
"de,ibu kamu ada?"tutur pak Dodi sambil mengajak berjabat tangan dengan Putri dan Gilang
"Ibu lagi keluar sebentar pak" ucap putri sambil mempersilahkan pak Dodi dan Maya masuk
Baru saja pak Dodi dan Maya duduk di ruang tamu,terdengar suara motor berhenti di depan rumah. putri yang langsung melihat kedepan rumah ternyata ibunya datang bersama mang Dadang
"Ibu darimana ?"tanya putri sambil mendekati ibunya
"Ibu dari rumah mang Dadang,ibu sengaja pulang dulu untuk melihat kamu sudah pulang atau belum! ibu mau kerumah ibu Umaeroh dulu ya nak, mau menyelsaikan tuduhan yang ngga bener,ibu sengaja ngajak mang Dadang biar pak Gunawan tidak berani macam-macam sama ibu" bisik ibu Jumaroh kepada putri
"Ibu tidak usah kesana,tadi aku sama Gilang sudah menyelidiki ternyata ibu hanya di fitnah dan di jadikan kambing hitam oleh pak Gunawan" ucap putri dengan nada lirih
"Maksud kamu gimana nak?"tanya ibu Jumaroh kepada putri
Putri yang ingin mengatakan kebenaran tapi karena di rumah lagi banyak tamu akhirnya putri pun mengatakan kepada ibunya,untuk mengurungkan niat buat kesana .
Mang Dadang yang sudah terlanjur datang berniat untuk mengantarkan ibu Jumaroh tapi karena ibu Jumaroh tidak jadi kesana akhirnya mang Dadang pergi dengan di beri uang bensin oleh ibu Jumaroh
Ibu Jumaroh pun masuk kerumah bersama putri menyambut tamu karena di dalam ada Gilang,pak Dodi dan Maya
***
Ibu Umaeroh yang baru pulang bekerja dengan wajah lelah penuh emosi langsung masuk kerumah dan menghampiri suaminya
"Mas ,maksud kamu apa?,pake bilang ibu Jumaroh kabur dan mengambil perhiasan saya tapi faktanya kamu sendiri yang membuangnya"caci ibu Umaeroh kepada suaminya sambil menatap tajam
"Kamu ngomong apa ?,sudah jelas ibu Jumaroh kabur dan mengambil perhiasan kamu!!kalau dia tidak punya salah tentunya dia kesini lagi,kan dia kerja di sini ?"sindir pak Gunawan untuk menimpali ucapan istrinya
"Saya bicara seperti ini ada bukti dan saksinya ibu Kartika"caci ibu Umaeroh sambil menunjukan bukti perhiasannya
Plakkkkkk.....tangan pak Gunawan mendarat di pipi ibu Umaeroh sambil berkata "kamu lebih percaya orang lain dibanding suami kamu sendiri"teriak pak Gunawan dengan wajah penuh emosi.
Setelah mendapat salam tempel di mukanya. ibu Umaeroh sambil menangis berlari keluar rumah,karena rasa penasaran !! tujuan suaminya melakukan itu untuk apa?,kini ibu Umaeroh langsung mendatangi ibu Jumaroh untuk menanyakan kejadian sebenarnya.
Dengan mengendarai sepeda motor tak butuh waktu lama ibu Umaeroh sampai di rumah Ibu Jumaroh.
"Asalamualaikum,ibu Jumaroh" ucap ibu Umaeroh sambil berdiri di depan halaman rumah Putri.
Ibu Jumaroh yang mendengar panggilan dari luar langsung menjawab salam dan keluar menghampirinya.
__ADS_1
Setalah di lihat ternyata yang datang ibu Umaeroh
Ibu Jumaroh mempersilahkan ibu Umaeroh masuk, tapi karena di dalam sedang ada tamu ibu Umaeroh memilih berbicara di teras rumah
Ibu Umaeroh tanpa basa-basi langsung menanyakan alasan kenapa ibu Jumaroh kemarin pergi tanpa ada kabar dan besoknya tak datang kerumah untuk bekerja.
Dengan pertanyaan itu ibu Jumaroh Kebingungan menjawabnya,tapi karena ibu Umaeroh terus bertanya dan memohon untuk bicara jujur biar semuanya jelas,akhirnya ibu Jumaroh menjelaskan kejadian kemarin secara detail.
