Puisi Adalah HatiKu

Puisi Adalah HatiKu
Pelaku Dipaksa Mengaku


__ADS_3

"Asalamualaikum........permisi !!!!! " ?????


"Walaikum'salam " jawab ibu Jumaroh yang langsung menuju keluar membuka pintu rumah


Setelah membukakan pintu rumah


"Pak Dodi ada apa pak ? , Maya kenapa menangis ? " Tanya ibu Jumaroh yang kebingungan


"Cepat kamu ngomong " ucap pak Dodi kepada Maya dengan tatapan penuh emosi


"Silahkan masuk dan duduk dulu aja pak" ucap ibu Jumaroh


Putri yang mendengar suara keributan di depan rumah pun langsung keluar kamar dan menghampiri


Setalah pak Dodi dan Maya duduk di ruang tamu Maya belum mengeluarkan sepatah kata pun hanya tangisan yang terus di lontarkan


Putri yang sudah keluar kamar dan melihat yang datang adalah Maya dan bapaknya pun bertanya-tanya karena milihat Maya yang menangis


"Maya kenapa menangis ???" tanya putri sambil menghampiri dan ikut duduk di samping ibu nya


"Maya cepetan ngomong dan minta maaf" ucap pak Dodi dengan nada keras


"Aku minta maaf Bu Jumaroh , kemarin saya nyuruh orang buat ngerjain jualan ibu !! Karena aku kesal sama Putri dan ibu" Ucap Maya sambil menagis


"Ibu punya salah apa ke kamu ya nak ?? ,ibu minta maaf atas kesalahan ibu dan anak ibu" ucap ibu Jumaroh


"Aku kesal sama Putri yang selalu di puji-puji temen-temen sekolah dan sudah merebut orang yang ku suka di tambah papah sekarang berniat mau menikahi ibu Jumaroh" ucap Maya


"Saya sebagai orang tua Maya meminta maaf kepada ibu Jumaroh dan Putri atas kelakuan anak saya , saya juga berjanji akan mengembalikan nama baik ibu dan anak ibu karena berita ini sudah menyebar luas di lingkungan dan di media sosial


untuk masalah kerugian materi saya juga siap menggantinya" ucap pak Dodi sambil pamit pulang


Setelah pak Dodi dan Maya pulang putri pun penasaran dengan omongan Maya


"Ibu beneran mau menikah dengan pak Dodi" tanya Putri


"Kemarin si pak Dodi sempet kesini nak,dan mengajak ibu nikah tapi ngga ibu tanggapin ajakan itu karena ibu masih sayang sama bapak mu" ucap ibu Jumaroh


"Emang sebelum menikah dengan bapak ibu kenal dengan pak Dodi" tanya Putri


"Pak Dodi sama ibu itu satu kampung nak jadi sebelum ketemu dengan bapak mu kita udah saling mengenal" ucap ibu Jumaroh


***


Setalah sampai di rumah pak Dodi menyuruh Maya untuk menghubungi tiga orang suruhan nya untuk datang ke rumah.

__ADS_1


Setalah tiga orang itu datang ke rumah


pak Dodi menyuruh untuk membuat klarifikasi di lingkungan rumah ibu Jumaroh dan di sosial media dengan tidak membawa nama Maya yang menjadi dalang nya


Awalnya ketiga orang itu menolak tapi karena pak Dodi memberi imbalan ketiga orang itu akhirnya membuat klarifikasi di lingkungan rumah Putri dan di sosial media dengan tidak menyeret nama Maya sebagai dalang nya


Pak Dodi lakukan itu karena tidak rela nama baik anak nya jelek walaupun kelakuan anak nya sudah merugikan orang lain.


Setelah ketiga orang itu membuat kelarifikasi di lingkungan ibu Jumaroh dan di media sosial dengan alasan


*melakukan itu karena punya dendam pribadi dengan keluarga ibu Jumaroh dan sudah meminta maaf secara kekeluargaan kepada ibu Jumaroh*


Kini tetangga-tetangga ibu Jumaroh pada berdatangan dan meminta maaf sudah beranggapan yang ngga-ngga dan mempertanyakan kapan mulai jualan lagi


Di sosial media pun temen-temen putri meminta maaf dan mempertanyakan kapan mulai berjualan lagi


"Ibu kapan rencana mau jualan lagi ? " tanya putri kepada sang ibu


"Ngga tau nak ,setalah melihat kejadian ini kayanya ibu ngga cocok buat berjualan lagi" ucap ibu Jumaroh dengan nada pesimis


