Puisi Adalah HatiKu

Puisi Adalah HatiKu
Ingin Jadi Penulis


__ADS_3

Kamu tidak mencoba hal-hal lain selain puisi ?" ucap Siska


"Maksudnya gimana sis aku ngga paham" Jawab putri


"Kamu kan sudah pandai merangkai kata kenapa kamu tidak membuat cerpen ,Novel atau membuat lagu ???" Tanya Siska


"Iya juga ya ,aku belum kefikiran ke situ" ucap putri


"Aku kan suka baca MANGA TOON lewat hp !! Coba kamu buat hal baru dengan membuat novel ,aku berharap nya si suatu saat aku bisa baca karya mu di MANGA TOON" ucap Siska


*Setalah dapat motifasi dari sahabat nya


putri berniat ingin mencoba*


Di saat jam pulang Gilang yang tadi nya berniat ingin pulang bareng putri tapi karena ada teman nya yang mengajak bermain futsal Gilang pun menerima ajakan teman nya karena Gilang hobi bermain futsal


Gilang meminta ijin ke orang tua nya lewat telfon kalau mau pulang telat karena mau bermain futsal


Maya yang tau kalau Gilang bakalan telat pulang ke rumah nya dia pun bergegas mendatangi rumah Gilang untuk menunjukan foto itu


Setiba nya di rumah Gilang tanpa basa-basi Maya berucap"selamat siang Bu ,saya Maya teman sekelas nya Gilang !!!saya mau memberi tau kalau anak ibu semenjak berteman dengan Putri dia merokok Bu"


"Kamu jangan asal nuduh yang ngga-ngga ya tentang anak saya"ucap ibu Faridah


"Saya bukan menuduh Bu ,saya ada bukti foto nya" ucap Maya sambil menunjukan foto nya di hp


Setalah melihat bukti foto itu ibu Faridah percaya dan meminta foto itu di kirimkan ke hp nya


Maya pun memohon untuk tidak memberitahukan kalau yang menceritakan dan mengirim foto nya adalah dia


Di saat Gilang baru pulang ibu Faridah sudah menunggu di ruang tamu dengan ekspresi ingin menerkam


"Kamu sudah berani nakal ya ?? Bapak kamu yang sudah bisa nyari nafkah aja tidak merokok tapi Kamu belum bisa cari duit sudah merokok ??" Ucap ibu


Dengan ekspresi kebingungan Gilang bertanya"apaan si Bu ,aku baru aja pulang ibu memberi pertanyaan aneh yang tidak ku mengerti "


Sambil menunjukan foto di hp ini Faridah berucap "Udah ngaku aja kalau kamu merokok ibu ada bukti nya"


Gilang yang menjelaskan berbagai cara tetap di anggap Bualan semata karena bukti foto lebih di anggap nya bukti terpercaya


Gilang pun menanyakan asal foto itu dari mana tapi tak di jawab ibu nya


Malah ibu nya melarang Gilang berteman lagi dengan putri


Kini Gilang di hukum ibu nya dengan tidak di berikan uang jajan buat sekolah karena di anggap ibu nya untuk membeli Rokok


Keseokan hari nya di sekolah Gilang menghampiri putri dan menceritakan kejadian itu

__ADS_1


Putri dan Gilang kini sadar kejadian kemarin ternyata aksi Asep itu untuk menjebak nya


Di jam pulang sekolah nanti Gilang dan putri berniat menghampiri Asep


Di saat Gilang sedang bersama putri Maya memotret nya dan langsung mengirim kan ke ibu nya


Setalah jam pulang sekolah putri dan Gilang menunggu di gerbang depan sekolah untuk menunggu Asep


Setalah Asep keluar dari gerbang sekolah Gilang pun memanggil dan menanyakan kejadian kemarin tapi Asep dengan jawaban yang berbelit-belit tak mengaku kalau aksi nya untuk menjebak


Maya yang terus memantau dari kejauhan merasa tenang karena Asep bisa tutup mulut


Kini Gilang dan putri pulang dengan tak mendapatkan jawaban tentang kejadian kemarin


Putri pun pulang kerumah nya


*Tuduhan palsu dari mata ketiga


Yang menjerat ku dan teman terdekat ku*


Aku dan teman terdekat ku di paksa untuk menjemput masalah yang tak pernah kita buat....


