
Pagi yang dingin membangunkan putri dari lelap tidurnya
Putri bersiap-siap berangkat sekolah pamit sama ibunya
Setelah putri berangkat sekolah
ibu Jumaroh juga sudah siap untuk berangkat bekerja
Setelah tiba di rumah Ibu Umaeroh
Ibu Jumaroh langsung mengasuh Tiara karena ibu Umaeroh mau berangkat kerja dan menitipkan pesan untuk suaminya yang bernama pak Gunawan kepada ibu Jumaroh kalau hari ini mau lembur jadi pulangnya malam
Pak Gunawan sendiri yang masih tertidur karena hari ini sedang libur kerja
jam 10 siang pak Gunawan terbangun dari tidurnya, di saat baru keluar kamar untuk menuju kamar mandi.
ibu Jumaroh yang sambil menggendong Tiara menghampiri pak Gunawan untuk memberitaukan kalau istrinya hari ini lembur jadi pulangnya malam
Pak Gunawan hanya menjawab satu kata"iya"
Setelah selsai mandi pak Gunawan yang hanya mengenakan handuk,menghampiri ibu Jumaroh untuk menyuruh menurunkan anaknya dalam gendongan ibu Jumaroh
karena pak Gunawan ingin berbicara dengan ibu Jumaroh tanpa di dengar anaknya, walau anaknya masih kecil tentu tidak mengerti apa-apa tapi pak Gunawan tidak mau pembicaraan dengan ibu Jumaroh di dengarnya
"Ada apa ya bapak manggil saya? Apa mau di bikinin kopi? Ucap ibu Jumaroh sayang menghampiri pak Gunawan
"Saya tidak ingin di buatkan apa-apa ,saya cuma mau memastikan lagi istri saya hari ini kerjanya lemburkan?"ucap pak Gunawan dengan tatapan tajam memandang ibu jumaroh
"Iya pa ,tadi ibu bilangnya mau lembur hari ini jadi pulangnya malam"ucap ibu Jumaroh
"Kamu di sini kerja sebulan di gaji 2 juta kan?"tanya pak Gunawan
"Iya pak saya sebulan di gaji 2 juta"jawab ibu Jumaroh
"Kamu mau tambahan gaji ngga dalam satu hari aku bayar kes 2 juta"ucap pak Gunawan dengan suara manja dengan di iringi senyum manis buatannya
"Tambahan kerjanya apa ya pa?"tanya ibu Jumaroh yang kebingungan dengan ucapan pak Gunawan
"Mumpung lagi anteng Tiara biarin aja di situ,kita ke kamar yu satu celub dua celub aja ntar saya bayar 2 juta kes buat kamu?" Ucap pak Gunawan dengan suara berbisik
__ADS_1
setelah mendengar perkataan itu ibu Jumaroh dengan tergesah-gesah langsung berlari keluar dan meninggalkan rumah itu
Pak Gunawan di kamarmandi menadpatkan inspirasi sebuah kerjaan tambahan buatvibu Jumaroh dan berharap ibu Jumaroh mau tapi kenyaataan nya tanpa menjawab apa-apa ibu Jumaroh langsung pergi
Pak Gunawan yang panik karena takut ibu Jumaroh mengatakan tentang tawarannya kepada istrinya, kini mencari cara agar kalau ibu Jumaroh cerita tidak akan di percaya oleh istrinya.
Pak Gunawan langsung ke kamar tanpa memperdulikan anaknya yang bermain sendiri di ruangan tengah
Di kamar pak Gunawan mondar-mandir kebingungan setelah membuka lemari baju melihat perhiasan istrinya.
pak Gunawan mempunyai ide agar kalau ibu Jumaroh mengatakan kepada istrinya tidak di dengar dan tidak di percaya
Akhirnya pak Gunawan mengambil kotak perhiasan istrinya Lalu di bawah keluar rumah untuk membuangnya
Setalah pak Gunawan masuk ke dalam rumah
Ibu Kartika yang pernah mengasuh Tiara sebelum ibu Jumaroh kerja di situ melihat pak Gunawan membuang perhiasan istrinya dan mengambil untuk menyimpannya
Ibu Kartika sendiri setalah melihat pak Gunawan membuang perhiasan istrinya beranggapan kalau pak Gunawan sedang bertengkar dengan istri, makanya sampai membuang barang berharga.
Di siang hari Putri yang baru pulang sekolah dan melihat ibunya sudah ada di rumah lebih dulu pun bertanya
Ibu Jumaroh pun menjelaskan sedetail-detailnya kejadian di rumah ibu Umaeroh dan memutuskan untuk berhenti bekerja di situ.