Setalah mendengar cerita itu ,ibu Umaeroh shock dan tak menyangka dengan tingkah laku suaminya,setalah sudah mendapatkan jawaban tentang kejadian itu ibu Umaeroh pamit pulang.
Setalah sampai di rumah ibu Umaeroh dengan rasa penuh kekecewaan menghampiri suaminya dengan berkata
"Mas aku sudah tau semua kejadian sebenarnya,untuk apa kamu mengajak bermain wanita lain? ,Apa selama ini aku kurang memuaskan mu?,apakah aku kurang cantik di mata mu ,sampai kamu memaksa mengajak wanita lain"caci ibu Umaeroh kepada suaminya
Pak Gunawan yang sudah ketahuan sama istrinya,akhirnya mengaku dan memohon-mohon minta maaf
Ibu Umaeroh yang sakit hati dan marah dengan suaminya setalah melihat anaknya,akhirnya ibu Umaeroh terpaksa memaafkan suaminya,karena kalau keduanya sampai berpisah anak yang jadi korban
Pak Gunawan yang baru saja baikan dengan istrinya berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.
Ibu Umaeroh yang sudah memaafkan suaminya akhirnya mengajak ke kamar untuk meredam nafsu liarnya, agar tidak ada lagi fikiran untuk mencoba-coba dengan yang lain.
***
Setalah keduanya pamit pulang Gilang juga menyusul untuk pamit pulang
Putri pun mengantarkan Gilang sampai depan rumah,sebelum pulang tanpa di ketahui ibu Jumaroh Gilang membisikan pesan kepada putri "sayang aku pulang dulu ya"bisik Gilang kepada putri
Putri yang mendengarkan kata-kata dari Gilang hanya bisa tersenyum tersimpu malu sambil melambaikan tangan.
Setalah Gilang pulang kini putri masuk ke rumah
Dan berbicara dengan ibunya, ibu Jumaroh yang sudah terbebas dari tuduhan kini merasa tenang hanya saja kini ibu Jumaroh sudah tidak ingin lagi kerja di rumah pak Gunawan karena kejadian kemarin.
Putri pun mengatakan kepada ibunya kalau pemesan menurun drastis akibat beberapakali membatalkan pesanan pelanggan.
Akhirnya ibu Jumaroh memutuskan menyuruh putri untuk tidak melanjutkan jualannya dan fokus sekolah saja,kalau untuk mencari penghasilan!! biar ibu aja yang memikirkannya.
Setalah berbicara dengan ibunya putri masuk ke kamar karena ingin mengungkapkan isi hatinya putri langsung mengambil buku dan pena untuk menulis puisi.
__ADS_1
*Apakah ini yang mananya cinta*
Tak kusadari
kau telah menanam benih di hati
hingga bunga-bunga ini tumbuh bermekaran
Saat kau tunjukan kebaikan mu pada ku
Aku tenggelam dalam pesona mu
Saat kau menatap ku
Rasa nyamain ini menghampiri ku
Kini hati mu telah menyapa ku
Hingga rasa ini sulit di mengerti
Saat kau mengatakan sayang
Hati ini memaksa ku untuk tersenyum
Karena aku sudah tak bisa berkata-kata
Apakah ini yang namanya cinta??????
By.Putri
Baru saja membuat puisi hp putri berbunyi setalah di lihat ada pesan dari Gilang
{"Selamat malam cinta ku, kamu lagi apa?"} Tanya Gilang mengunakan pesan singkatnya
{"Mlm jga KK ,aku lagi buat puisi"}jawab putri sambil menggenggam hpnya
{"Lagi buat puisi apa?,aku boleh lihat puisi yang sedang kamu buat ?"} Tanya Gilang dengan rasa penasaran
Putri akhirnya membolehkan Gilang melihat puisi buatannya,dengan memfoto buku yang sudah di tulis puisi!! putri mengirim kan foto melalui pesan singkatnya.
__ADS_1
Setelah Gilang membacanya begitu bahagianya Karana puisi buatan putri mengarah kepadanya dan sudah benar-benar mewakili untuk respon perasaannya.
Puisi yang di kirim putri langsung di buat story whatsapp ,setalah mendapat puisi itu dari putri Gilang semalaman membaca berulang-ulang dan terus memandangi sambil senyum-senyum sendiri,sampai dia lupa tidur !!!!! hingga sepertiga malam menyapanya.