
Putri pun masuk ke kamar dia ingin sekali mengungkapkan kejadian yang terjadi di sekolah nya.
Putri langsung mengeluarkan buku dan pena untuk menulis puisi
* Fakta Di Balik Derama *
Derama yang sudah kau buat
Dengan sederet fakta yang di pelintir
Akhirnya terkuak benang lurus tentang kebenaran.....
Baru saja 1 bait puisi di buat tapi pena nya sudah tidak nyata
Putri pun mencoba menulis dengan pensil
tapi baru menulis beberapa kata pensil nya patah dan seketika hati bergetar seperti mempunyai perasaan tak enak
Akhir nya puisi yang baru satu bait tak di lanjutkan Putri
Putri pun kini menghubungi Siska lewat pesan singkat nya
"{Asalamualaikum sis ,lagi apa ?}" Putri
"{Walaikum'salam Put ,aku lagi baca Novel
ada apa put ?}"Siska
"{Kebetulan kamu lagi baca Novel , aku mau nanya dong aku mau nyoba hal baru yang kamu saranin aku mau buat Novel tapi bingung Nentuin tema nya}" Putri
"{Ngga usah bingung-bingung !! ,Kamu buat cerita novel tentang kehidupan kamu sendiri aja }"Siska
"{Baik sis .Nanti aku coba buat tema tentang kehidupan ku , Makasih saran nya}"putri
Baru Aja putri ingin mengawali membuat Novel di hp Tab nya
Terdengar suara ketukan pintu dan suara-suara panggilan dari luar nampak seperti ada tamu yang datang.
Ibu Putri pun kembali panik dan di iringi firasat ngga enak ?????? takut pak Dodi datang lagi atau ada hal lain ??????
Di saat ibu Putri sedang di rundung kegelisahan tak menentu
Putri yang juga mendengar ketukan pintu bergegas membukakan pintu rumah nya
Setelah di buka yang Dateng adalah pak jalal teman kerja bapaknya
"Ade ,ibu nya ada ngga ?" Tanya Pak Jalal
"Ada pak ,silahkan duduk dulu saya mau memanggil ibu di kamar" ucap putri
__ADS_1
Putri pun memanggil ibu nya dan memberi tau klau yang datang adalah temen kerja bapaknya
Setelah ibu Putri keluar dan duduk di ruang tamu ibu Putri bertanya
"Ada apa ya pak ?,suami saya kan baru kemarin berangkat kerja"tanya ibu Jumaroh
"Maaf sebelum nya ,saya kesini bawa kabar kurang mengenakan" ucap pak Jalal
Dengan rasa penasaran penuh dengan kegelisaahan ibu Jumaroh bertanya"kabar apa yang bapak maksud?"
"Kapal yang bapak Zulkifli tumpangi bersama ABK yang lain untuk mencari ikan di kabarkan tenggelam dan sekarang masih dalam proses pencarian" ucap pak Jalal
Ibu Jumaroh yang dengar kabar itu langsung pingsan di ruang tamu
Putri yang mendengar nya pun langsung lemas dan mengucurkan air mata.
setelah melihat ibu nya sudah terkapar dia harus menguatkan diri agar tetap kuat dalam kesadaran karena kini ibu nya sudah kehilangan kesadaran.
Putri pun meminta tolong pak Jalal untuk menggotong ibu nya ke kamar
Setalah ibunya di bawa ke kamar
Pak Jalal yang kembali menunggu di ruang tamu kini putri berlari menuju rumah tetangga nya sambil berlinang air mata yang tak bisa di bendung nya
"Ibu Yanti saya mau minta tolong jagain ibu yang lagi pingsan di kamar ,saya mau manggil dokter di komplek depan "ucap putri sambil menangis tersenduh-senduh
"Ibu Mu kenapa de ? ,Ngga usah di samperin di telfon aja ibu punya nomer telfon dokter nya ,hayu kita ke rumah lihat keadaan ibu mu" ucap ibu Yanti
Kini bersama ibu Yanti berjalan setengah lari untuk melihat keadaan ibu nya
Baru saja ibu Yanti ingin menelfon dokter tapi ibu Jumaroh tersadar dari pingsan nya dan berucap "putri bapak mu tidak kenapa-kenapa kan ? ,Tadi pak Jalal bilang itu hanya bercanda kan ?"