Putri yang sudah mendapatkan pesanan seblak dari temen-temennya akhir nya terpaksa membatalkan untuk menemani ibunya menenangkan fikiran karena begitu tertekannya ibu Jumaroh sekarang
Putri pun sambil membawa seragam sekolah karena mau menginap dan berangkat sekolahnya langsung dari rumah sodaranya
Sebelum keluar meninggalkan rumah untuk main di tempat kesodarnya,ibu Jumaroh menitip pesan kepada tetangganya yaitu ibu Yanti
Dengan mengendarai angkutan umum ibu Jumaroh dan Putri tiba di rumah sodaranya
Brukkk...Brukkkk...Brukkkk...!!! suara ketukan pintu terdengar dari dalam
"Iya sebentar"ucap ibu Siti sambil mengenakan kerudung dan langsung keluar menghampiri sumber suara yang terdengar dari luar pintu
Setalah ibu Siti membuka pintu begitu bahagianya karena di kunjungi sodara.
Ibu Jumaroh dan Putri pun di persilahkan masuk
__ADS_1
Setelah di dalam ibu Jumaroh berbincang banyak hal dan mengatakan ingin menenangkan fikiran karena di rumah selalu ingat dengan Almarhum suaminya.
Ibu Siti pun tidak keberatan jika ibu Jumaroh dan Putri menginap, karena selama ini ibu Siti tinggal sendiri setelah suami nya meninggal 5 tahun yang lalu.
Anak-anaknya ibu Siti tinggalnya jauh-jauh paling bisa mengunjunginya di waktu-waktu tertentu saja.
Di sore hari pak Dodi dengan berpakaian rapih dan bertubuh wangi mengajak Maya untuk main ke rumah ibu Jumaroh
Setibanya di rumah ibu Jumaroh
Pak Dodi yang memanggil-mamggil dan mengetuk pintu tapi tak ada jawaban
Padahal pak Dodi datang di saat jam pulang ibu Jumaroh tapi sepertinya di rumah tidak ada siapa-siapa
Tiba-tiba ada tetangga yang bernama ibu Yanti menghampiri pak Dodi dan memberitahukan kalau ibu Jumaroh bersama putri sedang main kerumah saudara
Pak Dodi yang ingin tau rumah saudaranya ibu Jumaroh pun bertanya kepada ibu Yanti tapi ibu Yanti sendiri tak tau rumah sodaranya ibu Jumaroh
Akhirnya pak Dodi dengan Maya memutuskan pulang
Sore berganti malam ibu Umaeroh yang baru pulang lembur kerja di beritahu kepada suaminya kalau ibu Jumaroh tidak ada di rumah sejak pagi tadi dengan membiarkan anaknya yang bernama Tiara bermain sendiri di ruang tengah
Suaminya mengatakan ibu Jumaroh pergi di saat pak Gunawan sedang di kamar mandi dan menyuruh istrinya mengecek barang-barang berharganya, takut ibu Jumaroh menghilang begitu aja karena habis mengambil sesuatu di rumahnya
Ibu Umaeroh yang percaya dengan Bualan suaminya pun langsung teringat dengan perhiasan yang di selipkan di lemari baju
Setelah di cek ternyata perhiasan beserta kotaknya tidak ada di tempat
Ibu Umaeroh pun mengatakan hal itu kepada suaminya
Malam itu juga ibu Umaeroh dengan rasa penuh amarah mendatangi rumah ibu Jumaroh
Panggilan dan ketukan sudah beberapa kali tapi tak ada sahutan
Ibu Yanti yang mendengar suara panggilan dari rumah putri langsung mengecek lewat jendela rumahnya ,setelah tau ada tamu yang datang ke rumah putri
Ibu Yanti langsung menghampiri dan mengatakan ibu Jumaroh tidak ada di rumah dia sekarang lagi di tempat saudaranya
Ibu Umaeroh yang percaya cerita karangan suaminya langsung memberitahukan kepada ibu Yanti kalau ibu Jumaroh telah mencuri perhiasannya
__ADS_1
Ibu Yanti yang tak percaya dengan tuduhan ibu Umaeroh kepada ibunya putri tak menghiraukan dan tak merespon omongan itu.
Sementara ibu Jumaroh yang sedang berada di rumah sodaranya kini sedang berdamai dengan malam ,menikmati keheningan menenangkan fikiran dan menyusun masa depan.