
SSS-Bintang 3 \=> 3.000.000.000 douqi
SSS-Bintang 4 \=> 4.000.000.000 douqi
SSS-Raja \=> 5.000.000.000 douqi
SSS-Kaisar \=> 10.000.000.000 douqi
Untuk menghasilkan satu serangan dengan damage sebesar satu nanqi dibutuhkan energi qi sebesar empat ratus douqi.
Minimal kultivator level E-3 yang mampu mengeluarkan serangan dengan damage sebesar satu nanqi itupun seluruh qi yang tersimpan dalam dantiannya habis tak tersisa.
Qi yang habis dalam dantian dapat di isi ulang kembali dengan berbagai cara. Dapat dengan cara menyerap langsung dari qi yang tersedia di alam atau dengan menyerap qi yang tersimpan dalam batu kristal energi maupun inti monster. Bisa juga dengan meminum poison atau pil penambah qi atau juga dengan memakan buah atau tanaman yang mengandung qi.
Kembali ke Benteng Kecil.
Sebenarnya kedatangan komandan Wira beserta pasukannya bukanlah sengaja memberi bantuan kepada Sena. Tujuan sebenarnya kedatangan mereka ke Benteng Kecil adalah untuk melakukan tes kebangkitan pada anak anak yang usianya telah memenuhi syarat.
Setelah membantu membereskan sisa sisa pertempuran komandan Wira menemui Sena dan menyampaikan maksud kedatangannya.
"Sama sama pak, itu sudah menjadi tugas kami sebagai aparat negara untuk melindungi warga" jawab komandan Wira ramah
"Jadi begini pak, tujuan kedatangan kami sebenarnya ke sini adalah untuk melakukan tes kebangkitan pada anak anak yang berusia sepuluh sampai dengan tiga belas tahun" jelas komandan Wira mengutarakan maksudnya
"Jika nanti ada diantara anak anak itu yang mendapat berkah kebangkitan maka kami bermaksud untuk melatih mereka di akademi khusus milik negara, tentunya atas seizin orang tua atau wali dari anak anak tersebut" lanjut komandan Wira
"Mereka akan dilatih diakademi khusus dengan seluruh biaya ditanggung negara dan bahkan mereka akan mendapatkan fasilitas dan gaji"
"Negara melakukan ini semua untuk memerangi monster serta mempertahankan kelangsungan hidup kita semua" kata komandan Wira mengakhiri penjelasannya
Sena mengangguk paham dengan semua penjelasan dari komandan Wira.
"Kami tentunya merasa sangat senang sekali dan akan mendukung anda" kata Sena
Sena memanggil salah seorang warga dan memintanya untuk segera mengumpulkan seluruh warga penghuni Benteng Kecil.
Beberapa saat kemudian warga telah berkumpul.
"Terima kasih semuanya" kata Sena
"Ada informasi penting yang ingin saya sampaikan kepada saudara saudara semua"
"Kedatangan komandan Wira bersama pasukannya ke Benteng Kecil kita dalam rangka menjalankan tugas untuk mencari anak anak yang beruntung mendapatkan berkah kebangkitan"
"Untuk itu mereka akan melakukan semacam tes untuk memeriksa apakah ada diantara anak anak kita yang memiliki dantian dalam dirinya"
"Selanjutnya jika ada diantara mereka yang memiliki dantian akan ditawarkan untuk mengikuti pelatihan di akademi khusus milik pemerintah, tentunya jika orang tua atau wali penanggung jawab dari anak tersebut mengizinkan"
"Mereka akan dilatih menjadi pasukan elit khusus yang akan berjuang di garis terdepan memerangi monster"
"Mereka akan menjadi tumpuan dan harapan tidak hanya kita melainkan seluruh umat manusia untuk membasmi monster monster jahat itu"
"Untuk itu tidak hanya sebagai seorang warga negara tetapi juga sebagai bagian dari umat manusia sudah kewajiban kita untuk mendukungnya"
"Yeah kami siap" teriak salah satu warga dan kemudian disambut oleh seluruh warga dengan teriakan yang sama
Komandan Wira dan pasukannya benar benar bangga sekaligus terharu melihat antusiasme dan semangat warga Benteng Kecil. Juga rasa kagum kepada Sena yang mampu memimpin warga Benteng Kecil sampai seperti ini.
Sena mempersilahkan komandan Wira untuk melanjutkan.
"Terima kasih terima kasih semuanya"
"Saya dan pasukan benar benar bangga dan terharu melihat ini"
__ADS_1
"Barusan saja kita telah berperang bersama sama menghadapi para monster dan ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kami dapat bertarung bersama dengan orang orang hebat dan pemberani" kata komandan Wira dengan tulus memuji
"Namun perjuangan kita masih panjang selagi monster monster terkutuk itu belum musnah"
"Untuk itu kita membutuhkan generasi penerus yang hebat untuk melanjutkan perjuangan"
"Dan untuk itulah kami ditugaskan mencari anak anak berusia antara sepuluh sampai dengan tiga belas tahun yang memiliki dantian yang nantinya akan kami didik dan latih menjadi prajurit prajurit elit hebat dan pemberani"
"Mereka akan dididik dan dilatih dalam sebuah akademi khusus yang didirikan oleh negara"
"Selama mengikuti pendidikan mereka akan mendapatkan fasilitas yang baik, keluarga juga dapat mengunjungi mereka di akademi dalam waktu waktu tertentu"
Tampak wajah wajah bahagia dan bersemangat warga memdengar penjelasan komandan Wira. Mereka yang memiliki anak adik ataupun saudara yang berusia sepuluh sampai dengan tiga belas tahun sangat berharap jika anak adik ataupun saudara mereka itu memiliki dantian agar dapat mengikuti pendidikan di akademi milik negara.
