Puisi Adalah HatiKu

Puisi Adalah HatiKu
Kalau Tidak Di Belikan Motor Tidak mau Sekolah


__ADS_3

Gilang pulang kerumah dengan ekspresi marah


"Kamu kenapa sekolahnya pulang lagi?" Tanya ibu Faridah kepada anaknya


"Aku males sekolah,aku pengen beli motor kalau ngga di beliin motor aku tidak mau sekolah lagi!!" Ucap Gilang dengan nada marah dan langsung masuk ke kamarnya


Ibu Faridah yang sudah tau karakter anaknya,kaalu sudah menginginkan sesuatu harus di belikan hanya bisa membiarkan anaknya ke Manar dan memikirkan cara untuk bisa membelikan motor buat anak ya


Ibu Faridah pun menelfon suaminya yang kerja di luar kota yang bernama pak Roni. Untuk memberitahukan kalau Gilang ingin membeli sepeda Motor ,kalau tidak di belikan dia tidak mau sekolah


***


Setalah sampai sekolah, Putri menunggu Gilang yang tak datang-datang di sekolah padahal tadi di jalan sudah memakai seragam sekolah dan sudah menunggu putri


Putri pun berfikir apa Gilang bolos sekolah??atau pulang lagi kerumah?? karena Putri tau Gilang pasti cemburu melihat Putri di Bonceng oleh Bagas, sedangkan Putri belum menjelaskan kronologinya kenapa Putri bisa berangkat bareng dengan Bagas.


Jam masuk sekolah sudah berbunyi Gilang tak kunjung datang ke sekolah


Putri pun mulai panik ,sambil menunggu guru datang putri mencoba menelfon Gilang tapi telfonnya tidak di angkat-angkat.


Siska yang menghampiri putri bertanya apakah Gilang mengabari ke putri kalau dia tidak masuk ?, putri menjelaskan kepada Siska kalau sebenarnya tadi Gilang sudah berangkat menunggu di pertigaan depan komplek putri ,tapi karena putri berangkat bareng Bagas Gilang cemburu !! dan ntah kemana sampai sekarang belum ada di sekolah.


Putri juga mengatakan kepada Siska kalau sudah mencoba menelponnya tapi tidak di angkat, Siska yang penasaran dengan keberadaan Gilang mencoba menelponnya tapi tetap saja tidak di angkat, Siska yang menelfon sekali lagi tiba-tiba hp Gilang tidak bisa di hubungi ,Siska dan Putri langsung beranggapan kalau Gilang sengaja mematikan hpnya biar tidak di telfon terus


Setelah ibu Guru Yeni masuk untuk mengajar di jam pelajaran pertama, menanyakan Gilang karena dia tidak ada ijin atau pemberitahuan kalau dia tidak masuk!!.


"Bu,tadi Gilang sudah berangkat bareng Putri tapi di jalan Gilang merasa Pusing !! Makanya memutuskan untuk pulang lagi kerumah untuk istirahaat" ucap Siska untuk menjawab pertanyaan gurunya tentang Gilang


Buat memastikan kebenarannya!! ibu Guru Yeni menanyakan kepada putri


"Apa benar !! tadi kamu berangkat bareng dengan Gilang Lalu Gilang pulang lagi kerumah karena merasa pusing??" Tanya ibu Guru kepada Putri

__ADS_1


"Iya Bu,tadi Gilang sudah berangkat setengah jalan ke sekolah tapi dia merasa pusing jadi memutuskan untuk pulang dan istirahat di rumah" jawab putri


Karena Putri yang mengatakan Ibu Guru Yeni pun Percaya.


Setelah percaya ibu Guru Yeni berniat untuk menjenguk Gilang tapi Siska mengatakan biar yang menengok keadaan Gilang Siska dan Putri aja setalah pulang sekolah, karena rumahnya lumayan dekat dan kelihatannya Gilang Cuma sakit Pusing biasa.


Di jam istirahaat putri mencoba menghubungi Gilang kembali,tapi nomer telfonnya masih tidak aktif ???,Siska menyarankan putri untuk mengirimkan pesan singkat ,kali aja Gilang menyalakan Hpnya dan melihat pesan singkatnya.


Akhirnya putri mengirim pesan romantis untuk merendam amarah dan rasa cemburu Gilang


"{Sayang kamu kemana ngga masuk sekolah?? ,Padahal kamu tadi sudah berniat berangkat dan sudah di jalan.aku dari tadi pagi sampai sekarang menunggu kabarmu.


Kamu marah dan cemburu ya sama aku?? karena tadi aku berangkat sama Bagas ,masalah itu nanti aku jelasin langusng ke kamu ,tolong balas pesan dari ku agar aku tidak khawatir ,sepulang sekolah nanti aku sama Siska kerumah mu untuk menjelaskan kejadian tadi" tulis Putri melalui pesan singkat yang di kirimkan melalui ponselnya


Setalah jam pelajaran terakhir sedang berlangsung, Gilang yang berada di rumah menyalakan ponselnya,setalah di nyalakan ada 8 panggilan tak terjawab 6 panggilan dari putri, 2 panggilan dari Siska dan 1 pesan singkat dari putri


Gilang langsung membaca pesan singkat dari putri,setalah membacanya Gilang merasa sedih karena sudah buat orang yang dia sayangi panik dan kebingungan karena Gilang tidak jadi sekolah dan tidak mengangkat telfonnya.


