
Jam pelajaran terakhir selsai putri melihat hpnya ternyata putri dapat balasan dari Gilang, putri yang berniat ingin ke rumah Gilang bersama Siska setelah mendapatkan pesan singkat itu langsung memberitahu Siska untuk meminta pendapatnya.
Siska yang sudah membaca balasan pesan singkat dari Gilang menyarankan putri untuk tidak kerumah Gilang dulu,biar Gilang menenangkan diri sesuai yang ia katakan lewat pesan singkat itu.
Akhirnya putri dan siska membatalkan niatnya untuk mendatangi rumah Gilang,keduanya kini keluar gerbang sekolah untuk pulang kerumah masing-masing.
Baru saja sampai di depan ternyata Bagas sudah menunggu Putri untuk mengajaknya pulang bareng. putri yang kebingungan karena Bagas sudah menunggu sambil bertanya kepada Siska
"Sis, gimana ini ? Ka Bagas sudah nungguin!! aku mau nolaknya gimana ya?" Tanya putri dengan nada berbisik
"Tenang aja nanti aku yang ngomong sama Bagas" ucap Siska untuk menenangkan putri
Setalah Bagas menghampiri putri untuk mengantarkan pulang. Siska menepis ajakan Bagas dengan berkata
"Kak,pulang duluan aja,soalnya putri mau main kerumah aku"ucap Siska
"Yaudah aku antarkan kamu berdua kerumah Siska naik motor aku"ucap Bagas
"Emang aku sama putri cabe-cabean,di bonceng dalam satu motor ? udah pulang duluan aja aku sama putri mau naik angkutan umum untuk ke rumah ku" ucap Siska
"Iya ka ,pulang duluan aja" ucap putri
Setalah mendengarkan perkataan itu Bagas masih menunggu di depan sekolah.
Putri dengan terpaksa ikut berjalan ke arah rumah Siska menunggu Bagas pulang dulu. Baru putri berbalik pulang ke arah rumahnya.
Bagas yang masih menunggu di depan sekolah yang sedang mengamati mereka berdua akhirnya putri memutuskan untuk beneran main ke rumah Siska.
Kini keduanya berjalan ke tepian jalan raya untuk menunggu angkutan umum
Dengan melambaikan tangan untuk menghentikan laju angkutan umum Siska dan Putri masuk ke dalam angkutan umum
Dengan penuh sesak penumpang lain yang banyak di dominasi anak sekolahan.
Angkutan umum tancap gas untuk menguber setoran
"Kiri pak" ucap siska untuk menghentikan laju angkutan umum
Angkutan umum mengurangi laju kecepatan dan menepi untuk berhenti !!
Siska dan Putri pun turun dan membayar ongkos 3 ribu rupiah setiap 1 penumpang dengan pakaian anak sekolahan.
Setelah keduanya turun putri kebingungan dan bertanya kepada Siska
"Sis,aku biasanya kalau naik angkutan umum ke pasar , ongkosnya 5 ribu rupiah !! padahal jaraknya tidak jauh berbeda" tanya putri
"Kalau memakai pakaian biasa selain pakaian sekolah emang iya ongkosnya 5 ribu" jawab Siska
"Berarti kalau ongkosnya pengen murah,walaupun aku ke pasar mending pakai pakaian sekolahan ya?" Ucap putri dengan nada candaan
__ADS_1
"Iya put,sekalian kalau ke pasar sama ibu kamu di suruh pakai pakaian sekolah aja ibu kamu nya !! biar ongkosnya murah"ucap Siska untuk menimpali candaan dari putri
Hanya butuh beberapa meter keduanya sampai di rumah Siska
"Ada temen sekolahnya Siska ya?" Ucap ibu kulsum sambil menyambut kedatangan putri
"Iya Bu ,saya temen sekelasnya Siska" jawab putri sambil mencium tangan ibunya Siska yaitu ibu Kulsum
Putri di persilahkan masuk oleh Siska dan ibunya, di dalam juga ada adiknya Siska yang bernama Anita yang baru kelas 1 SMP
Kini adiknya Siska ikut menemani Putri
yang baru datang di sambut baik oleh keluarga Siska, dan di tawarin makan oleh ibu Kulsum.
Di rumah Siska, putri nampak bahagia karna Susana keluarga yang ramah
Siska mengajak putri untuk masuk ke kamarnya untuk melihat koleksi barang kesukaannya dan melihat foto-foto Siska waktu kecil.
