
Dua tahun berlalu.
Kini Arya sudah menjadi siswa tahun ketiga di akademi. Level kultivasinya juga sudah cukup tinggi bahkan tertinggi dalam sejarah akademi. Arya memiliki level kultivasi A-3.
Sejak Arya berhasil membuka rahasia Kitab Tanpa Aksara atau Kitab Sastrajendra sampai dengan sekarang dirinya masih belum dapat membuka halaman terakhir dari kitab tersebut. Arya sudah melakukan berbagai percobaan untuk membuka kitab itu tapi semua percobaannya masih belum berhasil.
Bagian pertama dari ilmu Sembilan Aji sudah diterapkan sebagai materi pokok pengajaran di akademi. Dengan keberadaan ilmu tersebut mampu meningkatkan kenaikan level kultivasi siswa akademi.
Saat ini Arya juga sudah mampu membuat pil obat. Selain menjadi seorang alchemist Arya juga memiliki kemampuan sebagai penempa. Ini terjadi setelah Arya berhasil menerjemahkan kitab kuno milik Guru Besar Tama. Kitab itu berjudul Palu Api Raja Tempa karangan Mpu Madhara seorang ahli tempa pada zamannya.
Kitab Palu Api Raja Tempa mengulas jenis dan sifat dari material. Metode pemurnian dan pencampuran serta penempaan material. Kitab ini tidak hanya menjelaskan tentang pengolahan material logam saja tapi juga material non logam. Dalam kitab ini terdapat penjelasan bagaimana memperkuat material logam dengan mencampurnya dengan material non logam.
Arya juga bekerjasama dengan ilmuwan ilmuwan modern yang tergabung dalam Asosiasi Ilmuwan Dunia untuk mengembangkan keahlian dan pengetahuan yang dimilikinya.
Sebagai seorang siswa tahun ketiga akademi Arya pun wajib menjalankan misi yang telah ditentukan akademi. Menjalankan misi adalah salah satu syarat kelulusan. Setelah lulus dari akademi siswa akademi wajib mengikuti wajib militer, untuk siswa Akademi Garuda Sakti sendiri wajib militer selama tiga tahun.
Pringgodani skuat yang dibentuk Arya kini telah memiliki anggota sebanyak seratus orang lebih yang terdiri dari siswa berbagai angkatan. Anggota terbanyak berasal dari siswa yang satu angkatan dengan Arya sebanyak enam puluh dua orang.
Pada misi kali ini Arya meminta untuk satu kelompok dengan teman temannya yang berasal dari Benteng Kecil. Maka terbentuklah satu kelompok beranggotakan tujuh belas orang dengan sebelas diantaranya berasal dari Benteng Kecil. Dan semua anggota kelompok ini adalah anggota Pringgodani Skuat.
Misi mereka adalah misi kelas lima yang merupakan misi yang tergolong misi dengan tingkat kesulitan rendah. Adapun penggolongan misi dibagi menjadi tujuh tingkatan kelas misi. Misi kelas tujuh adalah misi dengan tingkat kesulitan paling rendah dan misi kelas satu adalah misi dengan tingkat kesulitan paling tinggi.
Misi mereka kali ini adalah membantu pengawalan barang dari distrik Magelang ke distrik A yang jaraknya sekitar seratus delapan puluh kilometer. Mereka akan membantu satu peleton prajurit militer yang mengawal barang tersebut.
Satu minggu sebelum keberangkatan, Arya mengumpulkan semua anggota kelompoknya juga anggota Pringgodani Skuat lain yang juga menjalankan misi. Titik pertemuan mereka adalah Warung Kultivator.
"Salam teman teman semua" kata Arya menyapa semua anggota Pringgodani Skuat
"Beberapa hari lagi kita akan menjalankan misi, untuk itulah aku mengumpulkan kalian semua untuk melakukan persiapan"
"Kalian boleh memilih satu senjata jenis apapun yang kalian sukai disini, berikut satu stel armour tempur" kata Arya
"Ini beneran serius bos" kata Tio
"Ya iyalah aku serius" kata Arya tersenyum
"Tidak mungkin aku membiarkan anggota Pringgodani Skuat pergi menjalankan misi tanpa ada persiapan" lanjutnya
__ADS_1
"Ouh ketua kita ini benar benar hebat" kata Andika
"Ya ya ketua memang hebat" anggota lain menimpali
"Untuk potion dan pil obat akan aku persiapkan, kalian dapat mengambilnya satu hari sebelum keberangkatan" kata Arya
"Jangan khawatir dengan harga dari senjata dan armour yang akan kalian pilih, yang terpenting adalah kualitas dan kecocokannya" lanjut Arya
"Oh ya aku lupa selain senjata utama seperti pedang, tombak, panah atau lainnya, kalian juga akan dilengkapi dengan senapan energi keluaran terbaru, tapi barangnya baru akan tiba dua hari lagi" kata Arya
"Dan silahkan memilih"
"Yeah" kata anggota Pringgodani Skuat berteriak senang
"Terima kasih bosku" kata Tio sambil memberikan dua jempol tangan kearah Arya
"Terima kasih ketua"
"Terima kasih komandan"
Arya tidak ikut memilih karena dia sudah memiliki armour dan senjatanya sendiri. Arya hanya berkeliling mengawasi teman temannya memilih senjata. Sesekali dia memberikan saran dan menjawab pertanyaan dari teman temannya.