Arya putra dari Sena yang berusia sebelas tahun tampak bersemangat mendengar perkataan komandan Wira. Arya yang sangat mengidolakan ayahnya sangat ingin menjadi prajurit hebat seperti ayahnya. Bagi Arya ayahnya adalah seorang superhero yang nyata.
"Ibu bolehkah aku ikut tes itu" tanya Arya kepada ibunya
"Tentu boleh" jawab ibunya tersenyum
"Tes kebangkitan akan segera kita mulai"kata komandan Wira lantang
"Untuk anak anak yang berusia sepuluh sampai dengan tiga belas tahun agar mendaftarkan diri dimeja disamping saya ini" kata komandan Wira menunjuk meja pendaftaran yang telah disediakan dengan dua orang prajurit yang telah bersiap dengan semacam tablet canggih.
Segera saja anak anak yang dimaksud membentuk barisan dengan tertib. Ada dua puluh delapan anak yang ikut mendaftar Arya Sena salah satunya.
Selanjutnya satu persatu anak anak itu dipanggil maju. Setiap anak akan diminta meletakkan salah satu tanganya pada sebuah alat berbentuk kotak berwarna keperakkan.
Dibagian atas kotak itu tempat anak anak meletakkan tangannya terdapat kristal berwarna putih bening seperti kaca. Kristal itu bekerja layaknya sensor yang akan mendeteksi keberadaan dantian dalam tubuh anak yang dites.
Tidak hanya mendeteksi keberadaan dantian alat tersebut juga dapat mengukur jumlah qi yang tersimpan dalam dantian.
"Andika" prajurit yang bertugas memanggil nama salah satu anak
"Usia tiga belas tahun" kata prajurit itu memastikan usia Andika
Andika menjawab dengan anggukan kepala.
"Letakkan tanganmu diatas alat itu, jangan takut tidak akan terasa apapun" kata prajurit itu ramah
Dengan gugup Andika meletakkan tangan kanannya diatas kristal bening. Sekejap kemudian kristal bening bereaksi, kristal itu berubah warna menjadi hijau dan muncul angka dua pada layar yang terdapat di alat tersebut.
"Selamat anda memiliki dantian dengan energi qi tersimpan sebesar dua douqi" kata prajurit itu
"Yeaaah" Andika berteriak girang dengan hasil itu
Hasil tes Andika disambut dengan tepuk tangan meriah warga. Semua warga juga merasa senang ada anggota mereka yang mendapat keberuntungan kebangkitan.
Segera Andika berlari memeluk ibunya. Ayah Andika telah tiada karena menjadi korban keganasan monster.
"Ibu..... ibu aku aku memiliki dantian" kata Andika terpatah patah sambil menangis bahagia
"Iya nak .... selamat ya ibu bangga padamu" kata ibu Andika sambil membelai lembut kepala anaknya
"Suamiku lihatlah anakmu mendapatkan berkah kebangkitan, dia akan jadi prajurit hebat dan pemberani" batin ibu Andika
Begitu selanjutnya satu persatu anak anak itu dipanggil dan di tes. Hingga tersisa satu orang lagi yang belum mengikuti tes. Peserta terakhir itu Arya Sena putra dari Sena pemimpin warga Benteng Kecil.
Sejauh ini baru sepuluh orang yang dinyatakan memiliki dantian.
"Arya Sena" panggil prajurit
Arya Sena pun maju. Tidak hanya dirinya yang galau dengan hasil tes itu. Sena dan istrinya juga merasa was was dan galau akan hasil tes anaknya.
"Usia sebelas tahun" lanjut prajurit itu memastikan usia Arya Sena
Arya menjawab dengan anggukan kepala.
"Silahkan letakkan tanganmu diatas alat ini" kata prajurit itu ramah
Arya pun meletakkan tangan kanannya pada alat sebagaimana yang diperintahkan oleh prajurit itu.
Kristal pada alat bereaksi berubah warna menjadi hijau dan layar menunjukkan angka enam.
"Selamat anda memiliki dantian dengan energi qi tersimpan sebesar enam douqi" kata prajurit
"Apa enam douqi, itu rekor baru catatan tertinggi sebelumnya adalah lima douqi" kata komandan Wira terkejut dengan hasil tes Arya
"Yeaaah" teriak Arya girang
Setelah mengucapkan terima kasih kepada prajurit yang mengujinya Arya langsung berlari kearah Ayah dan Ibunya.
"Ayah Ibu aku aku....." ucap Arya terputus saking senang hatinya
"Selamat ya ayah bangga padamu" kata Sena senang sambil mengacak lembut kepala anaknya
"Anak ibu memang hebat" bisik ibu Arya ditelinganya
Tes kebangkitan pun berakhir. Rencananya anak anak tersebut akan langsung dibawa menuju akademi. Mereka akan berangkat besok.
__ADS_1