Putri sambil berderai air mata yang terus mengalir tanpa henti harus menjawab jujur pertanyaan ibu nya "mudah-mudah han bapak tidak kenapa-kenapa Bu !!! Yang di katakan pak Jalal itu beneran Bu , bukan lagi bercanda"
Ibu Jumaroh pun pingsan untuk yang kedua kali nya
Setalah melihat ibu Jumaroh pingsan lagi
ibu Yanti langsung menelfon dokter
"(Hallo selamat sore dok ,bisa datang ke rumah ibu Jumaroh tidak ? ,Soal nya beliau lagi pingsan butuh penanganan segera)"
"(Ibu Jumaroh yang di komblek belakang ya ? bisa Bu ,saya segera kesana)" ucap dokter Lita
Setalah beberapa saat dokter Lita datang ke rumah
Sambil memeriksa keadaan ibu Jumaroh
dokter Lita menanyakan penyebab pingsan nya
__ADS_1
Putri yang kini masih menangis dengan air mata yang sudah mulai mengering tak sanggup lagi untuk berbicara
Ibu Yanti pun tak bisa menjelaskan karena belum tau detail kejadian dari awal nya.
Akhir nya pak Jalal yang masih di ruang tamu mendengar pertanyaan dari dokter pun langsung menghampiri dan menjelaskan kronologi dari awal
Setelah tau kronologinya ibu dokter menyimpulkan kalau ibu Jumaroh pingsan karena shock mendengar berita itu.
Dan mengatakan tunggu beberapa menit akan tersadar setelah siuman langsung di kasih obat penenang
Benar saja setalah menunggu 7 menit ibu Jumaroh tersadar lagi dari pingsan nya
Setalah tersadar ibu Jumaroh langsung di kasih obat penenang
Setalah meminum obat penenang ibu Jumaroh hanya terdiam ,termenung dan terpaku seolah tak mengenal siapa-siapa di sekitar nya.
Dokter Lita pun mamastikan kalau ibu Jumaroh sudah bisa di tinggal dan ibu dokter pun pamit pulang di ikuti dengan pak Jalal yang juga ikut pamit pulang.
Putri kini memeluk ibu nya dengan keadaan sadar tapi masih shock
Ibu Yanti yang tetap menemani dengan putri dan ibu nya yang sedang berkabut duka
"De Putri ibu Yanti pulang dulu ya mau ambil makan buat kamu dan ibu mu"
"Iya Bu .ibu Yanti kalau mau pulang juga ngga papa ,biar yang jagain ibu aku aja" ucap putri
"Ngga de . ibu Yanti bakalan temani kamu dan ibu mu sampai memastikan sudah benar-benar membaik" ucap ibu Yanti
Kini Ibu Yanti pulang untuk mengambilkan makan untuk putri dan ibu nya
setalah makanan sudah di ambilkan putri pun makan dan menyuapi ibu nya.
Setalah jam 11 malam ibu Jumaroh tertidur
"de kamu juga tidur dan besok kamu ijin aja ngga usah sekolah dulu buat jagain ibu kamu"Ucap ibu Yanti
"Iya Bu bentar lagi , Putri belum ngantuk !! Ibu Yanti pulang aja kalau udah ngantuk " ucap Putri
"Ngga nak , ibu mau nginep di sini aja takut kamu dan ibu mu ada apa-apa" ucap ibu Yanti
Setalah melihat Putri tertidur di samping ibu nya ibu Yanti pun ikut tidur di kamar yang sama.
Jam 5 pagi ibu Jumaroh trbangun dari tidur nya di saat terbangun melihat di samping nya ada putri dan ada ibu Yanti juga ikut menemani
Ibu Jumaroh pun langsung membangun kan Putri Dengan berucap "nak tadi malam ibu mimpi kalau pak Jalal kesini mengabarkan kalau perahu yang di tumpangi bapak mu tenggelam ,ibu cuma Mimpi kan ya nak ?"
Putri yang baru terbangun dan menedengar pertanyaan ibu pun langsung menangis dan menjawab "itu bukan mimpi Bu ,itu beneran tadi sore pak jalal mengabarkan itu ke kita Bu"
Ibu Jumaroh pun menangis
__ADS_1
"Sabar ya Bu . kalau itu yang terjadi kita ikhlasin aja ya Bu " ucap putri sambil meredam tangis untuk menenangkan ibu nya