Selesai melakukan pembayaran Arya kembali ke kumpulan teman temannya yang sangat senang mendapatkan senjata dan armour impian. Mereka tidak menyangka kalau Arya akan membelikan mereka senjata dan armour.
"Ayo coba armournya dikenakan dulu, mumpung disini siapa tahu ada yang kurang pas jadi bisa ditukar" kata Arya
Segera saja mereka mengenakan armour yang tersimpan dalam wadah logam. Anggota Pringgodani Skuat tampak gagah dan berwibawa setelah mengenakan armour. Aura kekuatan memancar dari masing masing mereka.
"Terima kasih ketua" kata mereka serempak
"Kalian semua tampak hebat" kata Arya
"Untuk waktu beberapa hari kedepan manfaatkan untuk berlatih dengan senjata yang telah kalian pilih agar nantinya kalian terbiasa" lanjut Arya
"Siap laksanakan" kata mereka kompak
"Baiklah kalian boleh bubar sekarang, jangan lupa dua hari lagi kita berkumpul kembali untuk mengambil senapan energi" kata Arya
__ADS_1
"Siap ketua" kata mereka kompak
***
Satu hari sebelum misi.
Lima puluh sembilan siswa tahun ketiga berkumpul diruang makan khusus siswa. Setelah makan siang mereka tidak meninggalkan tempat makan. Mereka semua adalah anggota Pringgodani Skuat.
Beberapa hari yang lalu mereka telah mendapatkan senjata dan armour serta senapan energi. Hari ini mereka menunggu Arya yang akan membagikan potion dan pil obat.
Tidak berapa lama Arya tiba bersama Ivan dan Tio, masing masing dari mereka membawa satu tas punggung.
"Halo semua" sapa Arya
"Salam ketua" kata mereka semua kompak menjawab
"Hari ini seperti yang telah aku sampaikan beberapa hari yang lalu, aku akan membagikan potion dan pil obat sebagai bekal teman teman semua untuk menjalani misi" kata Arya
Arya meletakan tas yang dibawanya. Ivan dan Tio pun turut meletakan tas yang mereka bawa. Tas itu berisi potion dan pil obat.
"Masing masing dari kalian akan menerima lima buah potion dan lima butir pil obat" kata Arya
"Lima buah potion terdiri dari tiga buah potion penambah energi dan dua buah potion penyembuh" jelas Arya
"Begitu juga dengan pil obatnya, ada lima butir pil obat dengan tiga butir pil obat penambah energi dan dua pil obat penyembuh" lanjutnya
"Kak Andika, Ivan dan Tio tolong bantu untuk membaginya" kata Arya
"Siap komandan" kata Andika
"Oke bos" kata Tio
Andika, Ivan dan Tio membagi potion dan pil obat sesuai dengan jumlah dan jenis yang disebutkan Arya.
"Meskipun misi yang akan kita jalani besok tergolong misi dengan level rendah tapi kita harus tetap selalu waspada karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi" kata Arya mengingatkan
Untuk tahun ini ada enam misi untuk siswa tahun ketiga. Semua misi ini termasuk misi level rendah karena ini baru pertamakalinya bagi siswa tahun ketiga menjalani misi keluar dari akademi.
__ADS_1
Semua misi berupa bantuan pengawalan barang. Siswa tahun ketiga dibagi menjadi enam kelompok sesuai dengan jumlah misi. Satu kelompok terdiri dari tiga belas sampai tujuh belas siswa.
Kelompok Arya memiliki jumlah anggota terbanyak karena jarak distrik yang akan menjadi tujuan memiliki jarak paling jauh dibandingkan distrik tujuan dari kelompok lain. Selain itu jumlah kendaraan pengangkut logistik juga lebih banyak.