
"Kalau bikin warung sembako ! tentunya harus Siap banyak modal ya Bu?,kalau ibu butuh Modal ngomong ke saya aja ,saya siap
Pinjemin modal" ucap pak Dodi sambil Berharap ibu Jumaroh meminjam modal Padanya
"Benar pak ,buka warung sembako modalnya Minimal 30 juta!! terimakasih atas tawarannya Saya sudah ada modalnya pak"ucap ibu Jumaroh
"Asalamualaikum,Putrinya ada Bu ?" Tanya Gilang yang baru datang kerumah ibu Jumaroh
"Walaikum'salam ,ada nak !! Nanti ibu panggil dulu ya" jawab Ibu Jumaroh dan langsung kedalam untuk memanggil putri
"Maya ngga ikut main kesini?" Tanya Gilang Sambil ikut duduk di teras rumah Bersama pak Dodi
***
"Nak ,di luar ada Gilang !! Nanti kamu Ngobrolnya di luar aja ya sama Gilang sambil Temenin pak Dodi. Ibu mau buatkan minum,dan Mau sekalian masak dulu" ucap sang ibu Kepada putri
"Gilang kesini kok ngga ngabari aku? Emang Ada pak Dodi juga ya Bu,baik Bu !! aku Ngobrolnya Di luar aja" jawab putri
Putri pun langsung keluar menemui Gilang dan Pak Dodi , putri dan Gilang berbicara di teras Rumah membahas masalah pelajaran di Sekolah
Pak Dodi yang merasa bukan anak sekolah lagi Sangat sulit untuk ikut masuk dalam obrolan Gilang dan putri ,pak Dodi yang berharap ibu Jumaroh keluar untuk menemaninya Mengobrol lagi tapi sekalinya ibu Jumaroh Keluar cuma mengantarkan minuman dan Masuk lagi,pak Dodi yang merasa di abaikan di Rumah ibu Jumaroh akhirnya pamit pulang.
Setalah pak Dodi pamit pulang ,dan ibu Jumaroh di dalam ,kini putri dan Gilang Mengobrol dengan leluasa karena selain Mereka berdua tidak ada yang mendengar Obrolannya.
"Tadinya aku kesini mau ngajakin kamu makan Di luar,Tapi karena keasikan ngobrol tak terasa Waktu udah sore" ucap Gilang dengan suara Berbisik
"Mendingan uang ka Gilang di simpen aja buat Nabung!! lagian ibu ku tiap harinya masak ka. kalau aku makan di luar kasihan masakan ibu Ngga ke makan" ucap putri
"Tenang aja aku tiap harinya nabung ko, buat Modal nikah kita"ucap Gilang dengan suara lirih Sambil tersenyum kepada putri
"Jangan Ngomongin nikah dulu ka ,kita masih Jauh untuk ke situ" tegas putri
Karena waktu sudah sore Gilang Pun pamit Pulang,tukang bangunan yang sedang Mengerjakan bangunan juga ikut pamit dan Akan di lanjutkan besok karena waktu sudah Semakin sore.
***
"Nak, anterin ibu kerumah bibi Yanti sebentar" Ucap ibu Dinah yang tak lain adalah ibu Bagas
Awalnya Bagas menolak karena dia lagi malas Keluar rumah tapi karena ibunya maksa dan di Iming-imingi akan di kasih uang jika Mau,akhirnya dengan terpaksa Bagas mau Mengantarkan ke rumah bibi Yanti
Dengan mengendarai sepeda motor Bagas Menuju rumah bibi Yanti,dengan membutuhkan Waktu 30 menit akhirnya Bagas dan ibunya Telah sampai di rumah bibi Yanti
Dari semenjak Bagas SMA baru pertamakali Kerumah bibi Yanti, karena bibi Yanti yang Sering mengunjungi rumah Bagas,ibu Yanti pun Pindah di komplek itu dari Bagas masih SMP !! kini dia sudah SMA kelas 3.
__ADS_1
Sesampainya di rumah bibi Yanti, Bagas dan Ibunya langsung di persilahkan masuk. Bibi Yanti pun senang karena Bagas baru Pertamakali main kerumah bibi. Kaalu ibu Dinah Si sudah sering itu pun di antarkan sama bapak Nya Bagas.
Ibu Yanti pun berbicara dengan Bagas untuk Menanyakan kabar dan sekolahnya
Di saat menanyakan tentang sekolahnya ibu Yanti ingat kalau tetangganya yang bernama Putri juga satu sekolahan dengan Bagas hanya Saja Putri sekarang masih Kelas 2 SMA
Ibu Yanti pun langsung memberitahukan Kepada Bagas,Bagas yang mengetahui itu Langsung bertanya dengan detail kalau yang di Maksud bibi Yanti itu putri yang dia kenal.
Setelah mendapatkan informasi dari Bibinya,untuk memastikan akhirnya Bagas Meminta ijin kepada ibu dan bibinya untuk ke Rumah putri karena rumah bibi Yanti dan rumah Putri itu persis bersebelahan
"Tokk...tokkk....tokkk Asalamualaikum" ????
