Puisi Adalah HatiKu

Puisi Adalah HatiKu
Cemburu


__ADS_3

"nak lagi apa ?, Udah makan belum ,ibu bawa makanan nih?" Ucap ibu Jumaroh yang baru pulang bekerja


"Putri lagi nulis Bu ,putri udah makan " ucap putri sambil berjalan keluar kamar menghampiri sang ibu


"Kamu makan apa nak ? ,Padahal ibu udah bawa makanan buat kamu makan" ucap ibu


"Putri tadi goreng telor Bu ,buat ntar malam aja takut laper lagi" ucap Putri


"Yaudah ntar di makan ya !!" Ucap ibu Jumaroh


"Iya Bu ,ibu kerja di rumah siapa" tanya putri


"Ibu kerja di rumah ibu Umaeroh buat jaga anaknya yang bernama Tiara yang baru berumur 3 tahun " ucap ibu Jumaroh


"Oh iya Bu ,tadi banyak teman-teman putri yang pesan seblak" ucap Putri


"Alkamdulilah ya nak" ucap ibu


Setelah malam tiba Putri mulai belajar agar bisa lebih memahami mata pelajaran yang di ajarkan


Walau awal nya berat karena selama ini putri kurang fokus dalam belajar tapi karena ingin menjadi lebih baik putri pun memaksakan nya


Setalah dua jam belajar putri pun membuat cerita novel


Di tutup dengan membuat puisi di buku nya


*Penuh Harap*


______________________________________


Aku terdiam di temani sang sunyi


Menatap sebuah harap untuk menerjang lamunan......


Panjang cerita kesedihan telah menyapa


Dengan rasa penuh harap kebahagiaan akan menanti ......


Di saat malam yang kelam .....


Di bawah sinar rembulan ......


Ku gantungkan cita-cita.......


Di sepinya kesendirian ......


Dengan suasana kesunyian.....


Ku selipkan doa-doa.........


Semoga usaha perjuangan dan doa ku


Tak menghianati hasil Amiin


---------------------------------------

__ADS_1


By.putri


Tak terasa setelah selsai membuat puisi


Putri tertidur dengan posisi tangan yang masih menggenggam pena dan memeluk bukunya


Ibu Jumaroh yang melihat anak nya kelelahan langsung merapihkan buku dan pena dan menyelimuti putri yang tertidur


Sampai malam berganti pagi kini ibu Jumaroh yang sudah memasak buat makan anak nya bersiap-siap untuk berangkat kerja


Putri pun sudah bersiap berangkat sekolah dengan membawa bekal makanan


Setibanya di sekolah putri belajar dengan keseriusan , mata pelajaran yang di terangkan guru pun bisa di tangkap nya


Di saat jam istirahat putri yang ke kantin sendiri untuk istirahat


seketika ada yang menghampiri


"Heyyyy putri gimana kabar mu" ucap Bagas yang kini duduk di bangku SMA kelas 3


Dan juga menjadi Kaka kelas putri


"Kabar aku baik kak" jawab Putri sambil memakan bekal makanan nya


"Kamu jarang kelihatan di kantin ,emang kamu ngga bosen istirahat di kelas" tanya Bagas


"Ngga kak ,aku malah nyaman istirahaat di kelas karena di sini kan tempatnya terbatas dan banyak siswa lain juga yang mau istirahat di sini


Jadi harus gantian" ucap Putri


"Hey..hey ...hey lagi ngobrolin apa nih ?" Sahut Gilang yang baru datang dan langsung ikut nimbrung


"Gue kasih tau ya Gilang ! *Gue tuh duit banyak kebutuhan ngga ada ? tapi buat bayar utang ngga cukup*" ucap Bagas dengan candaan karena obrolan dengan putri terganggu


"Ngomong apa si Luh ngga jelas" ucap Gilang


"Lagian Luh datang sama Siska di saat ngga tepat ,aku lagi ngobrol serius juga sama putri" ucap Bagas sambil pamit untunk meninggalkan tongkrongan di kantin bersama putri ,Siska dan Gilang


" Putri tadi Bagas ngobrol apa sama kamu ?" Tanya Gilang kepada putri


"Dari pertanyaan nya kayaknya ada yang cemburu nih" sahut Siska untuk menimpali pertanyaan Gilang kepada Putri


"Tadi cuma menanyakan kabar aja"jawab putri


"Eheem !!! Sahabat ku ternyata lagi menjaga hati "ucap Siska


"Apaan si sis ?" Ucap Gilang dan putri dengan kata dan suara yang bersamaan


Putri yang sudah memakan bekal dari ibu kini masuk kelas terlebih dahulu yang masih di kantin Gilang dan Siska .