Bermodalkan camera hp hasil dari rekayasa


Untuk di jadikan foto.....


padahal sesuatu itu tak perah di coba nya....


Sekenario untuk apalagi orang melakukan ini terhadap ku dan teman terdekat ku......


Aku hanya bisa berdoa semoga mata ketiga itu segera terungkap....


By.Putri


Gilang yang baru saja sampai rumah nya langsung di tegur ibu nya "sudah ibu peringatkan kamu untuk tidak berteman lagi dengan putri tapi kamu masih aja dekat-dekat dengan putri"


"Ibu tau dari mana kaalu aku masih dekat dengan putri" tanya Gilang


Ibu nya langsung menunjukan foto tadi pagi di kelas saat Gilang ngobrol dengan putri di dalam kelas


Gilang pun hanya terdiam dan melangkah masuk ke kamar


Kini Gilang tau ternyata di kelas nya ada Cepu


Dan Gilang berfikir bisa saja yang mengirim foto saat dia memegang rokok itu orang yang sama dengan orang yang tadi


Kini Gilang mengirim pesan singkat menceritakan kejadian kemarin dan kejadian tadi kepada Siska karena Gilang yakin bukan Siska yang melakukan ini karena Siska adalah sahabat nya putri

__ADS_1


Setalah menceritakan semua kejadian Gilang meminta tolong Siska untuk membantu menyelidiki nya


Siska pun mempunya ide dan memberi saran kepada Gilang


Bahwa besok walaupun kamu di larang ibu nya buat dekat dengan putri tapi coba di jam istirahat kamu ajak ngobrol putri berdua nanti Siska akan ikuti untuk menyelidiki pelaku nya


Ke esokan hari nya di sekolah Gilang pun nyamperin putri dan mengajak nya berbicara berdua di halaman sekolah di jam istirahat


Di waktu jam istirahat putri dan Gilang pun keluar ke halaman sekolah dan Siska mengikuti nya dari belakang tapi Siska yang mengikuti dari belakang di ketahui oleh Maya


Maya yang tadi berniat ingin mengikuti mereka berdua karena ada Siska niat Maya pun di urungkan


Setalah menunggu 30 menit tidak ada yang memantau nya selain Siska akhir nya Siska keluar dan nyamperin Gilang dan Putri


Siska pun mengatakan kepada Gilang kaalu tidak ada yang memantau nya selain dia


Putri yang kebingungan karena rencana Siska dan Gilang tak di ketahui nya pun bertanya


"Sebenarnya kalian sedang merencanakan apa si ??" Tanya putri


"Kita sebenar nya lagi memancing orang yang memfoto kalian berdua ,tapi kaya nya orang itu tau kalau aku juga lagi memantau nya makanya tidak ada" jawab Siska


"Berarti ka Gilang ngajakin aku ngobrol ke sini buat mancing orang itu ngikutin kita ya ??" Tanya Putri


"Iya ,aku sengaja ngajakin kamu kesini biar orang itu ngikutin kita tapi kaya nya aksi kita di ketahui jadi orang itu tidak muncul" ucap Gilang


"Yaudah masuk kelas Yuk bentar lagi masuk"Ucap Siska


"Bentar dulu sis ,saya mau bicara sebentar sama putri" ucap Gilang


"Mau bicara apa ka Gilang ??"tanya Putri


"Putri dari dulu aku mengagumi mu" ucap Gilang


"Maksud nya ??"tanya putri


"Putri aku menyukai mu" ucap Gilang


"Cie..cie ,bentar lagi sahabat dan teman ku tidak jomblo lagi"ucap Siska


Putri yang belum memberi jawaban apa-apa tentang ungkapan perasaan Gilang


tiba-tiba bel berbunyi menandakan jam masuk


Mereka bertiga di haruskan masuk dengan perasaan Gilang terhadap putri yang menggantung karena putri belum menjawab apa-apa


Siska pun kini jadi penengah kedua nya karena setelah Gilang mengungkapkan perasaan nya nampak nya kedua nya jadi Canggung

__ADS_1


Untuk meredakan ke gerogian mereka berdua sambil berjalan melangkah kelas Siska mencoba berbicara mengenai hal lain agar kedua nya bisa menyambung obrolan


__ADS_2