"Walaikum'salam,iya sebentar" jawab ibu Jumaroh sambil keluar untuk untuk melihat Siapa yang datang
Setalah membukakan pintu,nampaknya ibu Jumaroh tidak mengenalnya,lalu ibu Jumaroh menanyakan
"Ada apa ya nak ?" Tanya ibu Jumaroh pada laki-laki yang usianya tidak jauh dari usia putri
"Maaf Bu mengganggu,apa ini benar rumahnya Putri? "Tanya Bagas kepada ibu Jumaroh
"Iya benar,ini rumahnya putri kamu namanya Siapa?" Tanya ibu Jumaroh
"Nama saya Bagas Bu,temen sekolahnya Putri,saya kebetulan kesini karena sedang Nganterin ibu saya ke rumah bibi Yanti makanya Saya sekalian mau mampir ke rumah putri" Ucap Bagas
Ibu Jumaroh langsung ke kamar putri yang Sedang belajar untuk memberitahukan kalau Ada temen sekolahnya yang namanya Bagas Datang ke rumah.
Putri kaget karena Bagas malam-malam datang Kerumahnya, ada keperluan apa????
Setelah merapikan buku pelajarannya putri pun Langsung keluar menghampiri Bagas.
Setalah putri keluar ,Bagas dengan ekspresi Senang langsung mengucap salam dan Mengajak berjabat tangan.
Putri yang menanyakan keperluan Bagas Malam-malam datang kesini ,Bagas pun Menjelaskan kalau dia sekalian mampir karena Tujuan awal dia adalah mengantarkan ibunya ke Rumah bibi Yanti, putri yang baru mengetahui Kalau Bagas adalah keponakan ibu Yanti pun Terkejut karena selamaini Bagas tidak pernah Main ke rumah bibinya.
Baru saja mengobrol sebentar,ibu Bagas Memanggilnya untuk pulang!! Karena keperluan Dengan bibi Yanti sudah selsai.
Bagas yang merasa kecewa karena masih ingin Berbicara lama-lama dengan putri tapi karena Ibunya yang meminta pulang Bagas tidak bisa Membantahnya.
Akhirnya Bagas pamit kepada putri untuk Pulang.
Setalah Bagas dan ibunya pulang ,putri yang Masih duduk di teras rumahnya di hampiri oleh Ibu Yanti dan mengatakan kalau Bagas adalah Keponakannya.
Setalah mengobrol dengan ibu Yanti, putri Masuk kedalam untuk melanjutkan belajar.
__ADS_1
Di saat belajar !! putri baru teringat kalau di Sekolah akan ada Study Tour.
Putri langsung ke kamari ibunya dan Mengatakan kalau kurang dari satu bulan di Sekolahnya akan ada Study Tour
Ibu Jumaroh pun menanyakan tujuannya Kemana dan biayanya berapa ?? ,setalah putri Menjelaskan dengan terperinci, Putri kembali ke Kamar.
Karena beberapakali belajarnya terhenti, putri Akhirnya menghentikan belajarnya dan ingin Membuat novel untuk melanjutkan cerita di Kehidupannya.
Putaran waktu yang terus melaju, memaksa Menerjang malam menuju kesunyian !!
Putri yang masih menceritakan kisah hidup Lewat hpnya, berlahan mulai tak konsen karena Lelah sudah membisik, dan rasa kantuk sudah Menyapanya.
Putri akhirnya memutuskan untuk beristirahat Dan tidur, karena besok dia harus bangun Pagi-pagi.
Sebelum tidur putri tidak lupa membaca Doa Dan membuat alarm di hp pukul. 05.00.WIB
Walaupun tertidur larut malam putri terbangun Jam 04.00.WIB
Entah kenapa belakangan ini Putri selalu Bangun lebih dulu, dibandingkan Alarm hpnya.
Apa karena sudah menjadi kebiasaan,jadi walau lelah dan tidur larut malam tetap terbangun di jam 04.00.WIB
Putri yang sudah bersiap-siap untuk berangkat sekolah,dan membuka hpnya ada pesan dari Gilang kalau dia kesiangan bangunnya jadi ngga Bisa menjemput putri kerumah untuk Mengajaknya berangkat bareng ,Gilang Mengatakan kalau keburu paling menunggu di Pertigaan jalan depan komplek.
Baru saja Putri keluar rumah tiba-tiba Bagas Datang dengan mengendarai motor yang Berniat mengajak putri berangkat sekolah.
Putri yang awalnya menolak karena ingin menjaga perasaan Gilang dan mengatakan ingin jalan kaki, tapi karena ibu Yanti yang melihat Bagas mengajak putri bareng memaksa putri untuk ikut saja biar tidak cape ,dengan terpaksa putri pun ikut dengan Bagas.
Sebelum ikut berangkat naik motor bareng Bagas, Putri mengatakan ingin turun di Pertigaan depan kompleknya.
Kini Bagas dan Putri berangkat dengan Mengendarai Motor.
Setalah sampai di pertigaan depan komplek
Gilang yang sudah menunggu melihat Putri di Bonceng Oleh Bagas ,Putri yang ingin berhenti Dan turun untuk berangkat sekolah dengan Gilang.
Tapi Bagas pura-pura tidak mendengar dan Tetap melanjutkan laju motornya.
Sampai Gilang di abaikan Oleh Bagas dan Putri Pun tetap masih menaiki motor dengan Bagas Samapi sekolah.
Sambil berjalan ke sekolah sendirian ,Gilang Merasa kesal dan Cemburu karena Bagas lebih Dulu menjemput putri ,di tambah putri memilih Ikut dengan Bagas dibanding berangkat jalan Kaki dengannya.
Bagas pun berfikir naik motor ngga cape Sedangkan putri yang kini sudah menjadi Pacarnya ,hanya mampu berangkat dan pulang Berjalan kaki.
__ADS_1
Dengan rasa kesal dan cemburu,Gilang yang Tadinya berniat berangkat sekolah akhirnya Berbalik arah pulang kerumah, padahal sudah Setengah jalan menuju sekolah tapi Gilang Memilih pulang.