"Kenapa ibu bicara seperti itu ? ,Permasalahan sudah terungkap kan Bu tetangga-tetangga dan temen-temen putri juga udah tau fakta sesungguhnya dan berniat ingin membeli jualan kita" ucap Putri sambil menyemangati ibu


"Iya si nak tapi tadi ada tetangga komplek kita yang ke sini nawarin kerjaaan jagain anak sama masak , kerjanya dari pagi sampai sore


"Kalau menurut ibu kerjaan itu cocok ambil aja Bu ,tapi aku juga pengen nerusin jualan seblak Bu"ucap putri


"Kamu fokus sekolah aja nak biar ibu aja yang nyari duit"ucap ibu Jumaroh


"Aku pengen membantu ibu mencari uang ,aku jualan hanya melayani pesanan online aja Bu itu juga kalau putri udah pulang sekolah tolong ijinkan ya Bu" ucap putri


"Yaudah kalau itu mau kamu ,ntar dua atau tiga hari sekali ibu ke pasar buat belanja bahan-bahan jualan dan mempersiapkan jadi kalau ada pesanan kami tinggal buat dan hubungi mang Dadang aja"ucap ibu Jumaroh


Keseokan hari nya putri berangkat sekolah dan ibu Jumaroh mendatangin rumah ibu Umaeroh untuk mempertanyakan kerjaan yang kemarin di janjikan sama beliau


Setalah sampai di rumah ibu Umaeroh


"Selamat pagi Bu ,saya mau menanyakan kerjaan yang ibu tawarkan kemarin" ucap ibu Jumaroh


"Iya Bu ,saya lagi nyari orang buat jagain anak saya dan membantu memasak di rumah saya soal nya suami saya kerja dan saya sendiri pun kerja ,kemarin si anak saya di titipin ke tetangga tapi karena tetangga saya juga lagi kerepotan makanya saya nyari orang !! apakah ibu bersedia ?" tanya ibu Umaeroh


"Iya Bu saya bersedia ,bisa mulai bekerja nya kapan ya Bu ?"ucap ibu Jumaroh


"Kalau mengenai gaji saya cuma bisa bayar 2 juta sistem kerjanya dari pagi sampai sore


ibu juga di persilahkan makan sepuas nya di rumah saya ,kalau hari ini apakah ibu sudah siap kerja di sini ?" Ucap ibu Umaeroh

__ADS_1


"Iya Bu saya setuju dengan gaji dan sistem begitu ,hari ini juga saya siap Bu" ucap ibu Jumaroh


Setelah menyetujui hari itu juga ibu Jumaroh sudah bekerja untuk menjaga anak dan memasak di rumah ibu Umaeroh


Putri yang masih di sekolah banyak teman-teman menghampiri meminta maaf dan ingin memesan seblak kepada putri


Siska pun menghampiri putri dan bertanya mengenai pelaku kemarin


Putri yang tidak mau memperpanjang masalah itu pun hanya mengatakan yang di bicarakan oleh tiga pelaku itu tanpa menyebutkan nama Maya yang jadi dalang sesungguhnya.


Setelah pulang sekolah putri pun mendapatkan 17 pesanan seblak orderan dari teman-teman nya dan langsung membuatkan


Setelah pesanan itu sudah di buatkan langsung menghubungi mang Dadang untuk mengantarkan dengan memberi alamat setiap masing-maaing pesanan nya


Setelah putri selsai membuat pesanan di rumah putri merasa kesepian karena dia hanya seorang diri yang biasanya di temani ibu karena ibu sekarang bekerja dari pagi sampai sore dia pun kini sendiri.


Putri yang tak ingin di rumah hanya diam kini membuka mata pelajaran untuk belajar


Setelah selsai belajar putri membuat novel untuk melanjutkan bab-bab selanjut nya


Setelah membuat novel putri pun tak lupa untuk membuat puisi di buku nya


*Hidup Adalah Pilihan*


________________________________________


Hidup ini adalah pilihan


Jika kita menginginkan sesuatu yang indah


Kita harus berusaha keras untuk meraih nya


Jika kita hanya pasrah akan cerita yang sudah digariskan dunia


Kelak kita tidak akan jadi apa-apa


Boleh saja kita menangis karena kesedihan


Boleh saja kita menyesal karena sebuah kesalaahan


Tapi kita jangan terus terhanyut dalam lamunan yang membuat diri kita tak bisa melakukan apa-apa untuk memperbaiki diri dan menantang keras nya dunia


---------------------------------------


By.Putri

__ADS_1


__ADS_2