Akhirnya Bagas membalas pesan dari putri


"{Aku tadi pulang lagi kerumah tidak jadi sekolah ,memang aku cemburu karena orang yang aku sayangi di bonceng laki-laki lain tapi aku tidak menyalahkan mu dan aku tidak marah pada mu karena aku yakin kamu tidak akan mengkhianati cinta kita ,hanya saja aku sekarang sedang ingin menyendiri dulu jadi aku harap kamu dan Siska setelah pulang sekolah langsung pulang saja ,jangan ke sini ,kaalu kamu sama Siska kesini nanti aku beneran marah sama kamu}" tulis Gilang melalui pesan singkat yang di kirim melalui ponselnya.


Baru saja Gilang mengirim pesan singkat kepada putri ,ibu Farida menghampiri ke kamarnya dan bertanya kepada Gilang


"Nak ,tadi ibu sudah menelfon bapak mu mengenai keinginan kamu untuk membeli sepeda motor,bapak mu bilang kalau kamu pengen cepet-cepet membeli sepeda Motor Bapak mu cuma bisa membelikan yang seken apa kamu mau?" Tanya ibu Faridah kepada anaknya


"Ngga papa bu ,seken juga yang penting Gilang mau beli secepatnya?" Jawab Gilang


"Yaudah ibu mau nelfon bapa kamu lagi, untuk mengirimkan uang agar mau cepet beli motor" ucap ibu Faridah


Ibu Faridah keluar kamar anaknya untuk menelfon suaminya.

__ADS_1


"{Halo pah !! Tadi aku sudah bicara dengan anakmu,dia ingin secepatnya membeli motor dia juga mau di belikan motor seken}" ucap Ibu Faridah


"{Yaudah mah ,papah mau kirim uang 7 juta ya !! buat beli motor seken untuk Gilang ,nanti minta tolong ke mang Agung aja buat cariin motor seken, dia kan kerjaannya perantara jual-beli motor seken., Nanti papah juga langsung menelfon mang Agung buat nanyain ada yang jual ngga,kalau belum ada nanti langsung suruh cariin}" ucap pak Roni


Setelah mengirimkan uang ke istrinya, pak Roni langsung menelfon mang Agung menanyakan motor seken,setalah menelfon ternyata mang Agung punya Setok motor seken dengan bajet yang sesuai, pak Roni langsung mengabari istrinya untuk datang ke rumah mang Agung untuk melihat keadaan motornya,sekalian mengajak Gilang agar dia bisa menentukan cocok ngga nya motor yang dia sukai


Ibu Faridah memanggil Gilang yang masih ada di kamarnya, setelah Gilang menghampiri ibunya memberitahukan kalau bapaknya sudah mengirimkan uang dan sudah dapat info ada motor seken yang mau di jual di man Agung,


Gilang di suruh ibunya siap-siap karena hari ini juga akan ke rumah mang agung untuk melihat motornya langsung.


Gilang dan ibu Faridah kini mendatangi rumah mang Agung dengan berjalan kaki karena jarak rumahnya tidak terlalu jauh.


Setibanya di rumah mang Agung Gilang yang melihat motornya langsung suka dan berniat mencobanya untuk sekalian mengetes keadaan mesinnya.


Setelah mencoba Gilang tertarik ingin membeli motor itu akhirnya ibu Faridah dengan mang Agung tawar-menawar harga sampai deal.


Transaksi pun terjadi ibu Faridah membayar motor itu untuk anaknya,dan kini ibu Faridah pulang bersama Gilang dengan mengendarai motor yang baru saja di beli.


Gilang yang tadinya ngambek dan marah-marah setalah keinginannya di turuti untuk di belikan motor kini semangatnya kembali dan mengatakan kepada ibunya besok Gilang akan sekolah.


Melihat anaknya sudah senang,ibu Faridah yang masih penasaran dengan Gilang karena tadi pagi tiba-tiba pulang dan marah-marah untuk menginginkan sesuatu.


Karena keinginannya sudah di kabulkan oleh sang ibu, Gilang pun menceritakan kalau dia pacaran dengan orang yang dia sayangi tapi karena Gilang berangkat hanya berjalan kaki tidak memiliki motor ,pacarnya berangkat dengan laki-laki lain ,Gilang mengatakan kepada sang ibu kalau pacarnya tidak mungkin mengkhianati karen mereka berdua sama-sama Sling suka


Hanya saja laki-laki itu yang selalu cari celah dan alasan yang mengharuskan pacarnya mau di antar, naik motor berangkat sekolah olehnya.


Setalah mendengar cerita anaknya ibu Farida mengatakan karakter mu persis seperti bapa mu dulu waktu masih pacaran sama ibu.


Berani berjuang untuk mendapatkan orang yang dia sayangi yaitu ibu.


Dan ibu Faridah mengatakan kepada anaknya pacaran di boleh aja tapi jangan sampai kamu mengabaikan sekolahmu ,apalagi seperti tadi pagi kamu mengatakan tidak mau sekolah hanya karena ingin membeli motor.

__ADS_1


__ADS_2