Puisi Adalah HatiKu

Puisi Adalah HatiKu
Dapat Rangking 5


__ADS_3

Setelah pak Dodi melamar ibu Jumaroh dengan memakaikan simbol cincin,pak Dodi mengatakan akan menikahi ibu Jumaroh 1 bulan lagi.


Ibu Jumaroh pun mengatakan karena mereka berdua sudah tak muda lagi, lebih baik menikah sederhana saja.


Karena pak Dodi punya banyak Uang. tentu tak akan melewatkan momen bahagia itu ,walau ibu Jumaroh menginginkan yang sederhana tapi pak Dodi akan mempersiapkan yang terbaik buat pernikahannya.


Pak Dodi mengatakan kepada ibu Jumaroh kalau untuk mempersiapkan segalanya biar pak Dodi yang urus semuanya,ibu Jumaroh tinggal duduk manis, tanpa harus repot-repot memikirkan hal itu.


Karena sudah malam akhirnya Pak Dodi dan Maya pun pamit Pulang.


Setelah keduanya pulang ibu Jumaroh bercerita kepada Putri


"Nak ,Tadi hati ibu merasa campur aduk tak menentu dari grogi, terharu, senang dan bahagia" ucap Sang ibu


"Aku juga merasakan hal yang sama Bu,tapi kini aku merasa bahagia karena sebentar lagi keluarga kita akan lengkap kembali " ucap Putri


***


Setibanya di rumah Pak Dodi langsung menelfon orang kepercayaannya yang bernama pak Nardi, untuk membantunya menyiapkan pernikahannya dengan ibu Jumaroh.


Pak Nardi sendiri sudah ikut kerja dengan pak Dodi selama 5 tahun, Pak Dodi sendiri berbisnis jual beli tanan yang membuatnya mempunyai banyak anak buah dan orang kepercayaan.


Berselang 3 hari pak Nardi menghubungi pak Dodi untuk mengabarkan kalau perlengkapan dan dekorasi pernikahan yang pak Dodi inginkan sudah di dapatkan mengenai harganya pun pak Dodi sudah setuju.


Kini pak Dodi dan Maya akan datang kembali ke rumah ibu Jumaroh untuk mendatangi ustad


Agar mendapat tanggal yang cocok untuk pernikahannya.


Sebelum datang ke rumah Ibu Jumaroh pak Dodi menelfon nya terlebih dahulu, agar ibu Jumaroh bersiap-siap sebelum mereka datang.


Dengan rasa semangat pak Dodi dan Maya datang ke rumah ibu Jumaroh dengan mengendarai mobilnya.


Setibanya di rumahnya Pak Dodi dan anaknya begitu juga Ibu Jumaroh dengan Putri bersama-sama mendatangi ustad di lingkungannya untuk menanyakan tanggal pernikahan yang cocok.


Setelah mendapatkan tanggal yang cocok pak Dodi Pun langsung menghubungi pak Nardi untuk segera mencetak Undangan pernikahannya.


Pak Nardi berbalik menanyakan kepada pak Dodi mengenai undangan yang akan di buat apakah di cantumkan foto mereka berdua ataukah hanya mencantumkan nama.


Karena pak Dodi ingin yang spesial jadi menginginkan di cantumkan foto mereka berdua,yang mengharuskan ibu Jumaroh dan Pak Dodi melakukan foto prewedding untuk di buatkan undangan.

__ADS_1


Pagi harinya pak Dodi mengajak ibu Jumaroh untuk mendatangi studio foto untuk membuat foto prewedding, mereka hanya berdua karena Putri dan Maya harus sekolah.


Di saat kedua orang tua mereka sibuk mempersiapkan pernikahannya kini Putri dan Maya harus siap untuk menghadapi Ujian kenaikan kelas.


Karena ujian sekolahnya tinggal beberapa hari l Putri lebih giat lagi untuk belajar karena dia ingin mendapat nilai yang bagus.


Sedangkan Maya sendiri masih santai dan asik bermain dengan hpnya.


Waktu ujian telah tiba,selama 4 hari anak-anak sekolah kelas 1 dan kelas 2 SMA serentak melakukan ujian kenaikan kelas.


Dengan bekal yang sudah di siapkan jauh-jauh hari kini semua murid mengerjakan tugas berharap mendapatkan nilai yang terbaik.


Kini ujian telah selsai, tinggal menunggu hasil apakah murid-murid mendapatkan nilai di atas standar agar bisa naik kelas, ataukah mendapatkan nilai yang di bawah standar yang mengharuskannya tidak naik kelas.


Senin pagi semua siswa merasa tegang karena hari ini waktunya pembagian raport yang akan menentukan mereka naik kelas atau tidak.


Di saat guru sudah masuk ke kelas, sebelum membagikan rapot Guru mengatakan semua siswa di nyatakan naik kelas.


Satu kelas pun merasa tenang karena tidak ada yang bertahan di kelas 2 SMA karena kini akan naik ke, kelas 3 SMA .