Putri yang berada di rumah Siska baru ingat kalau dia belum ijin ke ibunya kalau pulang sekolah main ke rumah Siska.
Untuk tidak membuat ibunya khawatir putri menelfon ibunya untuk memberitahukan kalau sekarang dia sedang berada di rumah Siska.
Setalah sudah memberitahu ibunya.siska mengajak putri duduk di teras rumah untuk menikmati udara siang yang segar karena di dalam rumah terasa gerah
Siska dan Putri berbincang obrolan di depan teras rumah Siska.
Tetangga Siska yang satu sekolahan dengan Mereke berdua yang bernama Asep melihat ada Putri main di rumah Siska akhirnya ikut datang ke rumah Siska.
Di tengah-tengah obrolan mereka bertiga Asep meminta nomer hp Putri dengan dalih agar lebih akrab dan untuk memperbaiki hubungan pertemanan mereka berdua.
Karena waktu sudah sore putri pamit kepada Siska,Asep dan keluarga Siska.
Putri yang di antarkan Siska sampai ke jalan raya sambil menunggu angkutan umum,setelah sudah dapat dan menaiki angkutan umum, Siska pulang ke rumah dan putri menaiki angkutan umum untuk perjalanan kerumah nya.
Setalah sampai di rumah putri melihat bangunan warung yang baru 20 persen sudah berdiri.
Setalah masuk ke rumah putri mengganti pakaian dan mengobrol dengan ibu nya.
Putri menceritakan kepada sang ibu begitu ramahnya keluarga Siska waktu tadi siang main ke sana.
Ibu Jumaroh mengatakan pada anaknya kalau besok pagi mau ke pusat agen sembako untuk menanyakan harga-harga sembako yang akan ibu Jumaroh jual,jadi kalau misalkan bangunannya sudah selsai ibu Jumaroh sudah tau harga beli dari pusat agen dan akan di jual laginya berapa.
Putri yang berniat ingin ikut tapi karena besoknya sekolah jadi tidak bisa ikut menemani ibunya.
Di saat malam hari, putri membantu ibunya membuat kue untuk suguhan tukang bangunan besok pagi, karena kaalu beli yang sudah jadi tentunya harga lebih mahal maka dari itu ibu Jumaroh memilih membuat kue sendiri untuk suguhan tukang yang sedang membuat bangunan untuk warungnya.
Seusai membantu ibu,putri masuk ke manarnya dan melihat hpnya ternyata ada dua pesan dari dua orang yang berbeda.
Pesan pertama dari Asep
__ADS_1
"{Assalamualaikum,Putri lagi apa?}"tanya Asep melalui pesan singkatnya
Dan pesan kedua dari Gilang
"{Asalamualaikum sayang ,besok pagi aku ke rumah mu untuk berangkat sekolah bareng,aku pastikan datang ke situ lebih dulu dari Bagas}"ucap Gilang melalui pesan singkatnya
Setelah membaca pesan keduanya
Putri membalas pesan dari Asep
"{Aku lagi belajar}" balas putri
Putri juga membalas pesan dari Gilang
"{Walaikum'salam sayang, baik aku tunggu besok pagi,dan aku akan jelasin kejadian kemarin}" balas putri
Setalah membalas pesan dari Gilang Putri pun menyempatkan waktu untuk membuatkan puisi untuk Gilang
*Maafkan Aku sayang*
Maafkan aku....
telah membuat mu cemburu ....
Karena aku masih belum bisa menolak ajakan yang menurutku tak ingin aku ikuti....
Aku juga sudah membuat mu kecewa
Sampai kau menghindar dari ku....
Yang harus kamu tau....
Aku tak ingin berada di depanmu yang harus kamu kejar...
Aku pun tak ingn kau dibelakang ku yang harus mengejar ku...
Aku ingin kau di sisiku, di sampingku...
Untuk menemani di kesepian ku
Untuk jadi pelindung dari rasa takut ku
Untuk menjadi penghapus kesedihan ku
Karena kau adalah kebahagiaan ku...
By.Putri
Puisi yang sudah di tuliskan di buku putri langsung memotretnya menggunakan hp dan mengirimkan ke Gilang.
__ADS_1
Setalah melihat Putri mengirimkan Puisi, Gilang merasa sedih dan merasa salah karena dia terlalu berlebihan memperlakukan putri seperti itu, sehingga putri ikut merasa sedih karena tingkah ke kekanak-kanakan Gilang yang belum bisa menyikapi masalah dengan sabar.