Setelah putri masuk ke kelas duluan Siska memberi tau kepada Gilang kalau akhir-akir ini banyak siswa laki-laki mendekati putri nampak nya bukan sekedar ngobrol tapi seperti ingin mengajak serius kepada putri


Gilang yang mendengar hal itu cemburu dan mengatakan kepada Siska tidak akan memberi kesempatan laki-laki manapun mendekati putri


Wajar saja kalau putri banyak yang mendekati karena putri mempunyai paras yang cantik hanya saja putri orang nya suka menghabiskan waktunya di dalam kelas

__ADS_1


Jadi laki-laki kalau beda kelas susah untuk menemui putri


Setelah di kelas sambil menunggu jam masuk putri ingin membuat puisi di bukunya


Baru saja mengeluarkan pena dan buku di atas meja


Tiba-tiba Maya menghampiri


"hey anak pembawa sial gara-gara kamu aku ketimpa banyak masalah" ucap Maya dengan nada bergumam


"Maya aku minta maaf kalau banyak salah sama kamu !! Kita baikan aja" ucap putri sambil menyodorkan tangan


"Emang bener kamu banyak salah ke aku , aku tidak mau baikan sama kamu dan yang kamu harus tau aku tidak Sudi sodaraan SMA kamu " jawab Maya sambil menepis tangan putri


Setelah melihat Siska masuk kelas Maya pun bergegas menjauh dari putri


Siska yang melihat gelagat aneh dari Maya pun langsung bertanya kepada putri


"Put ,tadi Maya habis nyamperin kamu ya? ,Dia ngomong apa ? Pasti ngomong yang aneh-aneh kan ke kamu"


"Ngga kok sis ,Maya ngga ngomong apa-apa ke aku" jawab putri dengan menutupi fakta agar tidak ada pertikaian di antara mereka


Setalah jam belajar di mulai Guru menjelaskan materi dan memberi tugas


Setelah di jam pelajaran terakhir pak Usman menginformasikan kepada murid-murid kalau bulan depan akan di adakan Study Tour


Semua siswa pun meriah bergembira karena akan ada kegiatan di luar sekolah tentu nya bisa jadi refresing otak karena tidak memikirkan pelajaran terus


Setelah jam pulang sekolah Gilang menghampiri putri untuk mengajak nya pulang bareng


Karena ketakutan Gilang putri takut di dekati laki-laki lain dia pun sengaja mengajak putri untuk pulang bareng walau hanya berjalan kaki


Putri yang sedang berjalan pulang dengan Gilang tiba-tiba ada kendaraan bermotor menghampiri nya


"Putri pulang bareng saya yuk !! Cuaca lagi panas dan kelihatan nya kamu lagi cape" ucap Bagas dengan nada bujukan agar putri mau pulang di antar pake motor


"Jalan kaki-aja kak ,rumah saya udah Deket kok aku juga udah biasa panas-panasan" jawab putri


"Kalau ngga mau jangan di paksa" ucap Gilang dengan tatapan tajam mengarah ke Bagas


"Yaudah kapan-kapan aku mau main ke rumah kamu ya" ucap Bagas dengan terus menatap putri tanpa menghiraukan perkataan Gilang


"Iya kak silahkan main aja"jawab putri


Setelah putri menolak pulang bareng Bagas pun pergi


Putri yang masih berjalan menuju rumah di tanya oleh Gilang


"Put !! Kenapa Bagas di bolehin main ke rumah kamu ?" tanya Gilang dengan nada cemburu


"Aku masih dengan prisnsip yang sama kak ingin mengejar cita-cita dulu , yang harus kak Gilang inget walau kita terpisah di belahan bumi berbeda ,walau banyak orang yang mendekati kita tapi kalau aku sama kak Gilang di takdirkan berjodoh kelak kita akan di persatu kan" ucap


Putri yang tau melihat Gilang cemburu dan putri tidak ingin menyakiti Gilang walau sebenar nya sampai sekarang pun belum ada setatus


"Dari dulu aku ingin mendengar langsung perkataan mu yang seperti ini !!,aku sekarang merasa tenang karena memiliki harapan kepada tuan putri" ucap Gilang

__ADS_1


"Udah ahkkk !! Jangan di bahas dulu mengenai hal ini ,nanti kita bisa hilang fokus untuk menata masa depan "ucap putri


__ADS_2