Kini giliran pengumuman 5 rangking terbaik di kelasnya, yang menandakan 5 orang itu yang terbaik dalam satu kelas.


Rangking 2 Rizki


Rangking 3 Dika


Rangking 4 Amelia


Rangking 5 Putri


Ketika Guru sudah memberitahu daftar 5 rangking terbaik di kelasnya, satu kelas tertuju dengan nama Putri walau hanya di urutan rangking ke 5 ,karena selama ini Putri kurang pandai tapi karena kemauan untuk belajarnya tinggi,kini bisa membuktikan kepada teman-teman satu kelasnya.


Putri dari semenjak Sekolah SD, SMP dan SMA. baru pertamakali mendapat rangking di kelas 2 SMA ini, walau dapat rangking 5 Putri merasa senang dan bangga, kini Putri benar-benar yakin!! kalau usaha keras tidak akan mengkhianati hasil, tinggal kini Putri harus terus belajar lebih giat lagi! agar menjadi terbaik di antara yang terbaik.


Sahabat dan teman-teman terdekatnya pun menguapkan selamat kepada Putri atas kerjasamanya selamaini yang biasa mengubah cara berpikirnya hingga bertengger di urutan 5 terbaik.


Setalah jam Pulang Putri ingin cepat-cepat pulang kerumahnya Karan ingin memberitahukan kepada ibunya kalau dia kini mendapat rangking.


"Ibu Aku dapat rangking 5" ucap Putri yang baru sampai di rumah

__ADS_1


"Alkamdulilah,bagus nak" ucap Ibu Jumaroh dengan raut wajah yang sedih


"Ibu kenapa kok raut wajah ibu sedih?,maafkan aku ya Bu aku baru bisa dapatkan rangking 5" ucap Putri sambil berfikir kalau raut wajah ibunya sedih karena Putri belum bisa jadi yang terbaik.


"Ibu sedih karena teringat perkataan bapak mu dulu,ibu bukan mempersoalkan kamu dapat rangking 5 nya nak" ucap ibu Jumaroh dengan tak sadar cairan bening tumbuh di pelipis matanya.


"Emang dulu bapak berkata apa Bu" tanya Putri kepada sang ibu


"Bapak mu dulu pernah berkata sama ibu kalau kamu dapat rangking walaupun rangking 10 bapak mu akan membelikan apapun yang kamu ingin kan sebagai hadiah, bapak berkata seperti itu di saat kamu masih sekolah SD kelas 6. Setiap tahun bapak selalu menanyakan perkembangan sekolahmu dan menanyakan apakah kamu mendapatkan rangking atau tidak karena bapakmu ingin membelikan hadia untuk prestasi belajarmu di sekolah.


Di saat kini kamu mendapatkan ranking tapi bapak mu sudah tidak ada,ibu ingin mengabulkan keinginan bapak mu untuk membelikan apapun yang kamu minta, tapi ibu tidak punya banyak uang nak " ucap Ibu Jumaroh


"Kini bapak sudah tidak ada Bu,jadi! ibu jangan terbebani perkataan bapak dulu. lagian aku juga tidak ingin di belikan apa-apa kok Bu" ucap Putri


"Tapi ibu ingin memberikan hadiah atas prestasimu di sekolah nak ,agar keinginan sederhana bapak mu terwujud" ucap Ibu Jumaroh


"Yaudah, kalau ibu ingin memberikan aku hadiah aku ingin di belikan buku Novel aja Bu" ucap Putri


Setalah putri berkata ingin di belikan buku novel ibu Jumaroh di hari itu juga mengajak Putri datang ke tokoh buku untuk membelikan buku Novel.


Kini keinginan sederhana Almarhum bapak nya Putri sudah terwujud


Putri pun senang dengan hadiah yang ibu belikan, dan langsung membaca buku itu untuk mengisi waktu kekosongan putri karena kini tidak di kejar-kejar waktu belajar karena ujian sudah di laluinya.


Tinggal menunggu waktu untuk studi tour di sekolahnya dan menunggu waktu libur sekolah.


***


Sore hari Maya yang sedang asik main game di kamarnya di panggil oleh papahnya


"Maya ,sini nak"


"Ada apa pah,bentar dulu lagi nanggung bentar lagi menang" ucap Maya yang sedang menyelsaikan game di hpnya


Karena Maya kelihatan asik dengan hpnya ,pak Dodi pun menghampirinya ke kamar


"Nak,kita kerumah ibu Jumaroh yuk,kita makan di luar sama Putri juga" ucap Pak Dodi


"Hayu pak, tapi aku pengen makannya di Lestoran jangan di lesehan terus bosen pah" ucap Maya sambil mematikan game di hpnya

__ADS_1


Pak Dodi pun menyetujui keinginan anaknya dan bergegas ke rumah ibu Jumaroh dan Putri untuk mengajak makan di Lestoran.


__ADS_2